travel

10 Destinasi Wisata Gorontalo yang Menyimpan Keunikan Bahari Hingga Budaya

By  | 

Nampaknya, pesona Pulau Sulawesi tidak akan pernah ada habisnya untuk kita bahas. Seperti kita tahu, Sulawesi terkenal akan keindahan segudang pantainya yang memukau.

Salah satunya, Gorontalo. Kendati provinsi ini baru berusia 19 tahun, namun Gorontalo ternyata menyimpan sejuta pesona wisata sayang untuk dilewatkan.

Di provinsi yang namanya sama dengan ibukotanya ini, terdapat ragam wisata bahari yang bisa memanjakan mata dan pikiranmu.

Namun, berbicara Gorontalo juga tak melulu soal wisata pantainya yang sudah cukup banyak dikenal seperti Pulau Cinta.

Keunikan serta kecantikan budaya, di Gorontallo juga mengundang potensi wisata yang luar biasa. Terdapat berbagai kisah dari peristiwa sejarah di Gorontalo, yang juga menarik untuk kamu gali.

Lantas, apa saja 10 tujuan wisata yang dapat kita temui di Gorontalo? Berikut daftarnya.

Baca juga: Jelajah 10 Objek Wisata Parepare, Kota Tepian Pantai yang Memukau

1. Suburnya pesona alam hijau di perbukitan pulau tak berpenghuni, Pulau Diyonumo

Pulau Diyonumo Gorontalo

(foto: instagram: satyawinnie)

Di Kabupaten Gorontalo Utara, terdapat sebuah pulau kecil nan cantik yang masih jarang terjamah oleh wisatawan. Pulau yang lokasi persisnya berada di Desa Deme, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo ini bernama Pulau Diyonumo. Pulai ini menyimpan keindahan alam hijau yang asri.

Sekaligus perbukitan yang diselimuti rumput hijau yang segar dipandang mata. Di atas perbukitannya, kamu bisa melihat pepohonan hijau berjejer dekat bibir pantainya, nampak mungil namun juga rupawan.

Sementara perpaduan laut biru sebagai latarnya, membuktikan betapa menakjubkannya pesona lukisan Tuhan ini.

Namun, Pulau Diyonumo merupakan pulau yang tak berpenghuni. Sehingga, jika kamu bertandang ke sini, kamu harus siap dengan kondisi alamnya yang dapat dibilang masih “liar”.

Opsi aktivitas paling menarik yang dapat kamu coba di sini adalah berkemah. Selagi berkemah, kamu bisa memancing ikan lalu langsung membakar dan melahapnya dengan nikmat. Panorama sunset di Pulau Diyonumo ini, juga menjadi incaran para pelancong yang juga tak boleh kamu lewatkan.

Kamu juga bisa, menikmati indahnya lautan di pulau ini yang masih biru alami. Tapi, jangan lupa kamu harus membawa peralatan untuk olahraga air seperti snorkeling maupun diving sendiri ya.

Meskipun pulau ini tak berpenghuni, sesekali kamu akan melihat nelayan singgah ke pulau ini, untuk menjajakan beberapa jenis makanan laut, mulai dari ikan, cumi-cumi, hingga kepiting.

Berwisata ke pulau ini, kamu seakan mendapatkan dua paket wisata ke dua jenis tempat sekaligus, yakni pantai di dataran rendahnya, hingga perbukitan ilalang di dataran tingginya.

2. Berkunjung ke desa kaya budaya dan sejarah Gorontalo, Desa Wisata Religi Bongo

Desa Wisata Religi Bongo Gorontalo

(foto: instagram/diahfhrz)

Untuk kamu yang ingin mengenal lebih banyak sejarah Gorontalo, terutama mengenai kepercayaan yang dianut di provinsi ini, kamu bisa mengunjungi Desa Wisata Religi Bongo. Desa wisata yang juga dikenal dengan nama Taman Wisata Religi Bubohu ini, berlokasin di Desa Bongo, Kecamatan Batuda Pantai.

Berbagai pengetahuan kebuayaan Gorontalo, juga dapat kamu gali di sini. Mulai dari melihat deretan pondok khas Gorontalo yang bernama “wombohe” hingga mengunjungi museum fosil kayu yang usianya ditaksir sudah mencapai jutaan tahun.

Tak lupa, wilayah ini juga dikelillingi lanskap alam menakjubkan, dimana desa ini diapit oleh dua bentang alam, yang pertama adalah Gunung Tidur, sementara di sisi lainnya adalah Teluk Tomini, dengan warna birunya yang menggoda.

