travel

10 Tujuan Wisata Maroko, Keragaman Budaya Hingga Alam Memukau

Penulis:   | 

Maroko merupakan negara tempat berbagai pertemuan budaya. Letaknya yang berada di perbatasan membuatnya juga terpengaruhi budaya Afrika, Arab, dan Eropa.

Wilayah Maroko sebagian pernah ada yang menjadi bagian Spanyol, sebelum akhirnya kini menjadi salah satu negara Arab.

Di sini jejak-jejak kebudayaan masih banyak tersimpan. Di antaranya ‘Kasbah”. Ya, ‘Kasbah’ adalah sebuah perkampungan, dimana di dalamnya bangunan-bangunan warga berbahan tanah liat.

Kini, sudah banyak Kasbah yang ditinggalkan, namun tetap dilestarikan hingga dijadikan museum. beberapa Kasbah ini bahkan menjadi tujuan wisata yang menarik dan juga aesthetic.

Tak hanya memiliki banyak bangunan bersejarah, Maroko juga memili wisata alam yang beragam. Gurun pasir, pantai, air terjun, dan lainnya banyak menjadi permata tersembunyi di sini.

Lalu, apa saja sebenarnya yang bisa kamu kunjungi ketika berwisata ke Maroko? Berikut daftar terbaik tujuan wisata Maroko sudah kami rangkum.

Baca juga: Explore 10 Wisata Terbaik Belgia yang Tawarkan Petualangan Seru Kaya Sejarah

1. Masjid Hassan II, beribadah di masjid megah yang termasuk 10 terbesar di dunia

masjid hassan II Maroko

(foto: instagram/moroccoaround)

Maroko merupakan negara dengan mayoritas Islam. Di negara ini, wisata islami yang tak boleh kamu lewatkan adalah berkunjung ke Masjid Hassan II. Ini merupakan salah satu dari 10 masjid terbesar di dunia.

Bangunnanya sangat indah dan membuat ibadahmu akan semakin nyaman. Masjid memiliki menara menjulang tinggi hingga 210 meter atau 689 kaki.  Ketinggiannya, membuat dari jauhpun menara itu masih terlihat mencakar langit.

Menara menjadi pesona Masjid Hassan II yang membuatnya sebagai bangunan ikonik Maroko. Saat malam hari, kamu bisa melihat bagaimana menara tinggi tersebut bermandikan cahaya bintang-bintang.

Dibangun pada tahun 1993, Masjid Hasan II adalah hasil karya arsitek asal Prancis, Michael Pinseau. Berada di dekat Samudra Atlantik, saat kamu sholat, kamu bisa melihat bentangan Samudra Atlantik.

Begitu juga dengan orang-orang yang sedang menaikki kapal di Samudra Atlantik, menara menjulang tinggi bisa terlihat gagah, seakan menantang langit.

Luas masjid, membuatnya bisa menampung hingga 100 ribuan jemaah. Untuk bagian dalam, 25 ribu Jemaah bisa masuk di dalamnya.

Jika kamu berencana datang ke sini, pastikan ketika waktu sholat. Karena, masjid bagian dalam dibuka 30 menit sebelum waktu adzan. Tetapi, jika belum waktu sholat, kamu masih bisa berfoto di bangunan luarnya.

2. Agadir Medina, Kasbah yang ditinggali banyak pengrajin tradisional Maroko

agadir medina Maroko

(foto: instagram/ mariontoffoli)

Objek wisata lainnya yang tak kalah menawan adalah Agadir Madina. Ini adalah kota bersejarah yang kembali dibangun, menyerupai bangunan aslinya. Kamu bisa melihat sudut-sudut kota yang menyerupai labirin.

Dikelilingi bangunan berbahan tanah liat. Kota ini dihidupkan kembali di tangan arsitek Maroko-Italia, Coco Polizi.

Dahulunya, kota ini hancur akibat gempa bumi dahsyat. Namun, masyarakanya sendiri semangat untuk menghidupkannya kembali.

Pergi ke Agadir Medina, kamu tidak hanya akan melihat bagaimana rekaman masal lalu jejaknya masih terlihat.

Banyak kios-kios yang dibuka, berteduh di bawah pohon palem atau atap kayu. Kios-kios ini juga banyak didirikan oleh para pengrajin Maroko.

Sehingga kamu juga bisa melihat potret aktivitas seni yang ada di sini. Ada yang menjajakan banyak seni tradisional, seperti pacar, pahatan batu, dan ukiran kayu.

Keunikan bangunannya juga terlihat dari beberapa bangunan yang dibangun ulang warga berbahan batu lokal, batu tulis, dan tanah.

