inspirasi

Mengenal ‘Lagom’, Gaya Hidup ala Skandinavia yang Bisa Bantu Hidup Bahagia

Penulis:   | 

Ada sebuah tren gaya hidup dari Negara Skandinavia yang disebut lagom. Jika diterjemahkan secara harfiah,  lagom berarti ‘tidak lebih, tidak kurang, cukup’. Dari sini dapat tergambar bahwa lagom dapat bermakna adil, hemat, dan tercipta keseimbangan.

Menurut World Happiest Report tahun 2018, sebuah survey yang mengukur kebahagiaan di dunia, beberapa negara Skandinavia, seperti Denmark, Finlandia, dan Swedia menempati peringkat paling atas.

Salah satu faktor rahasia untuk bisa bahagia adalah pola hidup sehari-hari penduduknnya yang menerapkan gaya hidup lagom.

Baca juga: Pulau Hashima, Pulau Hantu di Jepang yang Punya Sejarah Kelam

Lagom membuat sesorang untuk menjaga keseimbangan

Mengenal ‘Lagom’, Gaya Hidup ala Skandinavia yang Bisa Bantu Hindari Stress

(foto: pixabay)

Secara esensial, yang menjadi hal dasar pada gaya hidup lagom ialah perasaan syukur dan kecukupan. Bahwa segala sesuatu semestinya cukup dan apa adanya.

Ini senada dengan “Lagom ar bast”, sebuah peribahasa dari Swedia  yang artinya “Jumlah yang tepat adalah yang terbaik”.

Pada praktiknya, lagom berarti menjaga banyak hal tetap seimbang. Mulai dari gaya bekerja, bersikap dan berpikir, mengatur tata ruang, berpakaian, dan aspek hidup lainnya yang semua dilakukan secara seimbang.

Bisa menjaga kondisi fisik dan mental tetap sehat 

Mengenal ‘Lagom’, Gaya Hidup ala Skandinavia yang Bisa Bantu Hindari Stress

(foto: pixabay)

Lagom yang berorientasi pada keseimbangan dan ketenangan hidup merupakan pemulih dari krisis kesehatan mental yang banyak terjadi di tengah kesibukan masyarakat modern. Apalagi jika mengingat meningkatnya burnout di beberapa negara.

Bagi orang di luar Skandinavia pun, mempraktikkan lagom dalam kehidupan bisa menjadi pilihan tersendiri.

Terkait pekerjaan, lakukan dan tinggalkan pekerjaan rutin pada waktunya. Setelah itu bisa bersosialisasi dengan teman, bersantai di rumah, atau istirahat.

Kemudian tentang prinsip keseimbangan hidup dan kerja semestinya juga tidak hanya slogan, tapi justru prinsip itu perlu diaplikasikan agar mental dan fisik lebih sehat.

Dengan fisik dan mental sehat itu, kehidupan sehari-hari akan terasa tenang dan merasa cukup.

Halaman :