travel

10 Destinasi Wisata Bangka Belitung, Negeri Beribu Pulau dan Rumah Laskar Pelangi

By  | 

Semenjak kisah Laskar Pelangi dikenal hingga keseluruh dunia, Bangka Belitung semakin punya daya tarik wisata tersendiri.

Namun, tak hanya itu provinsi di Indonesia yang terbagi menjadi dua pulau yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung ini, sebenarnya sudah menyimpan keindahan alam lewat jumlah gugusan pulau kecilnya yang begitu banyak.

Selain itu, Bangka Belitung terkenal akan keunikan pantainya yang dihiasi bebatuan yang artistik. Selain itu, berbagai cerita sejarah mengalir di dalamnya hingga kisah anak-anak sederhana yang penuh mimpi di Belitung Timur, latar dari cerita ternama Laskar Pelangi.

Yuk kita susuri 10 destinasi wisata Bangka Belitung yang indah bak pelangi dan sarat akan seni.

Baca juga: 10 Destinasi Wisata Gorontalo yang Menyimpan Keunikan Bahari Hingga Budaya

1. Foto di danau dengan tebing merah di Danau Ampar Red Hill

Danau Ampar Redhill Bangka Belitung

(foto: instagram/agniaprl)

Bangka memang selalu punya banyak ragam wisata yang menawarkan keeksotisannya. Seperti halnya, Danau Ampar Red Hill. Danau yang mengundang banyak pasang mata untuk berkunjung ke sini, karena keistimewaan yang dimilikinya.

Jika biasanya, kamu melihat danau yang dikelilingi bebatuan putih maupun coklat, Danau Ampar Red Hill justru dikelilingi oleh bebatuan berwarna merah.

Bebatuan-bebatuan berwarna merah tersebut sebenarnya sebuah gundukan tanah yang saling bertumpuk hingga tinggi, menyerupai tebing yang membentuk lingkaran yang seakan memagari danau tersebut.

Meskipun area tanah merah di sekitar danau karena tandus menjadi pecah-pecah, namun kondisi tersebut justru menambah nilai keeksotisannya. Bangka yang dikenal sebagai negeri penghasil timah di Indonesia, banyak meninggalkan lokasi-lokasi bekas pertambangan yang terbengkalai.

Berbagai lubang bekas galian seringkali ditampungi air hujan, sehingga membentuk danau. Redhill merupakan lubang terbesar yang diihasilkan dari salah satu aktivitas pertambangan timah di Bangka.

Jika kamu ingin merasakan sensasi berfoto dengan latar alam yang berbeda, wisata Danau Redhill bisa jadi pilihan yang paling cocok. Di sisi lain, berenang di danau ini belum diizinkan, karena ditakutkan jenis air bekas tambang timahnya dapat membahayakan kesehatan kulit.

Sehingga wisata di danau ini memang lebih cocok untuk kamu yang hobi berburu spot foto instagenic, maupun untuk kamu yang sekadar ingin memanjakan hobi fotografimu.

2. Eksotisnya bebatuan di gugusan pulau kecil berpasir putih, di Pulau Batu Berlayar

Pulau Batu Berlayar Bangka Belitung

(foto: instagram/megaiskanti)

Ciri khas pantai yang ada di Provinsi Bangka Belitung adalah keberadaan bebatuan artistik yang seringkali memberikan kesan tersendiri yang membuatmu betah berlama-lama menikmati wisata pantainya. Salah satu objek wisata yang menawarkan bebatuan alami nan eksotis, adalah Pulau Batu Berlayar.

Pulau Batu berlayar, adalah sebuah gugusan pulau kecil, yang berada di perairan seribu.Letak pulau ini, berada di sekitar Pantai Tanjung Kelayang. Warna airnya yang biru jernih membuatnya nampak semakin memukau.

Nama “Batu Berlayar’ pada pulau ini didapatkan dari posisi bebatuan pada pulau kecil ini yang nampak unik. Bebatuan yang merupakan jenis granit ini, nampak terdampar tersebar di seluruh pulau, yang hanya diselimuti oleh pasir berwarna putih dengan bentuknya yang menyerupai layar kapal.

Karena itu, bebatuan granit ini terlihat seperti tengah berlayar dengan ditopang oleh pasir putih tersebut. Jangan lupa, siapkan kameramu untuk mengabadikan momen bermain di antara bebatuan ala film barat.