Kamu bisa menikmati berfoto di setiap sudut kota yang berperan sebagai museum ini. Namun, juga bisa sekaligus mendapatkan pengalaman berkesan dengan bercengkrama lebih dekat bersama masyarakat perngrajin seni.

3. Berkunjung ke pantai paling Indah di Maroko, Legzira Beach

Legzira Beach Maroko

(foto: instagram/zakariaedaoui)

Jika kamu mencari pesosa alam Maroko, kamu bisa menemukannya di salah satu pantai wisata paling populernya. Ya, Legzira Beach adalah pantai sepanjang 8 km yang memiliki angin segar, bebatuan indah, serta kawasannya cukup luas.

Kenampakan paling ikonik yang ada di sini adalah lengkungan bebatuan besar yang menyerupai terowongan. Sepertinya, kamu tak boleh terlewat berfoto di sini saat datang ke Legzira Beach.

Awalnya ada dua lengkungan, namun kini hanya tersisa satu, karena yang lainnya ambruk. Namun, lengkungan kedua juga beresiko ambruk karena terus terkikis ombak.

Pantai ini juga menjadi surga bagi para peselancar Eropa. Mengarungi ombaknya, memang terlihat sangat menakjubkan.

Terletak di wilayah Sidi Ifni, Legira Beach termasuk ke dalam 40 pantai terbaik di dunia.  Letak dari pusat Kota Sidi Ifni adalah 10 km.

Berdasarkan ulasan dari beberapa sumber yang sudah pernah datang ke pantai ini, kenampakan aslinya bahkan lebih dari foto mana pun.

Legzira Beach ini terletak di depan pantai terkenal lainnya, yakni Taghazout Beach yang terkenal di Agadir. Karena berada di luar kota, memerlukan mobil untuk bisa sampai di pantai ini. Meskipun pantai terkenal, namun di sini cukup bebas dari kerumunan orang.

4. Bou Inania Madrasa, Masjid cantik dengan ukiran seni nan menawan pada ekteriornya!

bou innania madrasa Maaroko

(foto: instagram/moroccobyyou)

Merupakan masjid terkenal lainnya di Maroko yang punya bangunan arsitektur detail yang sangat indah sekaligus artistik. Dibangun antara 1351 dan 1357 oleh Sultan Merinid Bou Inan.

Di luar pintu masuk kuningan yang besar, halaman interiornya ini adalah mahakarya ubin zellige yang rumit, plester berukir, dan layar kisi kayu cedar yang indah. Ini adalah madrasah dengan masjid yang indah.

Detail arsitektur luarnya yang menakjubkan, sudah mampu menarik banyak wisatawan paling tidak untuk berfoto di depannya.

Bou Innania Madrasa juga memiliki menara dari ubin berwarna hijau yang akan terlihat ketika kamu memasuki medina melalui Bou Bou Jeloud.

Sebagai madrsah terakhir yang dibangun oleh Marinids. Tempat ini menjadi salah satu lembaga keagamaan terpenting di Fes dan Maroko.

Madrasah berfungsi sebagai lembaga pendidikan juga tempat beribadah jemaah. Ini menjadi satu-satunya madrasah yang memiliki menara di Fes.

Selain itu, tempat ini menjadi salah satu dari sedikit tempat keagamaan di Maroko yang bisa didatangi oleh pengunjung non-muslim.

Di seberang Madrasah Bou Inania adalah Dar al-Magana. Yakni, dinding dengan jam hidrolik yang dibangun bersamaan dengan madrasah.

5. Menelusuri Kota Biru, kota unik dengan cerita sejarah panjang dibaliknya, Chefchaouen

Chefchaouen Maroko

(foto: instagram/ bestcitybreaks)

Pesona Maroko memang terletak pada banyaknya bangunan dengan tampilan unik hingga tak biasa. Salah satunya adalah keberadaan kota seperti di negeri dongeng yang dijulukki Kota Biru.

Kota tersebut adalah Kota Chefchaouen. Seperti kita tahu, warna biru sendiri identik dengan kedamaian dan kenyamanan.

Sehingga, saat kamu menelusuri sudut-sudut kotanya sambil mengambil berbagai spot unik untuk berfoto, kamu bisa merasakan ketenangan.

Chefchaouen sendiri memiliki arti ‘Permata Biru’. Meski kini negara ini termasuk kelompok negara Arab, dahulunya Kota Biru pernah ditempati penduduk Yahudi hingga Nasrani.

Untuk bisa menjadi seperti sekarang yang isinya penduduk muslim, ada sejarah panjang di baliknya.  Kota ini didirikan tahun 1471 oleh Moulay Ali Ibn Rashid al-Alami, yang masih keturunan Nabi Muhammad SAW.

