travel

Pesona 10 Objek Wisata Buton, Tawarkan Panorama Alam dan Budaya

By  | 

Jika kamu ingin berlibur dengan pengalaman yang meninggalkan banyak kesan, akan keindahan alam yang memanjakan, hingga wisata budaya dan sejarah yang membuatmu semakin mencintai keeksotisan Indonesia akan keindahan serta kekayaan budayanya, Pulau Buton adalah lokasi berlibur andalan yang harus sekali kamu jelajahi.

Pulau Buton merupakan sebuah pulau di Indonesia yang terkenal sebagai pemroduksi aspal. Dilihat secara administratif, Pulau Buton masih termasuk ke dalam wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sementara itu, kota terbesar yang ada di pulau ini adalah Kota Baubau.

Memiliki beberapa destinasi wisata alam hingga budaya yang tak kalah memukau dengan pulau-pulau lainnya, Pulau Buton tentunya mempunyai potensi yang besar sebagai primadona wisata. Pantai, sungai, perbukitan, sejarah, hingga budayanya sangat menarik untuk kamu pelajari.

Berikut adalah 10 objek wisata yang bisa kamu kagumi keistimewaannya di Pulau Buton.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Bangka Belitung, Negeri Beribu Pulau dan Rumah Laskar Pelangi

1. Mengunjungi megahnya benteng terbesar di dunia, Benteng Keraton Buton

Benteng Keraton Buton

(foto: instagram/hrisetyawan)

Datang ke Pulau Buton, jangan lupa untuk datang ke ikon wisata wilayah ini. Adalah Benteng Keraton Buton, yang diklaim sebagai benteng terluas yang ada di dunia. Benteng Keraton Buton ini, memiliki luas hingga 23.575 hektare.

Keistimewaan lainnya dari benteng ini yang perlu kamu tahu, adalah bangunanya yang terbuat dari batu kapur yang direkatkan dengan pasir dan putih telur. Benteng ini dahulunya difungsikan sebagai bangunan pertahanan di lingkungan istana.

Benteng ini bangunannya sendiri mengelilingi bangunan utama istana, serta menjadi pembatas antara kawasan istana dengan permukiman rakyat umumnya.

Menjelajahi benteng ini, menjadi aktivitas mengasyikan yang dapat kamu lakukan, di bangunan yang kini fungsinya memang hanya sebagai objek wisata sejarah saja. Menariknya lagi, kamu dapat melewati jalur-jalur rahasia yang ada di benteng ini, dan memiliki fungsinya masing-masing.

Ada beberapa situs-situs bersejarah yang dapat kamu lihat juga di sini. Di antaranya seperti Rumah Adat (Malige), Batu Popau (tempat pelantikan raja), Sulana Tombi (tiang bendera dari tahun 1712), Masigi (Masjid), serta sejumlah meriam tua yang berukuran dua hingga tiga depa, dan terpasang di sisian benteng.

Nilai histori dan budaya di benteng ini memang tinggi, salah satunya nampak dari banyaknya pintu pada benteng yang berjumlah 12. Ke-12 pintu ini, memiliki fungsi-fungsinya tersendiri. Semnetara itu, dilihat dari nilai filosofisnya, angka 12 menunjukkan jumlah lubang yang terdapat pada tubuh manusia.

Setiap pintu ini terbuat dari macam-macam bahan dasar. Seperti ada yang berbahan dasar batu serta berbahan dasar kayu. Bagi kamu penikmat wisata sejarah sekaligus budaya, kemegahan Benteng Keraton Buton akan sangat memanjakan kamu.

2. Indahnya kepingan surga di Buton, Pantai Nirwana

Pantai Nirwana Buton

(foto: instagram/saidalfitrah)

Berwisata ke Pulau Buton, juga jangan lupa untuk mengunjungi kepingan surga dari wisata alamnya yang amat memukau, yaitu Pantai Nirwana. Seperti namanya yang menyiratkan keindahan, Pantai Nirwana menawarkan pesona hamparan pasir putih yang dipadukan dengan jernih warna biru air lautya.

Ombaknya yang lembut berdebur, menjadikan objek wisata alam satu ini sangat cocok dinikmati dengan bersantai di bibir pantainya. Sekadar berjemur, bermain air, hingga menikmati panorama alam yang menjadi latar menakjubkan dari kehadiran pantai ini.

