inspirasi

Penjara Sark, Penjara Terkecil di Dunia yang Hanya Punya 2 Sel

Penulis:   | 

Di dunia ini ada banyak hal yang unik karena ukurannya yang kecil, misalnya tumbuhan terkecil, negara terkecil, buku terkecil, pulau terkecil, dan masih banyak lagi. Kali ini kita akan membahas soal penjara terkecil yang bernama Penjara Sark.

Penjara Sark atau Sark Prison ada di Pulau Sark, luasnya hanya 5,4 km2 di Kepulauan Channel yang termasuk wilayah Inggris Raya.

Diklaim sebagai bangunan penjara paling terkecil di dunia, penjara ini hanya memiliki 2 sel saja. Masing-masing berukuran 4,5 dan 3,5 m2.

Dari luar memang penjara ini terlihat sangat tertutup. Di dalamnya konon sangat pengap karena tidak ada jendelanya.

Uniknya, di pulau ini juga tidak ada mobil. Warga setempat menggunakan sepeda, gerobak, atau traktor untuk transportasi sehari-hari.

Baca juga: Fabian Gottlieb, Penjelajah Pertama Asal Rusia yang Berhasil Menjelajahi Kutub Selatan

Bentuknya mirip dengan bunker saat Perang Dunia II

Hanya Memiliki Dua Sel, Sark Prison Menjadi Penjara Terkecil di Dunia

(foto: pelicanparts)

Pantas saja kalau penjara ini disebut sebagai penjara terkecil di dunia. Di antara dua sel yang tak berjendela dipisah oleh koridor yang lebarnya kurang dari 1 m.

Karena populasi penduduk Sark tidak sampai 500 orang, kepolisian setempat tidak menyediakan penjara yang terlalu besar.

Meski jarang ditinggali narapidana, penjara ini masih bisa berfungsi hingga sekarang. Jika dilihat-lihat, bangunannya berbentuk seperti bunker yang digunakan pada Perang Dunia II.

Bahkan, menurut laman resmi dari Sark, pulau ini secara strategis pernah diduduki oleh Jerman selama Perang Dunia II.

Menurut hukum di sana, tahanan hanya dihukum selama 2 hari

Hanya Memiliki Dua Sel, Sark Prison Menjadi Penjara Terkecil di Dunia

(foto: atlasobscura)

Sejak pembangunannya dilakukan pada tahun 1856, Penjara Sark berfungsi untuk memberi hukuman kepada warga Sark yang berbuat kejahatan.

Menurut aturan hukum yang diberlakukan saat itu, tahanan hanya dipenjara selama 2 hari saja. Narapidana akan bebas ketika sudah mendapatkan ampunan dari pemerintah setempat.

Jika memang ada penduduk yang bertindak kejahatan fatal dan perlu dihukum lebih lama, mereka akan dibawa keluar pulau Sark, tapi masih di wilayah Kepulauan Channel untuk kemudian diadili setimpal dengan kejahatan yang dilakukan.

Baca juga: Choi Suk Bin, Pelayan Kerajaan yang Jadi Selir Berpengaruh di Dinasti Joseon

Narapidana yang pertama masuk ke penjara ini adalah seorang gadis muda

Hanya Memiliki Dua Sel, Sark Prison Menjadi Penjara Terkecil di Dunia

(foto: mocco-coco)

Penghuni pertama penjara ini adalah seorang gadis belia yang bekerja sebagai di rumah salah seorang warga. Gadis belia ini dijebloskan ke penjara karena tertangkap mencuri dari rumah majikannya.

Gadis muda ini kabarnya ketakutan sekali. Pada malam hari di dalam penjara nyaris tidak mendapat penerangan. Alhasil gadis ini diizinkan duduk di luar sel saja atau tepat di depan pintunya.

Konon ada salah satu warga yang menemani dan mengajarinya merajut selama dihukum. Setelah 3 hari kemudian, ia dibebaskan karena sudah dimaafkan majikannya.

Sementara untuk tahanan terakhir yang mendekam di sini adalah seorang ilmuwan Prancis

Hanya Memiliki Dua Sel,  Menjadi PTerkecil di Dunia

(foto: britannica)

Sebelumnya kita sudah mengetahui cerita tentang penghuni Penjara Sark yang pertama. Lalu bagaimana dengan penghuni terakhirnya?

Jika penghuni pertama adalah seorang pembantu yang mencuri di rumah majikan, maka tidak demikian dengan penghuni terakhirnya.

Kasus kejahatan terakhir terjadi pada tahun 1990. Saat itu ada Andre Gardes, ilmuwan nuklir yang berkebangsaan Prancis datang ke Pulau Sark.

Gardes datang ke pulau dengan mendayung perahu, 40 km dari rumah. Tak hanya itu, ia membawa senjata dan sekaligus mengklaim diri sebagai penguasa pulau. Seperti peristiwa kudeta, Gardes menguasai pulai dan warganya diminta tunduk padanya.

Aksinya digagalkan polisi setempat. Ia pun berhasil ditangkap dan ditahan di dalam Penjara Sark kemudian dipindah ke Kepulauan Channel karena ini dianggap kejahatan yang cukup serius.

Saat ini, Penjara Sark juga menjadi salah satu tempat wisata yang terbuka bagi turis baik domestik maupun mancanegara.