Bermula dari sebuah benteng yang disebut Kasbah. Difungsikan sebagai perlawanan ketika bangsa Portugis menyerang Maroko bagian utara.

Punya banyak sejarah panjang, di tahun 1920, kota ini pernah menjadi bagian negara Spanyol. Namun, dikembalikan ke Maroko, pada tahun 1956 setelah kemerdekaan negara ini diakui.

Di sini kamu akan menemukan warna biru dari mulai yang terang hingga gelap. Disertai ukiran pada pintu dan jendela-jendela bangunan warga. Benar-benar terlihat cantik.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Portugal, Keindahannya Buat Terus Berdecak Kagum

6. Menakjubkannya Ngarai Todra, salah satu ngarai terbesar dengan tebing bebatuan menjulang unik

Ngarai Todra Maroko

(foto: instagram/photographie_zoom)

Permata tersembunyi lainnya yang dimiliki Maroko adalah Ngarai Todra.  Ini merupakan sebuah ngarai yang memiliki patahan sedalam 300 m yang membelah batu kapur oranye menjadi jurang yang dalam di beberapa titik yang cukup lebar.

Dahulunya, di sini sungai yang mengalir sebening kristal. Pada waktu pagi hari,  menjadi semakin indah karena sinar matahari akan menyinari sedikit ngarai membuat airnya berkilauan.

Sayangnya, kini sungai telah mongering, meninggalkan tebing bebatuannya saja yang tetap menakjubkan.

Kamu sudah bisa melihat bebatuan menakjubkan ini ketika di Jalan Tinerhir yang melewati kebun palem dan Desa Berber, perjalanan indah ini sepanjang 15 km.

Kemudian kamu akan mulai melihat tembok tinggi batu merah muda dan abu-abu di sekitar jalan. Spot yang paling sering dijadikan tempat foto yang aesthetic.

Terus berjalan masuk ke dalamnya, membuat kamu seakan memasukki pintu menuju dunia lain. Kamu benar-benar tidak boleh melewatkan berkunjung ke Ngarai Todgha saat ke Maroko.

Tempat ini disebut sebagai salah satu  ngarai paling spektakuler di dunia. Di beberapa tempat ngarai ini hanya berukuran 33 kaki, namun tebing di kedua sisinya memiliki tinggi hingga 500 kaki.

7. Mencari ketenangan alam, dia air terjun terbesar kedua di Afrika, Air Terjun Ouzoud

Ouzoud Waterfalls Maroko

(foto: instagram/omar.ouberka)

Air Terjun Ouzoud merupakan air terjun terbesar kedua di Afrika. Kenampakannya begitu gagah, karena ketinggian tebingnya. Sementara warna air kolam di bawahnya kehijauan.

Tempat ini sudah dikelola sebagai kawasan wisata sedemikian rupa. Sehingga, saat kamu ke sini, sudah banyak fasilitasnya. Setelah ke Ngarai Todra, tujuan lainnya di Marakesh, Maroko adalah Air Terjun Ouzoud.

Air terjun ini terletak sekitar 100 mil dari timur laut Marrakesh, muaranya ada di Sungai El-Abid.

Nama air terjun ini diambil dari budaya Berber, yakni artinya ‘tindakan menggiling biji-bijian’. Kamu  bisa duduk di sekitar air terjun, sambil menikmati pemandangan air terjun dan sekitarnya.

Lokasi air terjun ini juga menjadi rumah bagi para monyet. Sehingga, jangan kaget jika mereka sesekali akan bermunculan. Banyak juga yang duduk di sekitar air terjun sambil membuka tikar mereka. Seperti piknik, di samping air terjun.

Di sini juga disediakan rakit, bagi kamu yang senang berpetualang. Perjalanan ke Air Terjun Ouzoud yang cocok untuk mengagumi keajaiban alam.

Sekaligus menemukan ketenangan dari air yang mengalir deras. Ini juga termasuk permata tersembunyi Maroko yang akan sangat berkesan untuk kamu kunjungi.

8. Ait Ben Haddou, Kasbah paling populer di Maroko yang bangunannya bertingkat unik

Ait Ben Haddou Maroko

(foto: instagram/goodmoroccotravel

Masyarakat Maroko, terutama dari suku Berber, sejak dahulu tinggal di perkampungan yang bangunannya dibuat dari tanah liat, disebut Kasbah.

Ait Ben Haddou merupakan salah satu Kasbah yang kini menjadi salah satu objek wisata di Maroko yang selalu ramai dikunjungi.