Beberapa saung di tepian pantainya juga dapat kamu gunakan dengan menyewanya. Tak perlu lama-lama untuk dapat sampai ke sini, dari pusat Kota Baubau kamu hanya perlu menempuh jarak sejauh 9 km saja. Namun, jika kamu senang berjelajah, kamu bisa coba opsi dengan berjalan kaki dari Kota Baubau untuk sampai di sini.

Selama perjalanan, kamu akan menikmati wisata alam liar seperti melewati perbukitan Kota Baubau, yang juga sudah dapat menyajikan keindahan pantai di Pulau Buton hingga Pulau Muna dari kejauahan.

Sesampainya di sini jangan dilewatkan juga tentunya, melihat langsung keindahan terumbu karang di bawah lautnya, dengan aktivitas diving. Tenang, semua peralatan selam sudah dapat kamu pinjam di sini.

Selain untuk berekreasi, beberapa orang datang ke Pantai Nirwana untuk mendapatkan terapi kesehatan, yang dipercaya dapat mengobati beberapa penyakit seperti asma atau gangguan pernafasan lainnya. Beberapa masyarakat percaya, bahwa dengan berendam di air laut Pantai Nirwana, maka penyakit mereka bisa disembuhkan.

Meskipun begitu, kebenaran teori ini belum dibuktikan. Pesona lainnya dari pantai ini yang akan liburanmu semakin berkesan, adalah terdapatnya tempat pembudidayaan rumput laut.

Selain itu keeksotisan panorama pantai ini juga bertambah, dengan adanya pulau-pulau kecil di tengah lautnya, yakni Pulau Kadatua dan Pulau Siompu.

3. Berkunjung ke hutan pinus nan asri, Hutan Pinus Samparona

Hutan Pinus Samaparona Buton

(foto: instagram/widyaastty7)

Ada berbagai cara untuk dapat menikmati keindahan alam Pulau Buton, yang melenakan. Salah satunya, dengan mengunjungi kawasan hutan pinusnya, yang bernama Hutan Pinus Samparona.

Objek wisata hutan pinus yang berada di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorowolia, Kota Baubau ini, akan menyambutmu dengan jajaran pohon-pohon pinusnya yang menjulang tinggi nan rupawan. Hutan pinus di kawasan ini disulap sedemikian rupa menjadi objek wisata, atas masukan dari beberapa pemuda setempat.

Meskipun dikelola oleh masyarakat, namun keberadan Hutan pinus Samparona sebagai objek wisata alam, nyatanya mampu menghipnotis cukup banyak wisatawan untuk berdatangan ke sini.

Kondisi alam yang asri, menyuguhkan udara sejuk yang amat segar, suara gesekan pohon-pohon pinus yang saling beradu saat angin bersemilir, menjadi lagu alam tersendiri yang melengkapi pengalam liburan menyenangkanmu di sini.

Kamu juga bisa menambah keseruan aktivitas wisatamu di sini, dengan berburu berbagai spot foto instagenic, yang bisa kamu pilih di sini.

Beberapa wahana permainan juga dapat kamu jajal, seperti flying fox, paintball, area memanah, skybike, hingga memasuki wahana rumah pohon. Ada juga menara hammock.

Beberapa spot pilihan yang dapat kamu gunakan untuk berfoto ria antara lain  jembatan love, ayunan dan masih banyak lagi.

4. Pesona biru jernihnya Air Terjun Tirta Rimba

Air Terjun Tirta Rimba Buton

(foto: instagram/randomsultra)

Air Terjun Tirta Rimba merupakan air terjun yang aliran airnya berasal dari Sungai Kokalukana. Air terjun ini nampak memesona dengan ketinggian air terjun mencapai 6 meter, serta lebar 5 meter. Air tersebut mengalir dari bebatuan besar, lalu jatuh ke kolam di bawahnya yang diperkirakan luasnya sekitar 10 x 7 meter.

Menariknya, di kolam tersebut juga terdapat papan seluncur layaknya di kolam renang biasa. Kawasan air terjun ini juga masih sangat terjaga keasriannya, karena merupakan daerah yang memamng mendapat perhatian khusus kelestariannya oleh Kementrian Kehutanan Republik Indonesia.

Aktivitas wisata favorit yang bisa kamu coba di sini adalah berdiri di bawah air terjunnya langsung. Membiarkan deburan aliran airnya membasahi punggungmu. Ketinggian air terjunnya yang tak terlalu tinggi, membuat kamu masih aman bermain di bawah aliran airnya langsung.

