travel

Jelajah 10 Objek Wisata Parepare, Kota Tepian Pantai yang Memukau

By  | 

Kota Parepare di Sulawesi Selatan, dikenal sebagai kota tempat lahirnya Bapak B.J Habibie. Tetapi, tahukah kamu? Bahwa kota yang terletak pada sebuah teluk yang berhadapan dengan Selat Makassar ini, menyimpan banyak potensi wisata.

Bukan hanya segudang wisata alamnya yang luar biasa. Di kota ini juga terdapat beberapa objek wisata yang karena keunikannya akan sangat menarik untuk kamu kunjungi.

Tapi masih banyak para pelancong yang belum memasukkan Kota Parepare sebagai salah satu daftar destinasi wisata mereka. Padahal, lebih dari itu Parepare akan menawarkanmu pengalaman berwisata yang penuh kesan.

Berikut ini adalah daftar 10 destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi selama berpelesir di Kota Parepare.

Baca juga: 10 Objek Wisata Pilihan di Riau, Dijamin Buatmu Betah

1. Berwisata ke pantai favorit warga Parepare, Pantai Mattirotasi

Pantai Mattirotasi Parepare

(foto: instagram/aditya_wariska)

Faktanya, Pantai Mattirotasi merupakan salah satu dari banyaknya wisata pantai di Kota Parepare. Namun pantai ini bisa dibilang sebagai pantai yang paling sering menjadi destinasi favorit, khususnya bagi para pelancong yang berasal dari Kota Parepare itu sendiri.

Lokasinya yang berada di dekat pusat kota, tepatnya di Jl. Bau Massepe, Parepare, membuatnya seringkali menjadi destinasi wisata alternatif paling mudah dijangkau, bagi masyarakat Kota Parepare. Tak hanya itu, pantai ini juga dilengkapi berbagai fasilitas, yang membuat kamu akan lebih nyaman bersantai-santai di sini.

Ada jembatan kayu di bibir pantai, yang membuat kamu bisa menikmati panorama laut dari pantai ini menjadi lebih dekat.

Biasanya, beberapa orang datang lalu duduk di tepian jembatan yang cukup panjang hampir ke tengah laut ini, sambil sekadar bersenda gurau dengan kerabat dan menikmati panorama alam Pantai Mattirotasi yang menenangkan.

Beberapa gazebo di bibir pantai juga dibangun untuk memberikan lebih banyak kenyamanan bagi para pengunjung yang ingin bersantai.

Tak hanya itu, pengelola pantai juga memasang beberapa bangku di bibir pantai yang sengaja dihadapkan ke laut lepasnya.

Tak salah, jika Pantai Mattirotasi tepat sekali dijadikan tempat melipir bagi kamu yang habis kelelahan karena bekerja, atau hanya sekadar ingin melepas suntuk sejenak, namun tidak punya banyak waktu untuk berpergian yang jauh. Menikmati suasana matahaai terbenam di Pantai Rottasi, bisa jadi pilihan yang tepat.

2. Indahnya pemandangan sungai dari atas jembatan warna-warni, di Tonrangeng River Side

Tongrangeng River Side Parepare

(foto: instagram/ reresresky)

Selain Pantai Mattirotasi, destinasi wisata favorit lainnya di Kota Parepare yang terbilang masih cukup mudah dijangkau adalah Tongrangeng River Side.

Tongrangeng River Side ini sebenarnya adalah sebuah jembatan layang yang menghubungkan jembatan sumpang yang menuju Rumah Sakit Tipe B Plus Pendidikan Habibie-Ainun.

Jembatan  ini nampak begitu cantik karena di tepian sungainya tersebut, trotoar bagi pejalan kaki sengaja dibuat lebar dan di cat warna-warni yang membuatnya tampak menarik.

Jembatan layang ini memanjang 125 meter. Sementara, di tiap sisinya trotoar disediakan dengan lebar 1,5 meter. Sementara itu, di tengah jembatan juga dibuat taman kecil yang dihiasi beberapa kursi serta meja kayu, yang bisa digunakan para pengunjung untuk duduk-duduk santai sembari menikmati penganan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati fasilitas berkeliling Sungai Tongrangeng dengan  menggunakan perahu bebek. Ketika malam tiba, tempat ini akan semakin keren dengan hiasan-hiasan lampu warna-warni yang berpendar.

