travel

10 Destinasi Wisata Kazakhstan, Negara yang Dijuluki “Virgin Lands”

By  | 

Dijuluki sebagai “Virgin Lands”, Kazhakhstan mempunyai banyak keindahan alam yang belum tersentuh sama sekali.

Negara lintas benua ini menjadi negara terbesar ke-9 di dunia, serta negara terbesar ke-2 dari pecahan Uni Soviet setelah Rusia.

Wilayah Kazakhtan termasuk ke dalam dua benua. Dimana sebagian besar termasuk ke dalam wilayah Asia Tengah, sementara sebagian kecil lainnya termasuk ke dalam Eropa Timur.

Kazakhtan merupakan negara yang perekonomiannya banyak berasal dari sektor pertanian, karena dikeliling banyak wilayah hijau yang subur.

Selain dikelilingi dengan tanah yang subur serta masih amat asri, Kazakhtan juga memiliki tata letak kota yang baik. Negara ini banyak memiliki bangunan-bangunan modern dengan bentuk yang unik.

Kazakhstan sebagai tujuan wisata, menyajikan ragam wisata yang tak ada habisnnya. Mulai dari wisata alam, sejarah, budaya, seni, hingga wahana gelannggang es besar ada di sini.

Sejak tahun 2019 lalu, Kazakhstan juga telah memberlakukan pembebasan visa bagi para wisatawan yang ingin berlibur di negara yang mayoritas masyarakatnya ini beragama Islam.

Berlibur ke sini,kamu akan mendapatkan pengalaman menjelajahi kota dengan bangunan-bangunan cantik dan unik, alamnya yang masih bersih dan tidak terlalu hiruk pikuk.

Inilah 10 destinasi wisata Kazakhstan, yang akan membuatmu betah berlama-lama di negara yang indah ini.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Ikonic Mamuju yang Buat Liburanmu Semakin Berkesan

1. Mengunjungi pusat hiburan ibukota Kazakhstan di dalam tenda transparan besar, Khan Shatyr

Khan Shatyr Kazahkstan

(foto: instagram/ khanshatyr)

Pernah nonton drama korea berjudul “Hotel De Luna?” dalam cerita tersebut diceritakan bahwa hotel ajaib tersebut punya wisata pantai di dalamnya. Kamu dapat menemukan keajaiban tersebut, di Kazakhstan, yakni di dalam tenda berukuran amat besar yang bahkan disebut sebagai yang terbesar di dunia bernama Khan Shatyr.

Objek wisata ini menyediakan paket wisata lengkap, yang di antaranya adalah pantai buatan. Khan Shatyr terletak di Kota Astana, yang merupakan ibukota dari Kazakhztan, setelah berganti dari Kota Almaty pada tahun 1997. Selain berukuran besar, tenda ini juga disebut yang tertinggi di dunia.

Di dalam tenda besar ini, terdapat Khan Shatyr Entertaiment Centre. Sebuah pusat hiburan yang menjadi incaran utama para wisatawan yang datang ke sini. Tenda besar ini sendiri, dirancang oleh seorang arsitek kenamaan bernama Lord Norman Foster yang berkebangsaan Inggris.

Tak tanggung-tanggung, untuk dapat merampungkan objek wisata yang nampak sangat megah sekaligus menawan ini, pemerintah Kazakhstan menghabiskan dana kurang lebih 144 triliun jika dirupiahkan. Di sini, kamu bisa berwisata belanja hingga sajian wisata kelas dunia yang dipadukan dalam satu bangunan saja.

Bentuk bangunannya yang unik, menjadi daya tarik tersendiri pula bagi para wisatawan untuk berdatangan ke sini. Menjulang setinggi 150 meter, kamu akan dibuat takjub dengan keunikan dan kemewahan bangunan Khan Shatyr ini. Berbagai tempat rekreasi, tersedia di dalamnya.