Di desa wisata ini kamu juga bisa menikmati perkemahan atau mencoba menjajal berbagai wahana outbond pilihannya. Kamu juga akan dimanjakan dengan hamparan perkebunan milik masyarakat setempat, yang di dominasi dengan mata pencaharian sebagai petani.

Kamu, juga bisa coba ikut berkebun bersama para petani ini. Keunikan lainnya yang dapat kamu temui di desa ini, ketika kamu berkunjung pada Hari Perayaann Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dimana, kamu akan melihat tradisi unik masyarakat di desa, yang masih menjalankan sebuah tradisi tua yang dikenal dengan Upacara Walima.

Selain itu, kamu juga bisa melihat sejarah religi di desa ini, berupa keberadaan masjid di atas bukit bernama Masjid Walima Emas. Masjid dua lantai ini nampak tua, dengan arsitektur nuansa bebatuan alam yang masih terlihat kokoh. Dimana, pada lantai kedua masjid langsung dipayungi oleh langit.

Ketinggian masjid yang berada pada 250 kaki di permukaan laut, memberikan kamu kesempatan untuk dapat melihat panorama alam menakjubkan berupa bentangan samudra luas serta perbukitan tempat bermukim penduduk, yang dihiasi beberapa perahu nelayan di bawahnya. Memberi kesan alam pedesaan nan elok yang tak terlupakan.

3. Menikmati kecantikan Air Terjun Hiyaliyo Da’a yang tersembunyi

Air Terjun Hiyaliyo Da'a

(foto: instagram/pirmanuno)

Berkunjung ke Gorontalo, kamu juga tidak boleh melewatkan pesona megahnya Air Terjun Hiyaliyo Da’a. Air terjun ini, menawarkan indahnya perpaduan warna alam dari bebatuan hitam terjadi yang melatarbelakangi aliran air terjun, pepohon hijau rindang yang mengitarinya, serta batu berwarna putih di kedua sisi air terjun.

Air Terjun Hiyalioyo Da’a terletak di Kabupaten Gorontalo Utara. Sementara kemegahan air terjun dapat kamu buktikan sendiri, dengan melihat tebing tempat mengalirnya air terjun yang berada pada ketinggian 30 meter.

Air terjun Hiyaliyo ini layaknya surga tersembnyi yang ada di Gorontalo. Karena, untuk dapat mengakses kamu perlu sedikit usaha yang lebih ekstra. Seperti melewati hutan yang menantang. Namun, dengan begitu kealamian air terjun ini, masih sangat terjaga.

Area hutan di yang digunakan untuk mengakses objek wisata air terjun ini sendiri, masuk ke dalam zona hutan lindunhg. Untuk memasukinya, lebih baik kamu menyewa pemandu yang akan bisa mengantarkanmu melewati kondisi jalan di hutan yang terjal serta ditutupi oleh pepohon rimba yang amat lebat.

Kondisi kawan air terjun yang masih jarang dijamah oleh wisatawan, membuat kamu akan menemukan ketenangan alam yang mampu menyejukan hati atau pikiran, ketika berkunjung ke sini.

Sesekali percikan airnya yang mengair deras, akan membuat kamu merasakan sensasi segarnya air terjun, yang belum ada pernyataan terkait keamaan berenang di sini.

Namun, sekadar bersantai dengan menyelupkan kedua kaki ke dalam kolam di bawah air terjunm dapat menjadi pilihan aktivitas wisata menyenangkan di kawasan air terjun ini.

4. Menikmati senja di langit Danau Limboto

Danau Limboto Gorontalo

(foto: instagram/_bayuhanafi)

Danau Limboto, tak hanya menawarkan pesona panorama kenampakan danaunya saja. Danau ini juga menyimpan sejarah sebagai saksi bisu tempt mendaratanya Presiden RI pertama yakni Soekarno, dalam mendaratkan pesawat amfibinya. Danau ini memiliki luas kurang lebih 3000 hektar.

Beberapa tanaman air yang berada di sini, akan menyambutmu dengan kecantikannya. Seperti Eceng gondok, Bunga teratai, serta gelagah yang menjadikannya Danau Limboto seperti danau raksasa yang begiti rupawan.

Bunga-bunga di danau ini, akan semakin banyak kamu jumpai ketika musim bunga tiba, dinama beraganm jenis tanaman air di sini tak hanya akan berbunga dengan indahnya, tetapi juga menyebarkan harum semerbak yang menenangkan.