Kamu juga bisa menyisiri pantai, atau berenang di tepian pantainya yang tidak terlalu dalam. Beberapa ikan kecil hingga ubur-ubur bisa menyapa kamu di sini. Tak hanya itu, beberapa sahabat spongebob, yaitu bintang laut, juga kamu temukan di pesisir pantainya.

Namun, kamu juga tetap harus sedikit berhati-hati, karena di sini juga terdapat bulu babi yang karena ketajamannya, mampu menusuk dan melukai kaki kamu.

3. Menapakki kisah anak-anak Laskar Pelangi di Replika SD Laskar Pelangi

SD Laskar Pelangi Bangka Belitung

(foto: instagram/christika_new)

Salah satu yang diingat dari Pulau Belitung, adalah negeri Laskar Pelangi. Kisah dari novel terkenal karangan Andrea Hirata, yang pada tahun 2008 di filmkan ini, menuaikan kesuksesan yang membuat Belitung menjadi lebih tenar.

Lokasi ikonik dalam latar cerita tersebut, adalah sekolah tempat Ikal, Lintang, Mahar, Sahara, Samson, Trapani, Harun, Kucai, dan A Kiong yang bernama SD Muhamadiyah Gantong.

Kini, sekolah yang wujud aslinya sudah tidak ada tersebut, dibuat replikanya yang disebut sebagai SD Laskar Pelangi. SD Laskar Pelangi berlokasi di Kecamatan Gantong, Belitung Timur.

Sebagai objek wisata, SD Latar Pelangi menjadi tempat yang selalu ramai didatangi oleh para pelancong. Replikasi SD ini benar-benar dibuat semirip mungkin dengan bangunan sekolah aslinya. Bangunan SD nampak reyot, dengan tiang bendera yang berada di samping bangunan sekolah tersebut.

Lengkap dengan pasir putih yang menyelimuti area sekitar sekolah. Meskpun begitu, lokasi replika SD Muhammadiyah Gantong ini terlatak pada lokasi yang tidak berada di tepi pantai.

SD Laskar Pelangi ini justru dibangun di area perbukitan. Sementara itu, pasir putih yang ada di sekitarnya berasal dari tambang timbah yang letaknya tak jauh dari sekolah ini.

Memasuki  area kelas, kamu akan disambut dengan bangunan kelas beratap semen dan beralaskan tanah. Meja dan kursi di dalam kelas juga dibuat terlihat tak layak. Lengkap dengan papan tulis di depan kelas, yang disamping kanannya, terdapat tulisan beriskan lirik lagu Laskar Pelangi.

Menariknya, beberapa anak lokal juga sering muncuk di objek wisata ini, mereka bertelanjang dada dan melumuri tubuhnya dengan lumpur. Kamu bisa berfoto dengan mereka di sekolah tersebut agar seolah-olah berada di SD Laskar Pelangi yang lengkap dengan muridnya.

4. Fenomena gurun pasir ala Timur Tengah di Gurun Pasir Pelawan Namang

Gurun Pasir Pelawan Namang Bangka Belitung

(foto: instagram/dinnirch)

Selain Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung juga punya gurun dengan pesona timur tengah. Terletak di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah ini, menyuguhkan panorama hamparan pasir yang membentang dan beberapa membentuk gundukan-gundukan.

Untuk menambah keseruan berwisata di sini, kawasan wisata Gurun pelawan juga memiliki beberapa pilihan spot foto unik yang berupa papan diisikan pesan-pesan bijak bagi para pengunjung, menggunakan bahasa Bangka.

Masih di kawasan sama, di sini juga terdapat danau-danau kecil dengan air berwarna biru yang nampak menawan. Gunung Pelawan Namang, bukanlah padang pasir bentukan alam asli, seperti yang ada di timur tengah. Melainkan, bekas penggalian tambang inkovensional yang sudah ditinggalkan.

Lokasi tambang yang meninggalkan banyak pasir hingga bertumpukkan ini, kemudian bercampur dengan tanah liat. Yang pada akhirnya memunculkan warna pasir yang coklat kemerah-merahan, membuatnya semakin terlihat eksotis.

Karena suguhan kawan berwisata yang istimewa, Gunung Pelawan Nawan sangat sering dijadikan latar foto instaworthy sangat mengagumkan.