Mulai dari taman rekreasi dalam sebuah ruangan besar, jejeran took-toko dengan merk-merk tersohor, super market, restoran, kafe, serta tempat rekreasi andalannya yakni kolam renang yang dilengkapi dengan pantai tropikalnya. Dengan luas kurang lebih 400 meter persegi.

Bangunan Khan Shatyr ini terbuat dari tiga lapis EFTE.  Plastik khusus yang transaparan. Sehingga matahari akan mudah memberikan pencahayaan ke dalamnya. Ketika malam tiba, tampilannya semakin memukau dengan permainan cahaya lampu warna-warni yang dinyalakan di Khan Shatyr.

2. Napak tilas tokoh sufi Kazakhstan di bangunan makan nan megah, Makam Khawaja Ahmed Yasawi

Makam Khawaja Ahmed Yasawi Kazakhstan

(foto: instagram/deena.009)

Kazakhstan memang dikenal sebagai negara yang mempunyai banyak bangunan megah. Selain Khan Shatyr, masih ada Makam Khwaja Ahmed Yasawi.  Makam Khwaja Ahmed Yasawi ini, merupakan makam istimewa yang dibuat dengan sangat megah.

Pendirian makam megah ini sebagai bentuk penghormatan untuk mengenang jasa ulama sufi bernama Syekh Ahman Yasawi atau Yasavi.  Tokoh ini terkenal pada masa zaman Dinasti Timurid. Bangunan makam mewah ini disebut dengan mausoleum, letaknya berada di Kota Turkeztan, Khazakhstan.

Melihat bangunan ini dari kejauhan, nampak seperti bangunan eropa. Dinding-dinding berukuran tinggi besar saling bersisian dan rapat. Uniknya, bangunan Khwaja Ahmed Yasawi juga dari kejauhan terlihat seperti ikan paus yang menyembul dari permukaan air laut.

Dikarenakan kubah besarnya yang berwarna biru, menaungi bangunan dibawahnya yang nampak didominasi dengan warna cokat tanah.

Pernyataan bangunannya yang menyerupai ikan paus ini, sebagaimana dikatakan oleh Sheil S Blair dan Jonathan M Bloom yang menulis keindahan bangunan makam ini dalam buku berjudul “The Art and Architecture Of Moeslim”.

Makam Khwaja Ahmed Yasawi memiliki bentuk bangunan yang persegi empat dengan panjang 65,5 meter serta lebar 4,6 meter. Kecantikan dinding bangunan, akan kamu temukan dari dinding bangunan luarnya yang nampak seperti ukiran.

Hiasan keramik hingga mozaik yang menghiasi batu-bata dindingnya, nampak indah dengan perpaduan kaligrafi yang melengkapinya juga. Untuk memasuki makam megah ini, kamu harus melewati sebuah gerbang utama yang bentuknya nampak melengkung patah, disebut dengan pishtaq atau iwan depan.

Gerbang ini juga diapit oleh sebuah konstruksi menyerupai Bastion, yang berbentuk silindris. Setelah melewati gerbang berbahan kayu ini, kamu akan dibawa masuk ke aula utama yang beratapkan kubah biru tadi.

Bagian dalam kubah yang dari ketinggiannya mencapai 37,5 meter ini, juga dihiasi dengan ornament berupa muqarnas. Jalan setapak panjang yang disisinya dihiasi barisan pohon cemara, akan menyambut kamu sebelum memasuki area dalam bangunan.

3. Serunya berekreasi di area perbukitan Kazakhstan, Kok Tobe

Kok Tobe Kazakhstan

(foto; instagram/marcxedward)

Kok Tobe merupakan perbukitan hijau yang letaknya berada di tepi tenggara Kota Almathy. Berbagai macam wahana rekreasi dapat kamu temukan ketika berlibur ke perbukitan dengan alam indah serta udara sejuk yang menyegarkan ini.

Bukit Kok Tobe memiliki luas 1100 meter. Keberadaan bukit indah ini ditandai dengan kenampakan menara tv yang tingginya mencapai 372 meter.