Serta lampu warna-warni dari tulisan “Tongareng River Side” yang menyala ketika malam, membuatnya menjadi ikon tersendiri dari Kota Parepare.

Jembatan ini juga di sekitarnya terdapat lahan hijau, yang bisa kamu gunakan juga untuk bersantai atau berpiknik bersama keluarga maupun teman.

Pemandangan indah yang disajikan dari lanskap sungainya, serta beberapa titik di taman yang kekininian menjadikan kamu juga dapat banyak latar foto untuk menambah feed instagrammu.

Salah satunya seperti sebuah kontainer di tepian sungai, yang sengaja di cat berwarna kuning yang unik. Beberapa anak muda, banya memfavoritkan spot ini.

Kamu juga bisa coba icip-icip menu tradisional Parepare, di pasar kuliner tradisional yang masih berada di kawasan ini.

3. Jelajah Gunung Nepo, si paru-paru oksigen Kota Parepare

Gunung Nepo Parepare

(foto: instagram/ervinrivaldi)

Gunung Nepo merupakan paru-paru oksigen dari Kota Parepare. Areanya yang masih diselimuti hijau pepohonan dan tumbuhan lainnya ini, membuat kealamian serta keasrian wilayah ini masih bisa dirasakan.

Gunung Nepo memiliki ketinggian yang tergolong rendah, ketimbang gunung untuk pendakian lainnya, yakni kisaran ketinggian hanya 1000 mdpl.

Letak gunung ini, berada di segitiga emas Parepare, Sidrap, dan Barru. Kamu bisa mengakses ke jalur pendakian gunung ini, melalui beberapa titik, salah satunya dari Bacukiki.

Jarak anatar Bacukiki dengam pusat Kota Parepare sendiri hanya sekitar 7 km. Sehingga, kamu tak perlu waktu lama untuk segera menejelajahi area pendakiannya. Namun, untuk sampai ke puncakya kamu diperkirakan akan membutuhkan waktu kurang lebih hingga 6 jam.

Perjalanan mendaki gunug, tentu selalu meninggalkan pengalaman tak terlupakan. Selain dikelilingi hutan hijau, kamu sesekali juga akan menemui warga yang sedang membawa air aren. Kamu juga akan menemukan air terjun berukuran sedang, yang oleh warga setempat dianggap sakral dan diberi nama wae sibokorengge.

Gunung Nepo oleh warga setempat memang dianggap bertuah. Konon, gunung ini merupakan pasangan dari Gunung Bambapuang yang ada di Enrekang. Meskipun keduanya nampak mirip, namu terdapat perbedaan dari kenampakannya.

Gunung Bambapuang areanya ditutupi bebatuan cadas, sementara Gunung Nepo memiliki hamparan rumput hijau. Terdapat situs juga di kawasan ini yang berupa meriam yang digunakan sebagai tempat beribadah pada masa penjajahan.

Setelah sampai puncaknya, kamu dapat melihat keutuhan alam Parepare, Sidrap, Pinrang, Sengkang, hingga Danau Tempe yang memikat.

4. Menikmati keunikan ragam hayati di hutan alami Kebun Raya Jompie

Kebun Raya Jompie Parepare

(foto: instagram/firmansaid25_)

Destinasi wisata andalan Kota Parepare selanjutnya yang tak boleh kamu lewatkan adalah Kebun Raya Jompie. Begitu sampai di sini, kamu akan dimanjakan dengan nuansa alami yang begitu segar. Lagi-lagi kawasan wisata ini juga masih terjangkau dari pusat Kota Parepare.

Tepatnya, berada di Kecamatan Soreang, Kelurahan Bukit Indah. Selain koleksi pemandang tumbuhan-tumbuhan alami yang begitu asri, kebun raya ini juga menyuguhkan berbagai spot foto instagenic yang bisa kamu jajal begitu menikmati wisata di objek ini.

Salah satu spot foto di antara tanaman yang paling sering jadi incaran, adalah foto di antara tanaman kaktus yang tinggi-tinggi serta memiliki bentuk unik khas tanaman kaktus yang menggemaskan.

Ada berbagai macam titik yang dapat kamu pilih untuk berfoto sekaligus menikmati wisata alam di kebun ini. Di antaranya seperti menara, lorong tanaman, hingga tanaman-tanaman yang ditata dengan begitu apik.