Tidak terlalu jauh dari lokasi air terjun ini, juga dibangun saluran khusus yang sengaja dibentuk dengan sedemikian rupa, yang membuatnya seperti undakan-undakan alami yang dialiri air sungai yang cantik.

Musim hujan, merupakan waktu terbaik kamu mengunjungi objek wisata ala mini. Karena, air yang mengalir melewati undakan-undakan tersebut akan terlihat mengalir semakin alami. Selagi, bermain air, kamu akan ditemani suara-suara kicauan burung yang menenangkan.

Selain itu, kamu juga bisa coba berfoto dengan latar alam yang menakjubkan ini, seperti pada sebuah rongga besar yang ada di sela air terjun.

5. Anggunnya mata air di Lakasa Cave

Lakasa Cave Buton

(foto: instagram/sumurdiladang)

Pulau Buton, tepatnya di Kota Baubau memiliki keindahan alam tersembunyi, yang harus kamu kunjungi. Yakni, Lakasa Cave atau Goa Lakasa. Menariknya, keberadaan goa ini ditemukan oleh salah seorang warga setempat, yang bernama Kasa.

Begitu kamu memasuki area dalam goa, kamu akan melihat unik serta artistiknya bentuk-bentuk stalagkit hingga stalagmit yang bergantung di langit-langit goa ini. Di dalam goa ini juga, ditemukan sebuah mata air yang beningnya disebut-sebut bak Kristal.

Goa Lakasa memiliki kedalaman hingga 120 meter. Di awal penemuannya, pintu masuk goa ini memang cukup sempit, namun pemerintah kemudian memugar kondisi goa dengan memperlebar pintu masuknya serta menambahkan lampu-lampu sebagai penerangan.

Kubangan air yang berada di pangkal goa ini, tak pernah mengalami kekeringan dan selalu bisa memenuhi kebutuhan sumber air bersih warga setempat.

Mata air yang bak telaga ini, menjadi objek wisata menyenangkan yang seringkali di pakai berenang oleh para pengunjung. Airnya yang sejuk menyegarkan, memberikan kesenangan tersendiri bagi para wisatawan.

Tampilan goa disertai stalagkit dan stalagmit yang indah serta jernihnya warna air telaga di dalamnya tersebut, juga mampu memanjakan kamu yang gemar fotografi. Kamu juga akan merasakan pengalaman menyusuri goa selama 15 menit, sebelumnya dihadiahi dengan indahnya telaga air di akhir perjalanan.

Lokasi Lakasa Cave, tepatnya berada di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari. Waktu yang kamu perlu untuk sampai ke goa ini hanya sekitar 30 menit saja, menggunakan kendaraan.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Gorontalo yang Menyimpan Keunikan Bahari Hingga Budaya

6. Manapakki masjid tertua di Kota Baubau, Masjid Quba Buton

Masjid Quba Buton

(foto: instagram/iwan_rahady)

Jika kamu ingin merasakan wisata religi di Pulaun Buton, kamu bisa menyambangi Masjid Quba. Masjid Quba menjadi objek wisata religi memang bukan karena bangunan masjidnya yang megah layaknya masjid sebagai tujuan wisata religi lainnya.

Keistimewaan masjid ini adalah karena nilai sejarah yang melekat pada keberadaan masjid. Di Kota Baubau sendiri, masjid ini dinyatakan sebagai yang tertua. Masjid Quba tepatnya dibangun pada tahun 1826. Yakni, pada masa pemerintahan Sultan Buton XXIX, yang bernama Sultan Muhammad Idrus Kaimuddin.

Masjid ini dibangun oleh keluarga kesultanan tersebut, setelah terjadi kebakaran di keraton dan membuat sultan harus mengungsi, hingga akhirnya pindah ke sebuag perkampungan, tempat masjid ini kemudian didirikan. Tidak seperti masjid di Indonesia di masa lalu umumnya.

Masjid ini, tidak memiliki bedug. Dikarenakan bangunan masjidnya yang terisnpirasi dari Masjid Kuba, yang ada di Madinah, Arab Saudi. Masjid ini ukurannya tidak terlaluluas, masjid hanya memiliki empat tiang penyangga.

Di sekitaran masjid terdapat makam-makam bersejarah dari tokoh-tokoh kesultanan, yang salah satunya adalah makam Sultan Buton XXIX. Oleh karenanya di Masjid Kuba ini banyak terdapat makam sultan serta keturunannya, masji ini  dianggap sakral oleh masyarakat setempat.