Kamu bisa menikmati sajian keseluruhan alam indah ini dengan menaikai kereta kabel atau cable car. Selain kereta kabel, destinasi wisata satu ini juga punya roller coaster hingga minizoo.

Sementara itu, untuk kamu yang gemar berburu swafoto, kamu bisa coba berfoto dengan latar tulisan I 🖤 Kok Tobe yang juga menjadi ikon tersendiri dari objek wisata Bukit Kok Tobe ini. Latar spot foto instagrammable lainnya.

Selain alam bukit kobe, yang bisa kamu coba adalah sebuah patung perunggu yang terdiri dari empat patung yang merupakan perwujudan dari empat anggota band terkenal yakni The Beatles. Untuk kamu yang menggrmari band ini, objek patung The Beatles tentu tak boleh terlewatkan.

Patung The Beatles ini sendiri, dibuat atas ide dari penggemar lokal di Khazakhstan. Dibuatnya pun oleh pematung berkebangsaan asli Kazakhstan yang bernama Almaty Eduard Kazaryan. Menariknya, patung ini kemudian diklaim sebagai satu-satunya monumen yang menampilkan kelengkapan Fab Four secara bersama dalam satu tempat.

Bukit Kok Tobe ini juga, merupak titik tertinggi dari Kota Almathy. Tujuan rekreasi lainnya yang bisa kamu datangi di sini seperti Amusement Park hingga Ferris Wheel.

4. Pesona hutan yang tenggelam, di Danau Kaindy

Danau Kaindy Khazakhstan

(foto: instagram/alimbek_ulan)

Kazakhstan juga dikelilingi banyaknya danau yang indah nan eksotis. Salah satunya adalah Danau Kaindy. Tak hanya menawarkan pesona airnya yang biru jernih, kenampakan danau ini semakin cantik dengan kehadiran hutan di sekitarnya.

Pantulan pohon-pohon hijau tersebut memberikan pesona unik dari pemandangan Danau Kaindy. Menariknya, Danau Kaindy baru mulai terbentuk setelah terjadinya gempa dahsyat yang pernah melanda Kota Almathy, tempat danau ini berada, pada tahun 1911.

Keunikan lainnya yang dapat kamu temukan di danau ini adalah keberadaan batang-batang pohon yang menyembul ke permukaan airnya, mulai memanjang dan berakar dari dasar danau. Sekilas kenampakan batang tersebut nampak seperti tumbuhan mati, dikarenakan tidak terdapatnya dedaunan di puncak batangnya.

Namun, ternyata batang tersebut adalah bagian dari sebuah pohon yang hidup di air danau. Lokasi Danau Kaindy ini sebelumnya adalah jurang yang terdampak longsor dari gempa dahsyat tersebut. Akibat timbunan anah yang menutupi jurang tersebut, terbentuklah bendungan alami dari air hujan yang terus memenuhi jurang ini.

Pepohonan yang tumbuh di tengah danau juga merupa pohon-pohon yang terendam air bendungan. Danau Kaindy memiliki panjang 400 meter dengan kedalaman 30 meter. Kamu bisa menikmati waktu terbaik ke danau ini di musim semi sampai awal musim gugur.

Pepohonan cemara yang terendam air juga masih nampak tumbuh hijau. Pemandangan bawah air Danau Kaindy ini nampak semakin istimewa dengan dedaunan cemara di dalam airnya yang melambai, ketika bergoyang. Danau Kaindy memiliki suhu air yang sangat dingin.

Saat musim panas pun, suhunya tak lebih dari 6 derajat celcius. Saat musim dingin air danau akan membeku sepanjang musim. Keunikan Danau Kindy ini mampu menarik banyak wisata untuk mengabadikan keindahannya. Aktivitas wisata lain yang bisa kamu lakukan di sini seperti memancing ikan trout hingga melakukan ice diving.