Nah, jika kamu ingin membuat hasil foto ala timur tengahmu semakin terlihat artistik, jangan lupa siapkan kaca mata hitam dan topi ya! Untuk dapat mencapai kawasan wisata ini, kamu harus sedikit bersabar menghabiskan waktu 50 menit dari Bandara.

5. Menggali kekayaan alam Bangka di Bangka Botanical Garden

Bangka Botanical Garden

(foto: instagram/gita.apr)

Bertempat di wilayah Ketapang, Kecamatan Air Itam Pangkal Pinang, Bangka Botanical Garden atau yang biasa di singkat BBG, memiliki luas lahan yang mencapai 300 hektare. Sebelumnya, wilayah ini belum kaya ekosistem seperti saat ini, namun tanah-tanah terus diolah dengan baik sehingga kaya akan tumbuhan.

Jika biasanya tanah Bangka lebih banyak dieksploitasi untuk mencari timah, di BBG lahannya berubaha menjadi lahan argowisata yang sejak tahun 2007 lahannya terus larikan.

Bertandang ke BBG, kamu akan menemukan perkebunan, perikanan, hingga peternakan. Selain itu di wilayah ini juga, nampak cantic dikelilingi oleh tanaman perdu, yang menyerupai pagar dengan tinggi kurang dari 6 meter. Keeelokka lainnya juga dapat kamu saksikan dari pepohonan pinus yang menjulang tinggi, menambaha keasrian tempat ini.

Berbagai program demi semakin baiknya kondisi lingkunga khususnya di sini dilakuka, seperti pelaksanaan program zero waste, hingga penyediaan Green House untuk mendapatkan bibit dan tunas yang terpelihara dengan baik.

Kawasan peternakan BBG juga terlihat menyenangkan, dengan rumah-rumah kayu yang berisi 400 ekor sapi. Kamu, bisa coba ikut memeras sapi lalu menikmati susu sapi murni yang lezat dari sini.

Beberapa kegiatan wisat juga dapat kamu jajal di sini, seperti berkuda yang dapat ditemani dengan ahlinya bagi kamu yang pemula atau memancing ikan bandeng dan nila dari  pondok memancing tang tersedia.

Berkunjung ke sini tak hanya indah, tetapi kamu juga dapat menikmati berbagai penganan segar seperti ikan dan susu yang kamu peroleh dari jerih payah kamu sendiri tersebut.

Baca juga: Jelajah 10 Objek Wisata Parepare, Kota Tepian Pantai yang Memukau

6. Menengok sisa kejayaan kerajaan yang pernah berkuasa di Beling di Museum Badau

Museum Badau Bangka Belitung

(foto: instagram/rockstartiket)

Jika kamu ingin menggali sejarah yang ada di Kepulauan Bangka Belitung, maka kunjungilah museum yang menyajikan berbagai benda sejarah yang berasal dari Kerajaan Badau, kerajaan yang pernah berkuasa di Provinsi ini, melalui Musem Badau. Berbagai koleksi berharag di kerajaan ini dapat kamu temukan.

Salah satunya adalah sepasang tombak  besar yang merupaka buatan dari raja pertama Badau yang bernama Daloeng Muyang Gresik atau lebih dikenal sebagai Sunan Gresik. Konon, kedua pasang tombak bernama Berlek 13 tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan dan tak dapat dipisahkan.

Aneka pedang jenis lainnya juga dikoleksi di museum ini seperti keris, pedang, yang diceritakan dahulunya digunakan untuk melawan Belanda. Selain itu, adapula benda-benda rumah tangga seperti baki, periok dalang, dan kendi.

Semua benda-benda tersebut disusun rapi di lemari yang berada di dalam ruangan museum ini. Saat pertama kali kamu menjejakki kaki di halaman museum ini, kamu akan disambut dengan patung  Badau yang sedang memegang tombak.

Keberadaan patung di halaman museum yang berada di Jl. Abdul Rahman No 1 Badau ini, menyimbolkan kejayaan yang pernah dicapai kerajaan yang dahulunya dapat menguasai beberapa daerah di sekitar Belitung, seperti Bentalan, Bangkek, dan Ibul. Saat ini, museum dijaga dan dikelola langsung oleh cucu raja ke-10 dari Kerajaan Badau yang bernama Ki Johar Juki.