Masjid ini menjadi salah satu situs bersejarah yang ada di Kota Baubau. Selain sarat akan sejarah, masjid ini juga seringkali dikaitkan dengan keberadaan hal-hal mistis.

Seperti terdengar suara orang berzikir namun tak ada siapapun, hingga saf masjid yang dilihat dari luar nampak sudah penuh, namun begitu masuk nyatanya masih banyak saf kosong yang harus diisi.

7. Pesona menakjubkan air terjun berundak-undak, Pemandian Alam Bungi

Pemandian Alam Bungi Buton

(foto: instagram/ravanarei)

Bagi kamu pencinta wisata alam liar, mengunjungi Pemadian Alam Bungi akan sangat cocok. Ya, tidak hanya disuguhkan dengan sensasi berenang maupun bermain air di kawasan wisata ini. Kamu juga akan dimanjakan dengan berbagai kenampakan lam lainnya di Kota Baubau yang akan buatmu terpesona.

Dalam perjalanan menuju Pemandian Alam Bungi ini, kamu akan melewati hutn, sungai, hingga air terjun. Perjalanan panjang yang menantang ini, akan membuat liburanmu semakin berkesan.

Meskipun perjalanan panjang ini memakan waktu 3 jam, namun lelahmua takkan sia-sia, karena sesampainya di pemandian alam, kamuu bisa langsung membenamkan diri ke dalam air dari air terjun yang segar menyejukkan.

Suasana perjalanan kamu akan semakin menyenangkan dengan suara kicauan burung di sekitar, melewati jalan setapak yang alami, hingga meniti jembatan kayu. Di area sekitar air terjun, juga terdapat lahan luas yang cocok untuk kamu jadikan sebagai tempat berkemah.

Jarak lokasi jalur menuju Pemandian Alam Bungi ini hanya 10 km dari pusat Kota Baubau. Aliran air yang cukup deras, menambah pengalamanmu berendam di sini semakin seru. Pemandian ini, akan cocok sekali untuk kamu yang sedang lelah berutinitas dan ingin mencari udara segar, sekaligus membuat tubuh segar kembali.

Tampilan air terjun yang indah juga akan memanjakan mata kamu. Batu berundak-undak dengan ketinggian yang berbeda-beda serta areanya yang cukup luas, menjadi surga tersendiri saat kamu menikmati wisata di sini.

8. Indanya bentang perairan di sekitar Buton dari Bukit Wantiro

Bukit Wantiro Buton

(foto: instagram/uncle_syaf)

Pulau Buton, dikelilingi dengan banyaknya panorama laut yang memukau. Kamu bisa, jika ingin melihat keeluruhan pemandangan laut birunya yang menakjubkan dari Pulau Buton, dengan cara berwisata ke Bukit Wantiro. Bukit Wantiro berada di Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau.

Nama Wantiro sendiri memiliki pengertian “memandang ke bawah”. Seperti hamparan pemandangan di bawahnya yang langsung menghadap ke laut. Dari ketinggiannya ini, kamu bisa melihat keelokkan Teluk Baubau serta Pulau Makassar.

Destinasi wisata ini, menjadi favorit para pengunjung ketika sore hari tiba. Beberapa pedagang di sekitar perbukitan ini, akan menemanimu dengan berbagai menu kuliner yang mengguah selera. Tersedia bebarapu kursi plastik, yang bisa kamu gunakan selagi menikmati pemandangan dari atas bukit ini.

Ketika malam tiba, pemandangan di bawahnya akan semakin mekjubkan, dengan lampu-lampu yang menghiasa. Kamu tidak perlu khawatir akan keamanan lokasi wisata di sini, karena beberapa polisi kerap kali berpratoli di sini.

Menikmati senja di Pulau Baubau memang menjadi aktivitas wisata yang sayang untuk kamu lewatkan ketika berada di Pulau Buton.

9. Melihat keeksotisan batuan karst di Pantai Bahari

Pantai Bahari Buton

(foto: instagram/syulistyani)

Wisata pantai di Sulawesi, memang tak pernah kehabisan pesona. Jajaran pantai eksotis dengan keistimewaannya sendiri, selalu saja mampu memanjakan hasrat berliburmu. Salah satunya, seperti pantai yang berada di Buton Selatan, yakni Pantai Bahari. Berkunjung ke pantai ini, kamu seakan menikmati kepingan Raja Ampat.

Pantai ini memiliki bongkahan-bongkahan kecil bebatua karst, yang tersebar di beberapa titik di bibir pantainya. Untuk dapat mencapai lokasi pantai ini, kamu memang harus menghabiskan waktu lebih lama, yakni 1 sampai 2 jam.

