lifestyle

Perbedaan Sakit Maag dan Asam Lambung

Penulis:   | 

Apakah kamu pernah mengalami sakit maag dan asam lambung? Dua hal ini memiliki gejala yang sama namun keduanya memiliki kondisi yang berbeda.

Rasanya jelas sangat tidak nyaman, misalnya ada rasa sakit di bagian dada dan juga perasaan mulas.

Bagi orang yang sedang terkena maag dan asam lambung, ada beberapa hal yang tidak boleh dikonsumsi.

Agar tidak makin parah, maka penderitanya tidak boleh makan pedas, asam, minum kopi, dan beberapa hal lain.

Mungkin Anda juga bertanya-tanya apakah sakit ini bisa menular dan apakah bisa berakibat fatal? Akan lebih baik jika kita cari tahu lebih banyak perbedaannya.

Tapi kira-kira di mana ya letak perbedaannya? Simak pada penjelasan di bawah ini.

Baca juga: Perbedaan Manicure dan Pedicure, Mudah Dilakukan di Rumah

Asam lambung juga disebut GERD

Perbedaan antara Sakit Maag dan Asam Lambung

(foto: alodokter)

Menurut Everyday Health, asam lambung yang disebut dengan GERD (gastroesophageal reflux disease) terjadi ketika asam yang diproduksi lambung kemudian naik ke bagian kerongkongan.

Meskipun pada awalnya asam lambung yang naik tidak terlalu fatal, tapi untuk orang yang juga punya penyakit jantung harus lebih waspada.

Maag juga disebut gastritis

Perbedaan antara Sakit Maag dan Asam Lambung

(foto: shutterstock)

Maag dalam istilah medis disebut sebagai gastritis. Penyakit ini terjadi ketika kadar dari lapisan lendir sebagai pelindung lambung menipis.

Karena lapisan lendir yang tebal jadi menipis, maka asam di dalam organ pencernaan cepat menggerogoti jaringan sebagai lapisan perut.

Gejala asam lambung

Perbedaan antara Sakit Maag dan Asam Lambung

(foto: shutterstock)

Berikut ini adalah gejala yang terjadi pada kondisi asam lambung;

  • Terjadi kembung di perut dan juga sering sendawa
  • Mengalami cegukan secara terus terusan
  • Ketika tidur sering sesak napas
  • Mulas yang parah setelah mengonsumsi makanan yang memicu
  • Ada rasa seperti asam di bagian belakang mulut
  • Gejalanya cenderung berasa semakin parah ketika membungkuk dan berbaring

Halaman :

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.