Terbuat dari tanah liat, kamu bisa melihat keunikan Kasbah ini dari bangunan-bangunannya yang tertata begitu rapi dari bawah hingga atas. Di sekelilingnya perbukitan hijau.

Ait Ben Haddou terletak di Provinsi Ouarzazate, Lembah Ounilla, di wilayah bagian selatan Maroko. Di sini kamu bisa melihat jejak-jejak kehidupan masyarakat tradisional sahara Maroko.

Terletak di kaki pegunungan, ini menjadi Kasbah paling populer di Maroko. Suasananya akan sedikit mengingatkanmu dengan Turki. Kamu bisa ambil spot wisata di atas atap salah satu bangunan, dengan dekorasi bohemian.

Keunikan serta nilai sejarah dan budaya di Ait Ben Haddou membuat Kasbah satu ini seringkali dijadikan tempat syuting bagi banyak film populer.

Tak terkecuali film hits dari barat. Ait Ben Haddou memang sudah menjadi Kasbah kosong. Biasanya, setelah kosong, Kasbah dijadikan museum atau tujuan wisata seperti di sini.

9. Wisata ala Timur Tengah, di gurun pasir terluas di Maroko, Erg Chigaga

Erg Chigaga Maroko

(foto:m instagram/sleiher23)

Ini merupakan tempat wisata paling populer juga di Maroko. Daya tarik wisata di sini adalah hamparan pasir berwarna emas yang sangat luas. Menjadi laut pasir terbesar di Maroko. Mengular di sepanjang cakrawala sejauh 40 km dan dibatasi di utara dan selatannya dengan pegunungan.

Kamu juga bisa menaikki unta di sini. Menjadi wisata khas timur yang tak terlupakan.  Jangan khawatir, di sini tersedia tempat kamp yang sudah terfasilitasi.

Lautan pasir berwarna emas ini mencapai ketinggian 300 m, menyembunyikan kamp-kamp kecil dan semi permanen di palung-palungnya.

Berada di gurun pasir ini memberikan pengalaman menenangkan. Sementara langit malamnya sangat indah dan spektakuler.

Karena terbentang lebih luas. Suasana di gurun pasir terlihat dramatis dan curam. Sangat cocok buat kamu yang memiliki jiwa petualang.

Kamu bisa duduk di antara bukit pasir untuk menyaksikan matahari bersiap untuk terbit dan mengawali hari. Tampak seperti lautan pasir tak berujung.

Arungi gurun pasir hingga kamu kembali bisa melihat bagaimana matahari terbenam sama cantiknya dengan matahari terbit. Matahari terbenam ini dipenuhi dengan nuansa oranye, merah muda,  dan kuning.

10. El Badi Palace, melihat jejak istana pemerintah muslim paling megah dan berpengaruh pada masanya

El Badi Palace Maroko

(foto: instagram/riadlovers)

Terletak di Marakesh, Maroko, Istana El Badi sudah dibangun sejak akhir abad keenambelas. Ya, ini adalah atraksi wisata yang menjadi magnet di Kota Merah.

Awalnya, merupakan istana megah, namun kini menyisakan beberapa bagiannya yang sudah menjadi reruntuhan.

Dilihat dari penamaan istananya yakni ‘yang tak tertandingi’ sudah membuktikan jika dahulu menjadi salah satu istana berpengaruh.

Pembangunan dimulai pada tahun 1578, tahun yang sama ketika sultan naik tahta. Saat itu dalam pemerintahan Al Mansour. Ia dikenal sebagai penguasa paling lama dan terkenal di Dinasti Saadian.

Selama pemerintahannya ini, El Badi adalah istana paling mengesankan di bagian barat dunia Muslim. Kini, tersisa halaman Badia yang luas, dengan empat taman cekung dan kolam yang memantulkan cahaya.

Istana El Badi kini seperti museum yang memberikan banyak pembelajaran sejarah mengenai istana ini dari masa ke masa.

Memiliki ruang bawah tanah juga, yang menampung dua pameran, pertama adalah sejarah fotografi daerah Kasbah dan Mellah dari tahun 1920-1950-an.

Tempat pameran lain menggambarkan peristiwa kelam di masa lalu, mengenai kondisi budak dan tahanan yang pernah tinggal di gua-gua bawah tanah ini.

Bagaimana, deretan objek wisata di atas sudah cukup  untuk membuat hasratmu pergi berpelesir ke Maroko semakin kuat, bukan?

Wah, jadi ingat drama Korea Vagabond ya, saat Suzy dan Lee Seung Gi lompat-lompatan dari satu atap ke atap lainnya di lokasi salah satu Kasbah. Maroko memang layak untuk kamu jelajahi!