7. Menjelajahi uniknya Air Terjun Jaya Muntok

Air Terjun Pait Jaya Muntok Bangka Belitung

(foto: instagram/siat_young)

Air Terjun Jaya Muntok, memiliki daya tarik dari keunikan bebatuannnya. Meskipun sempat terbengkalai, Air Terjun Jaya Muntok akhirnya kembali bersolekan membuatnya kembali menarik banyak minat wisatawan.

Rindangnya pepohonan yang menyelimuti area ini serta suara gemericik air terjunnya yang tidak terlalu tinggi diiringi kicauan burung sesekali, menciptakan lagu alam yang membuat liburanmu ke sini akan semakin melenakan. Airnya yang jernih membuat siapapun ingin cepat-cepat menceburkan diri ke dalamnya sesampainya di sini.

Sempat ternodai karena lokasi sekitarnya yang lagi-lagi  dijadikan tempat penamabangan, membuatnya sedikit dilupakan. Namun, berkat campur tangan dinas pariwisata, Air Terjun Jaya Muntok mulai kembali ke pesona awalnya.

Menjelajahi air terjun ini, sudah pasti merasakan bermain airnya yang segar menjadi tujuan utama. Selain itu, keistimewaan bentuk bebatuannya pun membuatmu juga dapat mengabadikan banyak gambar dengan latar artistik tersebut.

Seiring dengan proses pemugaran di Air Terjun Jaya Muntok yang terus berlanjut, kamu harus bersiap-siap dengan fasilitas yang tersedia belum begitu lengkap. Air Terjun Jaya Muntok dapat kamu kunjungi di Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

Selama perjalanan ke sini kamu sesekali akan dihibur dengan area persawahan dan perkebunan yang membentang elok di dekat air terjun yang kabarnya sudah beberapa puluh tahun yang lalu ini.

8. Menikmati wisata sastra dari kisah Laskar Pelangi di Museum Kata Andrea Hirata

Museum Kata Andrea Hirata

(foto: instagram/kadekarini)

Selain SD Laskar Pelangi, wisata lainnya yang menawarkan kamu mengingat karya monumental dari penulis Andrea Hirata, adalah keberadaan Museum Kata Andrea Hirata. Serunya, di sini kamu akan disajikan dengan lembar demi lembar halaman dari novel Laskar Pelangi yang memiliki kata-kata sastra nan ajaib yang menyenangkan.

Kamu bisa menemukan museum unik ini, di Jl. Raya Laskar Pelangi No.7. Gantong, Belitung Timur. Museum ini akan sangat cocok disambangi, untuk kamu yang merupakan seorang penikmat sastra.

Karena, selain menjadi spot foto menarik, Museum Kata juga menyuguhkan sebuah sensasi museum sastra yang memanjakan dan saratkan akan seni.

Begitu menjejakki kaki ke dalam museum ini kamu akan dibuat takjub dengan sensasi seakan memasuki dunia kisah laskar pelangi dalam novel tersebut. Beberapa foto juga nampak bercerita mengenai untaian kisah yang berlatar belakang tentang perjuangan anak-anak SD Muhammadiyah Gantong dalam memcapai mimpi-mimpinya.

Di ruangan lainnya, kamu juga akan menemukan foto sang penulis yang menyematkan kalimat inspiratifnya yang bertuliskan “Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu”.

Semakin dalam memasuki museum, kamu juga akan menemukan sebuah ruangan artistik yang terdapat buku-buku dibiarkan berserakan di atas meja. Kamu juga bisa melihat foto-foto dari adegan film Laskar Pelangi. Juga, cover-cover dari buku Laskar Pelangi yang diterbitkan ke dalam berbagai bahasa dunia.

Tak hanya itu, kamu juga kemudian akan diajak berkenalan lebih dekat dengan tokoh-tokoh dalam karya Laskar Pelangi melalui setiap ruangan yang diberi nama sesuai nama tokoh.

Seperti pada Ruangan Ikal, kamu akan menyapa sosoknya melalui berbagai pengambaran akan dirinya. Berikut seterusnya, ruangan terbagi menjadi Ruangan Lintang, Ruangan Sahara dan ruangan dari tujuh tokoh lainnya.