5. Beribadah di masjid terbesar kedua di Asia Tengah, Masjid Nur Astana

Masjid Nur Astana Kazakhstan

(foto: instagram/loic.lagarde)

Ibukota Kazahstan masih punya bangunan megah lainnya yang bisa kamu sambangi. Yakni, salah satunya Masjid Nur Astana. Kemegahan masjid ini dibngun berkat kerja sama antar dua negara yakni Kazahkstan dan Qatar.

Mayoritas penduduk Kazakhstan yang merupakan muslim, yaitu sekitar 67%, membuat pemerintah memutuskan untuk membangun sebuah masjid besar di Ibukotanya ini.

Masjid Nur Astana berdiri di tepian sungai. Dengan warna putih yang mendominasi tampilan bangunannya. Serta kubah berwarna emas yang menambah kecantikan masjid ini.

Karena kemegahan masjid ini, Masjid Nur Astana diklaim sebagai masjid terbesar ke dua di Asia Tengah. Luas masjid, mencapai 4000 meter persegi. Yang diperkirakan mampu menampung hingga 5000 jemaah di dalamnya.

Bahan yang digunakan untuk membangun masjid ini sendiri adalah batu granit dan beton. Kubah berwarna putih sebagai atap masjid, yang dilapisi oleh emas. Karenanya, saat siang hari sesekali akan menampilkan kilauan dari kubahnya tersebut.

Masjid Nur Astana juga mempunyai menara yang berjumlah empat. Masing-masing menara ini, memiliki tinggi kurang lebih 63 meter sebagaimana usia nabi. Sementara itu, masjid juga mempunyai delapan pilar, yang nampak sangaat indah dengan berbagai ornament yang menghiasi pilar ini.

Fungsi kedelapan pilar ini, sebagai penopang dari kubah emasnya. Tentunya, masjid ini juga dihiasi dengan ukiran-ukiran kaligrafi yang berasal dari ayal Al-Qur’an.

Bangunan Masjid Nur Astana ini, juga ternyata dibangun dengan berbagai nilai simbolis. Salah satunya dapat diketahui dari tinggi masjid yang sekitar 40 meter. Ini menyimbolkan usia Nabi Muhammad SAW ketika pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT.

Baca juga: 10 Objek Wisata Banjarmasin Ini Tak Boleh Kamu Lewatkan

6. Mencoba Ice Skating di gelanggang es yang fenomenal di dunia, Medeu

Medeu Kazakhstan

(foto: instagram/bakesha_kz)

Kazahkstan juga punya objek wisata rekreasi yang mengasyikan. Namanya adalah Medeu. Medeu merupakan arena untuk berseluncur es yang ada di luar ruangan. Arena Ice Skating ini, terkenal di seantero dunia. Karena, merupakan yang terbesar. Selain itu, Medeu juga punya pesona alam disekitarnya yang menakjubkan. Medeu, seringkali dipakai sebagai venue bagi penyelenggaraan ice skating lokal hingga mancanegara.

Letak Medeu berada di ketinggian 1.691 meter atau 5.548 kaki di atas permukaan laut. Medeu dibangun sejak tahun 1972 dan sejak saat itu, gelanggang es ini sudah diunakan untuk penyelenggaraan olahraga skating sports, hockey, dan figure skating.

Awalnya, Medeu dibuat dengan es asli. Namun, pada tahun 1972 tersebut, Medeu dibuat dari es butan yang memiliki cara pembekuan es yang unik. Tak hanya untuk olahragawan saja, berbagai aktivitas wisata olahraga seru, dapat kamu lakukan juga di sini. Seperti menikmati rekreasi sepatu luncur di sebuah es yang dibentuk bertingkat-tingkat.

Kamu juga bisa coba menantang pendakian ke puncak bendungan, yang terletak di sebelah selatan Medeu. Untuk sampai ke puncak ini, kamu harus menaikki anak tangga yang berjumlah 842 aanak tangga. Di sini, kamu bisa melihat panorama alam. Dimana, bendungan ini memiliki fungsi untuk melindungi lembah dari aliran lumpur.