Kebun raya jompie sendiri, merupakan salah satu pusat konservasi yang berupa hutan alami yang berada di Indonesia, selain di kawasan Bogor. Hutan di kebun raya ini, menyimpan banyak kekayaan hayati, yang  membuatnya seringkali menjadi tempat penelitian tumbuhan tropis.

Sebagai objek wisata, Kebun Raya Jompie tak hanya memberikan pangalaman wisata ekologi saja. Di sini juga kamu dapat mencoba berbagai fasilitas hingga wahana rekereasi yang disediakan seperti kolam renang, kolam habitat air tawar, area perkemahan, hingga 14 unit shelter.

Di sini juga di sediakan ruang pertemuan serta terdapat saluran drainase. Keseluruhan area perkebunanan ini, dapat kamu jamah dengan melewati jalan setapak yang menjadi penghubung antar setiap area.

5. Cantiknya pantai pasir putih ala Tongrangeng, Paputo Beach

Paputo Beach Parepare

(foto: instagram/ lin.sabrina.9)

Wisata pantai di Parepare yang juga harus kamu rasakan sendiri keindahnnya adalah Paputo Beach. Wisata pantai ini, berada di kawasan Kelurahan Lumpu, Kecamatan Bacukiki Barat. P

emandangan di Paputo Beach ini sendiri masih nampak alami. Dikarenkan pantai ini belum banyak dinodai oleh tangan-tangan jahil yang bisa saja merusaka keindahannya.

Tidak hanya menikmati aktivitas bermain air di tepian atau bersantai di atas pasir putihnya yang lembut saja, kamu juga bisa menikmati panorama pantainya melalui gazebo berukuran cukup besar tak jauh dari bibir pantai, yang diisi dengan bantal warna-warni yang nyaman untuk ditempati.

Nama Paputo Beach sendiri, sebenarnya merupakan singkatan dari nama Pantai Pasir Putih Tongrangeng. Sesuai dengan namanya, hamparan pasir putihnya nampak masih sangat bersih dan begitu mempesona.

Terik matahari yang menerpa juga dapat terhalau, karena jajaran pohon kelapanya yang seakan memayungi, namun juga tak menghalangi keindahan pantainya.

Di bibir pantai, terdapat spot foto yang paling tak boleh dilewatkan, yaitu ayunan dari bahan kayu, yang membuatnya nampak eksotis ketika dipadukan dengan kemenawan pantainya.

Selain ayunan di pinggir pantai, masih ada spot foto kreasi pengelola pantai lainnya yang tak kalah menariknya. Beberapa jajanan makanan ringan hingga berat, juga akan melengkapi suasana liburan menyenangkanmu di Paputo Beach.

Baca juga: Jalan-Jalan Ke Manado, Jangan Lupa Kunjungi 10 Destinasi Wisata ini

6. Menikmati surga tersenbunyi Air Terjun Tompangnge

Air Terjun Tompangnge Parepare

(foto: instagram/syahranisaid)

Berada di wilayah dengan kontur tanah yang beragam, membuat Parepare juga mempunyai banyak ragam wisata alam. Salah satunya, keberadaan Air Terjun Tompangnge yang melengkapi aneka wisata alamnya yang perlu kamu kunjungi.

Panorama air terjun ini adalah kesejukan airnya yang masih nampak bening dilengkapi dengan latar tebing bebatuan hitamnya yang membuatnya nampak elegan. Ketinggian air terjunnya pun tergolong rendah.

Kamu masih bisa coba sensasi melompat dari ketinggian tebingnya ini, jika kamu termasuk orang yang takut dengan ketinggian. Meskipun begitu, kesegaran airnya ini menjadi kenikmatan yang memanjakan untuk dijadikan lokasi berenang di alam yang menyenangkan.

Air terjun Tompangnge ini, tepatnya berlokasi di Tompangnge, Kecamatan Bacukiki. Air terjun ini, airnya mengalir dari akar-akar yang menggantung dari sebuah bukit yang disebelahnya terdapat sebuah goa, yang terkenal akan ribuan kelelawar yang menghuninya, yaitu Goa Tompangnge.

Menurut penelitian, goa ini terbentuk dari rekahan badan bukit serta aliran air. Kamu juga bisa berkunjung ke kawasan air terjun ini, lalu coba  menjelajahi Goa Tompangnge.