Beberapa jalur pilihan yang dapat kamu gunakan antara lain seperti melewati perbatasan Busel dengan Baubau atau dapat juga melewati poros Baubau-Pasarwajo, Buton. Jalur perjalanannya yang cukup ekstrem, membuat kamu harus lebih berhati-hati.

Di area ini jalan belum di asapal, serta belum terdapat pembatas maupun rambu-rambu lalu lintas. Pantai Bahari tepatnya terletak di Desa Bahari, Kecamatan Sampolawa.

Dari puncak bukit Desa Bahari ini, kamu dapat menyaksikan indahnya panorama Pantai Bahari dengan bentangan laut birunya yang memukau serta pasir putihnya yang memesona.

Spot foto di Pantai Bahari ini, cukup banyak. Namun, salah satu spot favorit yang menjadi identitas pantai ini adalah bebatuan karstnya yang memiliki bentuk yang unik. Di beberapa batuan karst ini, bahkan ada sebuah terowongan kecil yang bisa kamu masuki.

10. Serunya berkunjung ke kampung budaya instagrammable, Kampung Tenun Warna-warni

Kampung Tenun Warna-warni Buton

(foto: instagram/liburmuluid)

Potensi wisata di Pulau Buton, semakin berkembang. Pemerintah pun semakin banyak memunculkan destinasi-destinasi wisata baru untuk menambah kelengkapan ragam wisata yanga da di oulau ini. Salah satunya dengan menghadirkan tujuan wisata budaya, yakni Kampung Tenun Warna-warni.

Kampung ini barus diresmikan pada akhir Juni tahun 2018 lalu. Namun pesona keunikan dan kekayaan budaya di kawasan wisata ini telah mampu menyedot banyak perhatian wisatawan untuk mengunjunginya saat berada di Pulau Buton. Kampung Tenun Wara-warni berlokasi di Desa Sulaa, Kota Baubau.

Pesona wisata yang ditawarkan perkampungan wisata ini antara lain wisata tenun. Sebelum disulap menjadi kampung cantik yang tampilan bangunannya di cata warna-warni, kampung ini memang pernah dinobatkan sebagai kampung wisata tenun di Baubau.

Di sini kamu dapat melihat bagaimana ragam kain tenun khas Buton yang indah-indah. Disebut-sebut, kain tenun khas buton ini telah diperdagangkan sejak abad ke-14 silam. Dengan tetap mempertahankan ciri khas berupa keindahan warna serta coraknya yang unik.

Sejak tahun 2018 lalu, kampung tenun ini bersolek dengan mencat serta memberi gambar mural pada rumah-rumah warga. Beragam gambar lukisan menghiasi dinding bangunan di kampuang ini.

Mulai dari lukisan kain tenun hingga lukisan ikan. Inilah yang membuat kampung tenun ini menjelma menjadi destinasi wisata kekinian yang tak hanya menawarkan keindahan budaya, tetapi juga menawarkan wisata foto yang instagrammable.

Beragam pilihan kain tenun Buton tersedia di sini tentunya. Cocok sekali untuk kamu yang ingin memberikan oleh-oleh khas Buton setelah berlibur di sini. kamu juga bisa melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan kain tenun itu sendiri.

Mayoritas masyarakat di Kampung Bahari, memang bekerja sebagai nelayan. Namun, para wanita membantu memenuhi kebutuhan ekonomi dengan menenun.

Kecantikan Kampung Tenun Warna-warni ini, tidak lepas dari peran para seniman mural sengaja didatangkan ke sini, lalu memperindah 107 rumah, 50 mural, serta puluhan perahu yang juga diberi cat warna-warni.

Dengan letaknya yang memiliki garis pantai yang lebar, serta dikelilingi perbukitan serta hutan yang asri, Pulau Buton menawarkan sejumlah destinasi wisata alam yang menawan.

Pulau Buton juga menjadi saksi bisu akan kekuasaan Kerajaan Tolaki, yang kemudian meninggalkan situs bersejarah yang terkenal hingga ke mancanegara. Keunikan budaya yang dimilikinya juga menambah daya tarik wisata ke pulau yang juga dijuluki sebagai Pulau Anoa ini.

Jadi, jangan ragu lagi, segera bergegaslah menjelajahi keindahan tersembunyi yang ada di sepanjang pengalamanmu berpelisir menelusuri Pulau Buton.