9. Menggali kisah legenda di bukit nan romantis, Bukit Pangkuan

Bukit Pangkuan Bangka Belitung

(foto: instagram/verdiansyah315)

Bukit Pangkuan berada di Desa Mentawak, Kecamatan Kelapa Sampit, Kabupaten Belitung Timur. Hanya menempuh jarak 40 km dari Ibuta Bangk Belitung atau sekitar 50 menit, kamu sudah dapat menikmati panorama indah di area perbukitan ini, sekaligus panorama memikat dari Belitung Timur di atas ketinggian yang buatmu terkesima.

Hijaunya rerumputan nampak menyelimuti bukit, sementara itu beberapa pohon cemara dapat kamu temui dan menjadi pemanis tersendiri di hamparan rumput luas.

Dibalik nama Bukit Pangkuan ada sebuah kisah legenda di dalamnya. Yaitu mengenai sepasang kekasih yang tak mendapatkan restu orang tua, lalu berlari kabur ke perbukitan ini hingga sang perempuan meninggal di pangkuan kekasihnya.

Berkunjung ke bukit pangkuan kamu akan disuguhkan dengan kondisi perbukitan yang sudah ditata dengan baik menjadi sebuah taman wisata yang asri. Beberapa gazebo dibangun di kawasan ini, jika kamu ingin bersantai atau sekadar berbaring di dalamnya sambil menikmati udara sejuk yang menyegarkan.

Memandang luas kea rah pemandangan alam dari atas bukit, di sebelah timurnya kamu akan disajikan pemandangan rangakaian gunung dan Danau Parit. Sementara di sebelah barat, pesona Gunung Tajam terlihat tak terbantahkan dengan pepohonan rindang yang menyelimutinya.

Beberapa fasilitas bermain juga dapat kamu jajal di sini, mulai dari ATV, flying fox, trampolin, tali tinggi, hingga ayunan raksasa. Wahana yang tak kalah menantang lainnya adalah  hairgrope dengan 12 lintasan dengan ketinggian 15 km.

10. Mempelajari sejarah timah di Bangka Belitung hingga sejarah dunia di Museum Timah

Museum Timah Indonesia Bangka Belitung

(foto: instagram/idayanti_palgunadi)

Selanjutnya kamu juga bisa coba wisata edukasi yang ada di Kepualauan Bangka Belitung. Pulai penghasil Timah ini, menawarkan wisata edukasi berupa Museum Timah, yang tepatnya berada di Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Namun, tak hanya mempelajari sejarah timah di Bangka Belitung saja, di museum yang memiliki dua lantai ini, kamu juga dapat mempelajari berbagai sejarah seperti mengenai pengasingan Soekarno dan Hatta di provinsi ini pada masa lampau, lalu sejarah dari Kota Muntok itu sendiri, hingga sejarah mengenai perang dunia juga tersimpan di sini.

Pada lantai satu museum, terdapat 9 galeri. Dimana di galeri pertama dan kedua berisi lintas sejarah dan sosial buday dari Kota Muntok. Sejarah Kota Muntok yang dapat kamu pelajari di sini,mulai dari masa kerajaan hingga masa kolonial Belanda, lalu menjadi bagian dari Indonesia.

Ruang berikutnya berisi galeri geologi dan eksplorasi. Disinilah, terdapat peta persebaran penambangan timah di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Di galeri selanjutnya, kamu akan dieprtontonkan melalui televisi mengenai video proses penambangan serta ada juga miniature kapal yang digunakan untuk penambangan di laut.

Selain ruangan-ruangan yang sudah disebutkan di atas, masih ada ruangan Bung Karno, Bung Hatta, hingga tokoh-tokoh lainnya yang diasingkan di Bangka. Ruangan menarik lainnya, yang adapat kamu lihat adalah ruangan bernama Vivial Bullwinkel.

Di dalam ruang ini dikisahkan cerita seorang suster yang berhasil selamat dari tragedy pembataian peang dunia II. Wah, sangat kaya akan ilmu pengetahun sekali ya, museum ini?

Demikian destinasi wisata pilihan di Bangka Belitung yang selalu terasa istimewa untuk dikunjungi, ajak keluarga dan orang-orang tersayang di sekitarmu, untuk berlibur ke Bangka Belitung meninggalkan kisah terindah di negeri Laskar Pelangi.