Jika dilihat dari bibir goa, nampaknya sempit. Namun, ketika masuk ukuran dalamnya lebar, lalu ketika masuk lebih dalam ukuran goa menjadi lebih kecil kembali.

7. Mencoba kafe dengan spot foto instagrammable, Pales Teduh

Pales Teduh Parepare

(foto: instagram/aannyzaa)

Selain wisata alam, Parepare juga punya objek wisata yang menawarkan wisata foto yang kekinian. Ya, kamu bisa menemukannya di Kafe Rumah Pohon Pales Teduh. Yang menjadikan kafe ini banyak digemari oleh para pelancong, adalah keunikan konsep kafe yang memberikan kesan alam yang kental.

Kafe ini seakan-akan terletak di sebuah rumah pohon. Begitu kamu tiba di area dalam kafe, kamu dapat melihat banyak ranting-ranting pohon eksotis yang memayungi langit-langit kafe terutama, sepanjang jalan masuk kamu ke dalam kafe ini.

Letak kafe yang  berada di ketinggian, membuatnya nampak seperti rumah panggung, membuat kamu semakin dekat dengan keberadaan pohon-pohon tinggi yang ada di sekitarnya. Lantainya yang berupa kayu asli, serta dekorasi ranting pohon hingga ke lampu-lampunya yang unik.

Menjadikan kafe ini seru untuk dijelajahi bagi kamu yang senang berburu spot foto instagrammable. Material kayu dan bambu juga mendominasi pemilihan bahan untuk kursi dan meja makan kafe.

Selain itu, adapula spot meja makan yang sengaja dibuat mengitari batang pohon besar, yang akan membuat kamu benar-benarkan merasakan sensasi seperti berada di atas rumah pohon sungguhan.

Tak hanya itu, suasana sebagian kafe yang langsung dipayungi langit juga, memberikan kesan alam yang semakin terasa. Ditambah beberapa daun yang dibiarkan menjuntai di beberapa sudut, membuat kamu seperti berada  di hutan rimba.

Ada taman kecil yang ditata begitu cantik dengan hiasan sarang burung, gazebo beratapkan daun rumbia, serta rumah pohon kecil untuk kamu yang takut ketinggian. Menariknya, kafe ini juga dikelilingi sungai kecil yang berada di samping hingga belakang kafe.

Sesekali, kamu dapat menemukan iguana higga kadal besar yang sedang sibuk mencari makan di sungai ini.

8. Wisata permainan air bersama keluaraga, di Waterboom Parepare

Waterboom Parepare

(foto: instagram/dini103_)

Jika kamu berniat berwisata bersama keluarga dan bermaksud untuk memberikan hiburan untuk anak kamu, Waterboom Parepare bisa jadi merupakan pilihan wisata yang cocok. Waterboom Parepare telah menjadi primadona bagi para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan.

Di sini kamu akan dimanjakan dengan berbagai wahana air yang menyenangkan. Lokasi  objek wisata wahana air ini, berada di Jl. Abubakar Lambogo, Ujung Lare, Kec. Soreang, Kota Parepare.

Waterboom Parepare sudah dibuka sejak tahun 2010. Sejak saat itu, objek wisata ini selalu ramai oleh pengunjung, terutama anak-anak. Lokasinya yang berada di pusat kota, memberikan kemudahan bagi para wisatawan untuk mengaksesnya.

Di sini kamu bisa merasakan sensasi berseluncur yang terbagi ke dalam tiga tepi berdasarkan ketinggiannya. Selain itu, tersedia juga berbagai fasilitas pendukung seperti gazebo. Ada juga semacam tribun mini yang dapat digunakan para pengunjung untuk menyaksikan atrakasi pengunjung lain yang sedang berseluncur.

Selain menjajal berbagai jenis seluncuran, kamu juga bisa coba salah satu aktivitas wisata baru di waterboom ini. Yakni, mandi busa.

Area kolam renang pun dibagi berdasarkan kelompok usia yakni untuk dewasa dan anak-anak. Tak hanya wahana air, di sini juga tersedia juga beberapa wahana permain modern anak.

9. Menelusuri kisah cinta sejati Habibie & Ainun di Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun

Monumen Cinta Sejati Habibie & Ainun Parepare

(foto: instagram/ febyramadhani17)

Monumen ini menjadi ramai dikunjungi oleh warga Parepare terumatama sejak baru beberapa bulan yang lalu BJ.Habibie meninggal dunia, guna mengenang jasa presiden Indonesia ketiga tersebut.

