series

Sinopsis Night Stalker: The Hunt for a Serial Killer, Pembunuhan Berantai pada 1985

By  | 

Tahun 1985 menjadi tahun menakutkan bagi masyarakat yang tinggal di Los Angeles. Di balik hiruk-pikuk dan gemerlapnya kota, terjadi sebuah pembunuhan berantai yang kejam.

Peristiwa menakutkan ini direkam dalam sebuah serial dokumenter garapan sutradara Tiller Russell, Night Stalker: The Hunt for a Serial Killer.

Baca juga: Sinopsis Pretend It’s a City, Karya Dokumenter Tentang Fran Lebowitz

Karya yang juga melibatkan Russell, Tim Walsh, Eli Holzman, dan Aaron Saidman sebagai produser eksekutif ini menceritakan kisah kriminal yang nyata.

Kisah ini berawal pada suatu musim panas pada 1985. Bersamaan dengan itu, terjadi serangkaian pembunuhan dan penyerangan seksual di Los Angeles.

Sinopsis Night Stalker: The Hunt for a Serial Killer, Pembunuhan Berantai yang Kejam pada 1985

(foto: netflix)

Usia korbannya beragam, mulai dari rentang  anak-anak sampai lansia. Begitu pula latar belakang mereka yang berasal dari lingkungan, ras, serta tingkat ekonomi beragam.

Sayangnya, otak pembunuh belum bisa ditemukan. Sampai akhirnya muncul detektif muda dari Departemen Sheriff Los Angeles County Gil Carrillo.

Baca juga: Sinopsis She Would Never Know, Cerita Cinta di Sebuah Perusaahan Kosmetik

Bersama penyidik Frank Salerno, mereka bekerja untuk memecahkan kasus yang meneror dan mencengkam. Gerak-gerik mereka pun tidak lepas dari sorotan publik.

Night Stalker: The Hunt for a Serial Killer menampilkan wawancara, rekaman arsip, foto asli, dan sebagainya. Serial ini membawa penonton dalam suasana yang mencengkam dan penuh teror.

Night Stalker: The Hunt for a Serial Killer sudah bisa kamu tonton mulai 13 Januari 2021 di Netflix.