Beberapa keistimewaan yang dimiliki Danau Limboto antara lain, terhubung dengan laut, terdapat panas bumi (geothermal), menjadi muara bagi 23 sungai hingga menjadi habitat bagi ikan hingga burung yang bermigrasi. Sayangnya, kondisi danau ini kini sedikit memprihatinkan.

Terdapatnya sedimen di danau yang tiap hari kian menumpuk, menyebabkan air danau yang semakin menurut serta badan danau yang menyempit. Itulah mengapa, luas danau yag tadinya 7000 hektar, menyisakan 3000 hektar saja.

Namun, meskipun danau ini debit airnya berkurang, namun keindahannya tetap belum pudar. Menariknya, danau ini bahkan memberikan berkah bagi beberapa spesies ikan, berupa habitat hidup yang sesuai hingga memberikan makanan sehat bagi burung-burung migran, dari hasil substrat yang kaya akan unsur hara.

Kamu juga bisa menemukan sumber air panas dengan kestabilan 75 derajat, dan menjadi wisata favorit tersendiri.

5. Uniknya hamparan pasir menjulur ke tengah laut, di Pulau Bogisa

Pulau Bogisa Gorontalo

(foto: instagram/yanuarrainsyah)

Wisata yang tak boleh kamu lewatkan di Gorontalo selanjutnya tentunya menikmati pantai pasir putihnya hingga matahari terbenam di antara birunya laut yang terbelah oleh hamparan bayang-bayang pegunungan yang memukau.

Gorontalo, juga punya banyak gugusan-gugusan pulau yang mampu mengobati kerinduanmu akan wisata pantai yang mampu memberikan ketenangan hati dan pikiran. Salah satunya, adalah bentuk bibir pantai dari Pulau Bogisa, atau yang dalam bahasa Gorontalo disebut Lito Bogisa.

Hamparan pasir putih di pulau ini memanjang ke tengah lautan, dipadukan dengan air laut sebiru Kristal yang sesekali ombaknya menyapu pasir tersebut, meninggalkan jejak pasir basah yang eksotis. Sementara itu, jajaran karang menjadi pemanis dari tampilan memikat Pulau Bogisa.

Di tengah pulau, pepohonan masih rindang serta sangat hijau, menyelimuti hampir seluruh pulau. Sesampainya di sini, kamu pun tak hanya disambuat akan pesona keindahan pulaunya, tetapi juga udara sejuk yang menyegarkan. Nah, untuk dapat mencapai pulau ini, kamu memerlukan waktu 45 menit dengan ditempuh menggunakan kapal.

Pasir lembut menjulur ke tengah laut yang menjadi ikon dari keberadaan Pulau Bogisa ini sendiri, memanjang ke tengah laut sepanjang 450 meter dengan kelebaran sekitar 100 meter. Tak jauh dari Pulau Bogisa, juga terdapat Pulau Soronde.

Jika di Pulau Bogisa cocok buat kamu yang ingin sekadar berleha-leha di pinggiran pantai dengan pemandangan unik nan elok yang memanjakan, maka Pulu Soronde ini menjadi surga snorkeling tersendiri bagi Gorontalo. Sehingga, cocok untuk kamu yang ingin menjelajahi wisata bawah laut Gorontalo.

Baca juga: 10 Objek Wisata Pilihan di Riau, Dijamin Buatmu Betah

6 . Mengagumi lanskap Gorontalo dari Bukit Layang Gorontalo

Bukit Layang Gorontalo

(foto: instagram/udhin_asuna14)

Bukit Layang Gorontalo, terletak di Kelurahan Siendeng, Kecamatan Hulonthalangi. Melalui objek wisata ini, kamu akan disajikan kenampakan bentang alam Gorotalo dari atas ketinggian kurang lebih 700 mdpl.

Ditambah lagi, kamu akan mendapatkan sensasi seperti menggapai langit biru dengan awan berserakan yang menakjubkan. Namun, untuk dapat mencapai area perbukitan ini, kamu harus ektrstra lebih sabar dalam melewati perjalanannya yang terbilang cukup menantang.

Pengunjung yang biasanya bertandang ke sini, datang untuk berburu panorama matahari terbitnya. Untuk itu, biasanya para pelancong sengaja membawa tenda untuk mendirikan perkemahan di sini. salama perjalanan  ke Bukit Layang ini, kamu akan ditemani dengan alam hijau yang berada di sisi kanan maupun kirimu.

Sesampainya di puncak bukit, hamparan alam Gorontalo telah menanti. Kamu, juga bisa coba berfotodi spot andalan bukit ini, yakni duduk di atas batang pohon yang tinggal setengah dan menyisakan ranting yang menyerupai jari tangan. Sehingga, kamu akan terlihat seperti melayang di atas langit Gorontalo.