Sensasi berseluncur di atas es di Medeu, akan ditemani dengan indahnya pepohonan cemara yang ada di sekitarnya serta kenampakan pegunungan yang mengelilinginya. Lokasi Medeu ini, tidak terlalu banyak diterpa sinar matahari.

Sehingga udaranya sangat sejuk dengan angin sepoi-sepoi yang menyapa lembut. Penamaan Medeu pada lembah gunung es ini merupakan penghormatan kepada seorang tokoh yang merupakan pengembara yang mendirikan objek wisata ini, bernama Medeo. Medeu terletak di pegunungan yang dipenuhi hutan lebat, tepatnya berada tak jauh dari Kota Almaghty.

7. Menjelajahi gurun pasir yang bisa bernyanyi, di Taman Nasional Althyn Emel

Altyn Emel National Park Kazakhstan

(foto: instagram/katytripgirl)

Taman Nasional Althyn Emel adalah satu dari banyaknya pesona wisata Kazahkstan yang tak boleh kamu lewatkan. Di sini, kamu akan dimanjakan dengan ragam topografi alam dari Kazahstan serta menyapa beberap hewan liar yang menghuninya, hingga menelisk benda-benda kuno bernilai sejarah, yang juga terdapat di sini.

Satwa menarik yang bisa kamu temui di sini sepert mammalia berkuku langka. Letak taman nasional ini, berjarah 260 kilometer dari Ibukota Almaty. Beberapa destinasi wisata seru nan indah dan berkesan yang bisa kamu jelajahi di sini sangatlah banyak.

Ragam wisata pertama yakni Pegunungan Aktau. Di sini terdapa ragam jenis flora Miosen Awal seperti pinus, cemara, oak, kastanye, kenari, pistachio, kerangka dan masih banyak lainnya. Jumlah spesies jenis ini yang tersimpan di Pegunungan Aktau sekitar 56 jenis.

Bukit katutau juga tak kalah menarik untu disambangi. Permukaannya berupa sedimen berwarna keabu-abuan serta coklat kebiruan yang dibelah dengan ngarai curam yang tajam, memanjang sejauh 40 km dari Basshi. Lokasinya yang sunyi, membawa ketenangan dengan nuansa alam yang begitu asri.

Lokasi menarik lainnya di Taman Nasional Althyn Emel adalah sebuah gurun pasir, yang disebut Gurun Pasir Bernyanyi. Suara menyerupai nyanyia di gurun ini, berasal dari gesekan alam dan benda-benda alam lainnya. Dari Basshi, kamu harus menempuh jarak kurang lebih 80 km atau 2 jam.

Coba berkemah di dekat Manybulak, liburanmu pasti akan semaikin berkesan. Selanjutnya, wisata sejarah di taman nasional ini, dapat kamu temukan di Terekhy. Di Terekhy terdapat situs petroglif. Berkunjung ke sini, kamu seakan dibawa ke zaman besi.

Terdapat banyak batu berukir yang tersebar di kawasan ini.  Ada yang berbentuk ibex, arkhar, hingga rusa. Taman Nasional ini juga menyimpan hutan dengan tumbuhan langka, yakni Hutan Turangga.

Ada juga museum kecil yang didiksikan untuk etnografer Kazakh di masa alu, yakni Chokhan Valikhanov. Tercatat ada 260 jenis satwa yang ada di sini terkecuali serangga dan ikan. Sementara itu, termasuk 22 jenis sepsies tumbuhan langka, terdapat 1500 jenis flora hidup di sini.

8. Menelusuri teka-teki bangunan istana sebagai warisan dunia di Jalan Sutra Kuno, Akyrtas

Akyrtas Kazakhstan

(foto: instagram/arnur_ast)

Akyrtaz merupakan sebuah situs bersejarah yang letaknya tak jauh dari Taraz. Lokasi ini, disebut terdap sebuah istana. Letaknya berada di Jalan Sutra Kuno, Kazahkstan Selatan. Situs ini telah dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisa dunia.