Monumen menampakkan patung berwujud BJ.Habibie yang sedang melambai ditemani dengan sang istri yaitu Hasri Ainun yang sedang memeluk bunga. Lokasi monument ini berada di Mekassau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Monumen ini, sebenarnya sudah diresmikan langsung oleh BJ, Habibie sejak tahun 2015 lalu. Tak hanya diisi oleh patung BJ. Habibie yang mengenakan jas dan kaca mata hitam serta Ainun yang mengenakan kerudung saja, di taman ini.

Kamu juga dapat mengenal lebih banyak sosok kebanggaan Parepare tersebut melalui deretan puluhan foto dari perjalanan hidup BJ, Habibie dan istrinya tersebut, mulai dari foto masa kecilnya, saat Habibie dan Ainun tinggal di Jerman, hingga saat Habibie menjadi Presiden RI ketiga.

Melalui monument, kamu akan diajak melihata bagaima ketulusan cinta Bapak Habibie terhadap Ibu Ainun yang sebelumnya sudah lebih lama berpulang.

Di sekitar monument juga dihiasi air mancur yang jika malam tiba, warna-warno lampunya semakin enak dipandang mata. Saat peresmian monument ini, Habibie berharap monument ini mampu memberikan contoh bagi para pasangan suami-istri untuk selalu tulus dan setia serta saling mencintai.

Beberapa waraga ataupun wisatawan yang melintas, biasanya seringkali menyempatkan diri untuk berfoto sejenak dengan latar monument ini.

Sementara untuk dapat melihat foto-fot pasangan legendaris ini, kamu bisa masuk ke dalam patung dengan naik ke tiga anak tangga yang berada di belakang patung.

10. Wisata outbond di Ladoma River Bacukiki

Ladoma River Bacukiki Parepare

(foto: instagram/reskymutiara.s)

Untuk menuju objek wisata Ladoma River Bacukiki, kamu sedikit perlu lebih bersabar. Karena, jarak tempuhnya yang lebih jauh jika dibandingkan dengan objek wisata Parepare lainnya yang kebanyakan dekat dengan pusat kota. Objek wisata ini berada di pedalaman Parepare, kurang lebih berjarak 10 km dari pusat kota.

Sesampainya di kawasan wisata ini, kamu akan ditawarkan dengan berbagai wahana outbond yang menarik dan seru untuk dicoba.

Awal pembuatan sungai ini sendiri, sebenarnya bukan ditujukan untuk wisata, melainkan sebagai usaha pemerintah dalam rangka penambahan suplai air minum bagi Kota Parepare. Namun, jumlah debit yang kurang, menyebabkan proyek ini tidak dilanjutkan.

Lokasi Ladoma River ini masih sangat alami. Lanskap sungai, dikelilingi oleh perhutanan yang rimbun serta dikelilingi daerah perbukitan. Berbagai aktivitas berwisata dapat kamu lakukan di sini. Seperti menikmati air sungai yang dikelilingi bebatuan alami berwarna abu-abu, dengan merendam kaki di airnya yang segar.

Batu-batu andesit ini memiliki ukuran yang kecil, sedang, hingga besar. Kamu yang hobi memancing, juga bisa melakukannya di area pemancingan yang disediakan. Aktivitas seru lainnya seperti trecking ke hulu sungai, mengendarai ATV, hingga mencoba wahan favoritnya, yakni flying fox.

Bagi kamu penyuka wahana permainan yang menantang, flying fox ini harus sekali dicoba karena, flying fox di sini cukup curam. Kamu bahkan perlu menyusuri jalan setapak, di lereng gunung yang cukup terjal. Kecepatan seluncurnya pun lumayan cepat.

Sementara itu ama Ladoma pada sungai ini, berasal dari bahasa Bugis yaitu “Lado” yang berarti perawan tua yang tak kunjung menikah. Sebagaimana mitos legenda masyarakat setempat, yang menyebut tempat ini dahulunya ditinggali perawan tua tersebut hingga akhir hidupnya.

Singkat cerita, Parepare menawarkan destinasi wisata yang cukup beragam. Wisata foto, wahana, hingga wisata alam yang sarat akan budaya. Jadi, jika ada waktu liburan, jangan lupa menelusuri Kota tempat kelahiran salah satu tokoh favorit bangsa, BJ Habibie ini ya.