7. Melihat kampung masyarakat Suku Bajo di Desa Torosiaje

Desa Wisata Torosiaje Gorontalo

(foto: instagram/beatroxx)

Desa Torisiaje di Gorontalo, merupakan sebuah desa yang didiami oleh sebuah suku yang konon merupakan suku laut. Desa ini berada tepat di atas laut. Mulai dari permumikan warganya, hingga fasilitas-fasilitas umum di desanya, mata pencaharian warganya pun kebanyakan adalah seorang nelayan.

Desa Torosiaje ini, dikenal juga dengan sebutan Kampung Bajo. Yang mana tepatnya berada di atas laut dari Teluk Tomini. Jarak desa ini dengan daratan sekitar 600 meter. Desa ditinggali oleh kurang lebih 389 keluarga.

Semua bangunan hingga akses jalan yang menghubungkan tempat-tempat antar desa ini, terbuat dari kayu. Terdapat sebuat koridor berbentuk ‘U’ yang memiliki panjang sekitar 2,2 kilometer.

Uniknya lagi, meskipun berada di atas permukaan laut, fasilitas umum yang ada di desa ini kelengkapannya sudah hampir layaknya di pedesaan pada umumnya. Kamu dapat menemui taman kanak-kanak,  sekolah dasar, sekolah menengah pertama, beberapa masjid, hingga lapangan bulu tangkis.

Kamu bisa berwisata ke sini dan mengamati keunikan aktivitas warga desa ini, dengan menginap di beberapa tempat penginapan yang disediakan.

Meskipun bisa bermalam di sini, dengan fasilitas yang cukup nyaman. Kamu, harus tetap siap akan pasokan listrik yang dimiliki desa ini. Karena listrik sering padam, warga setempat lebih banyak memanfaatkan genset. Begitupula pasokana airnya, masyarakat biasanya membgambil sumber dari daratan.

Walupun disebut Kampung Bajo, namun desa ini juga ditempati oleh beberapa suku lainnya yang hidup berdampingan dengan rukun. Seperti ssuku Gorontalo, Bugis, Buton, Minahasa, Madura, Jawa, dan Mandar.

8. Menikmati wisata bahari unik, di Wisata Bahari Hiu Paus Botubarani

Wisata Hiu Paus Gorontalo

(foto: instagram/tokopediatravel)

Gorontalo juga punya pengalaman berwisata bahari dengan sensasi unik, loh! Yaitu, Wisata Hiu Paus yang terletak di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.

Perairan di kawasan ini, ternyata seringkali mendapatkan kunjungan dari sekawan ikan hiu paus yang bahkan seringkali datang dalam jumlah yang cukup banyak.

Hiu Paus atau yang istilahnya juga disebut Geger Lintang (Rhyncodon typus) ini bahkan diperkirakan sudah menampakan diri di perairan Inengo ini, hingga mencapai puluhan ekor.

Tak hanya ditawarkan dengan sensasi berkenalan lebih dekat dengan hiu paus tersebut. Sebelum kamu mencapai kawasan perairan yang banyak di datangi hiu pausnya, kamu juga akan dipertontonkan dengan alam laut yang mempesona.

Yakni perpaduan antara laut dan perbukitan yang memukau. Selain itu, kamu juga akan melihat sebuah tempat pengolahan ikan yang menjadikannya di sini banyak ditemukan sisa-sisa makanan ikan ke laut.

Kondisi inilah, yang diperkirakan menyebabkan Hiu Paus ini banyak berdatangan. Biasanya, kawanan mereka ini muncul di kedalaman laut 20 meter.

Ketika wisatawan berkunjung ke sini, paling sering Hiu Paus yang muncul berjumlah hingga 14 ekor. Meskipun wisata ini masih dikelola warga setempat, namun warga yang mengelola pun sudah diberikan pembinaan oleh pemerintah agar mampu melayani wisatawan dengan baik.

Jika ingin lebih dekat dengan Hiu Paus ini, kamu bisa menggunakan sebuah perahu kayuh yang memuat tiga orang. Hiu Paus makan dengan menghisap plankton dan jasad renik lainnya, namun kamu juga tetap perlu berhati-hati agar tidak beraktivitas yang menyebabkan gangguan pada hiu paus ini.

9. Uniknya objek wisata benteng megah ala peninggalan Eropa, Benteng Ulantha

Benteng Ulantha Gorontalo

(foto: instagram/mhammdrain_)

Kamu pasti pernah mneyaksikan film Narnia. Pada sekuel keduanya, kamu akan melihat sisa-sisa bangunan Istana Narnia yang bergaya ala Eropa. Ternyata, Gorontalo juga punya destinasi wisata ala bangunan Eropa yang membuatmu serasa sedang berlibur ke luar negeri.