Di sini, kamu bisa menemukan beberapa kelompok reruntuhan yang diperkirakan berasal dari zaman invasi Arab atau sebelumnya. Menariknya, bangunan istana ini penuh dengan teka-teki. Di sini terdapat banyak batu pasir merah yang nampaknya belum pernah digunakan.

Bangunan Istana Akyrtas ini sudah banyak digali oleh para arkeolog. Sehingga, berhasil memulihkan sebagian besar dinding-dinding istana dan mendapatkan perkiraan ukuran luas dari bangunan ini. Istana ini diperkirakan punya halaman yang luas, dengan jumlah 13 kamar yang berkumpul di satu sudut istana.

Terdapat reruntuhan berupa dinding yang amat tebal. Namun, tidak diketahui untuk bangunan apa dahulunya digunakan.

Ada yang berkata dinding tebal tersebut adalah sisa karavan dari bangunan pertma, kastil, atau bisa jadi istana perwakilan yang digunakan sebagaitempat bersemayam salah satu penguasa Arab, sebelum sempat memindahkan istana ini ke lokasi lain.

Di samping situs istana Akyrtas ini terdapat sebuah bangunan modern yang menyerupai museum dengan atap yang melengkung. Tampak dari luar kamu dapat melihat barisan kursi serta beberapa foto yang menunjukkan sejarah perkembangan dari keberadaan museum ini. Namun, bangunan ini tidak menyimpan artefak apapun.

9. Indahnya bangunan makam diantara taman bunga mawar, Mausoleum Aisha Bibi

Mausoleum Aisha Bibi Kazakhstan

(foto: instagram/nurgul_sayasatkyzy)

Bernama lengkap Marakoleum Karakhanid Aisha Bibi, Mausoleum Aisha Bibi menjadi daya tarik wisata lagi-lagi karena keindahan bangunanya yang nampak kuno nan artistik. Aisha Bibi ini dapat kamu temukan di Wilayah Zhambyl, tepatnya di sebuah desa di sebelah barat Taraz.

Bangunan Aisha Bibi ini, nampak semakin indah karena taman bunga mawar yang mengelilinginya. Semak-semak hijau di sekitarnya menambah kecantikannya.

Mausoleum Aisha Bibi bukan sebuah Mausoleum dengan bangunan megah, justru sebaliknya. Bangunannya, hanya terdiri dari dua banguna terpisah dengan warna dinding coklat dana tap kerucut.

Jarak antara Mausoleum Aisha Bibi dengan jalan utama sekitar 500 meter. Mengunjungi di saat musim semi, akan memanjakan kamu dengan hamparan bunga mawar yang menyapa di sepanjang jalan menunju mausoleum ini. Bangunannya sendiri berbentuk persegi.

Memiliki dekorasi luar pada bagian dinding berupa terakota berukir dalam berbagai desain geometris. Yang menjadikannya sebagai satu-satunya bangunan di Asia Tengah yang memiliki ukiran terakota. Pintu masuk Mausoleum ini berada sebelah timur gedung, ketaknya berada di ceruk.

Beberapa relung di tiga dinding lain dari Mausoleum ini, memiliki jendela dengan kayu yang berkisi-kisi. Sebuah makam yang ditutupi kain nampak berada di dalamnya.

Di kawasan ini juga terdapat sebuah Mausoleum lain yang disebut Mausoleum Babazi Khatun. Jika Mausoleum Aisha Bibi berasal dari abad ke-11, Babazi Khatun diperkirakan berasal dari abad ke-12. Ciri khasnya, terdapat atap kerucut yang bentuknya bergelombang.

Dengan 16 punggungan bermata tajam memancar keluar dari atas, menyerupai sebuah topi origami. Di dalam Babazi Khatun tidak terdapat makam. Namun, Babazi Khatun diyakini sebagai teman dekat dari Aisha Bibi.