Bangunan tersebut yakni sebuah benteng bernama Benteng Ulantha. Benteng ini berlokasi di Desa Ulantha, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. Tak hanya wisatawan dalam negeri, objek wisata dengan bangunan artistik satu ini, juga ramai dikunjungi wisatawan mancanegara, terutama ketika akhir pekan.

Benteng dengan bentuk arsitektur unik ini, sengaja dibangun sebagai objek wisata, oleh Pemerintahan Kabupaten Bone Bolango, pada tahun 2017. Tujuan didirikannya selain sebagai objek wisata, tak lain untuk mengingatkan masyarakat akan perjuangan para pahlawan yang berjasa di Gorontalo.

Meskipun benteng ini bukanlah bangunan yang berasal dari sejarah masa lalu, namun benteng ini mampu menghipnotis pengunjung yang seakan melihat wujud benteng dari masa-masa penjajahan.

Meskipun begitu, lokasi pembangunan Benteng Ulantha yang berada di atas Gunung Pombulo ini, dianggap bersejarah. Dikatakan bahwa dahulu, Gunung Pombulo ini adalah lokasi yang digunakan para pejuang kemerdekaan untuk mengawasi kedatangan mobil-mobil milik Belanda.

Benteng Ulantha berdiri dengan megahnya di area pegunungan,  menyuguhkan lanskap alam yang menakjubkan. Salah satunya,  objek ketinggian yang seringkali jadi incaran para pelancong yang datang ke sini, yaitu dua menara yang mengapit salah satu bangunan benteng.

Rooftop menara ini, juga menjadi tempat favorit pengunjung untuk menyaksikan langsung keanggunan semburat oranye dari matahari terbenam dibalik Gunung Pombulo yang nampak gagah.

10. Menikmati pemandian dengan nuansa alam di  Taman Wisata Lombongo

Taman Wisata Lombongo Gorontalo

(foto: instagram/adhywinata)

Menikmati pemandian alam, memang seringkali menjadi destinasi wisata yang menyenangkan untuk dijejali. Lalu, apa jadinya jika pemandian bernuansa alam tak hanya menyuguhkan air dingin saja, tetapi juga air panas dalam satu tempat yang sama.

Kamu dapat berkunjung ke Taman Wisata Lombongo yang berada di kaki Guning Tilong Kabila, Gorontalo. Kawasan wisata ini bisa dibilang cukup lengkap.

Di sini kamu dapat menikmati keindahan alam berupa anekaragam biodiversitas, berendam atau berenang di pemandian air panas dan dingin, menikmati air terjun alami, menjajal wahana sepeda terbang, hingga mengunjungi hutan taman nasionalnya.

Kolam-kolam yang ada di sini merupakan kolam alam. Seperti halnya pemandian air panasnya, yang bersumber dari beberapa mata air di pegunungan ini, yang banyak menyediakan air panas dari perut bumi. Keistimewaanya pun bertambah, karena kamu akan ditemani oleh aliran air di samping kolam renang, yang berasal dari sungai.

Aliran air di sungai ini terus mengalir sepanjang tahunnya. Takhanya itu, tampilan air terjunnya pun, tak kalah memikat. Aliran air sungai yang berkelok-kelok di antar bebatuannya, memberikan pesona tak terbantahkan.

Sementara itu beberapa satwa liar sesekali masih dapat kamu jumpai di sini. Selain keanekaragaman hayati yang juga sangat kaya. Beragam jenis burung juga yang kicauannya menambah merdunya suara alam dipadukan dengan suara gemericik air, banyak berhabitat di sini.

Di objek wisata ini juga beberapa kali diadakan pertunjukan pergelaran seni. Yang dapat menambah keseruan suasana menyenangkan kamu selagi bermain air di kawasan wisata ini.

Itulah sedikit cerita dari Provinsi Gorontalo, yang sebelum mengalami pemekaran, termasuk ke dalam wilayah Sulawesi Utara ini. Bagaimana, apakah deretan destinasi wisata di atas sudah mampu menggugah hasrat berpetualang kamu?

Deretan wisata di atas, membuktikan bahwa Gorontalo layak dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata pilihan kamu, kala berlibur.

Yuk, kemasi barang dan berangkat ke Provinsi Gorontalo! Dan dapatkan aneka pengalam liburan yang tak terlupakan!