10. Mengunjungi Danau Issyk, dihiasi bebatuan dan kekayaan flora dan fauna unik

10 Destinasi Wisata Kazakhstan, Negara yang Dijuluki "Virgin Lands"

(foto: instagram/alimbek_ulan)

Berlibur ke Kazahkstan, tidak cukup jika hanya mengunjungi satu wisata danaunya saja. Karena pesona deretan danaunya yang banyak, sangat sayang untuk dilewatkan. Seperti Danau Issyk. Danau Issyk terletak di Distrik Eribekshikhazakh, yang ada di wilayah Almaty, tak jauh dari Kota Esik.

Danau ini mendapatkan aliran airnya dari Sungai Issyk. Sementara itu, nama ‘Esik’ sendiri memiliki pengertian sebagai ‘pintu’ atau ‘ngarai’. Warna danau ini pirus, karena keindahannya danau ini nampak mencolok di antara pepohonan cemara dan pinus.

Meskipun berada di pegunungan, namun lokasi danau ini masih mudah dicapai dengan menggunakan mobil. Danau berada di atas ketinggian 1756 meter dari permukaan laut.

Menurut ahli geologi, Danau Issyk terbentuk karena adanya gunung yang runtuh pada delapan hingga sepuluh ribu tahun yang lalu. Runtuhnya gunung ini, membentuk kubangan air yang menyerupai bendungan alami dengan tinggi 300 meter. Saat itu, Danau Issyk belum memiliki ikan.

Ukuran aslinya adalah 1.850 meter dengan lebar 500 meter dan memiliki kedalaman 80 meter. Keindahan Danau Issyk berpadu dengan tumbuh-tunbuhab serta pepohonan yang mengelilingu danau dengan warna air biru yang jernih ini.

Beberapa jenis tumbuhan yang dapat kamu lihat di sini di antaranya adalah rumput bulu, emas edonis, cemara schrenk, dan edelweiss. Kekayaan serta keunikan fauna yang ada di kawasan danau ini jugalah, yang membuatnya memiliki daya tarik wisata yang berbeda jika dibandingkan dengan danau-danau lainnya di wilayah Kazakhstan.

Sementara itu, beberapa hewan juga nampal berkeliaran. Di antaranya, kamu bisa menemui lynx, kambing gunung, serigala, rusa merah kaspia, beruang, dan macan tutul salju. Diperkirakan, di kawasan danau ini ada 30 jenis binatang yang berkeliaran serta 150 jenis burung.

Danau Issyk sebelumnya bernama Danau Zhasil-Kol. Pada masa Uni Soviet, danau ini menjadi salah satu tujuan wisata favorit. Bahkan, dahulu di kawasan ini didirikan beberapa resort dan hotel.

Ada pemandangan unik juga, hasil karya masa Lenin tersebut. Yaitu kepala Lenin yang diukir di batu-batu lokal, yang dibuat sekitar tahun 1958 saat resort di sini sedang dibangun.

Danau Issyk terbentuk oleh proses alam, lalu hancur oleh proses alam, hingga dipugar kembali oleh manusia, hingga mengembalikan keindahannya seperti sekarang. Beberapa aktivitas wisata yang bisa kamu lakukan di sini, antara lain menaikki perahu, setelah itu kamu bisa coba memanggang shashlik di tepi danau.

Kazakhstan memang punya ragam wisata yang begitu banyak dan mengasyikan. Berkelanan di  negara ini, kamu akan mendapat banyak pengalaman tak terlupakan. Berbagai latar instagrammable di negara, dapat dengan mudah kamu temukan.

Kazakhstan memberikan liburan yang nyaman serta ketenangan liburan yang memanjakan. Tunggu apa lagi, tak usah repot-repot memikirkan visa. Kazakhstan sudah menanti untuk dijelajahi.