inspirasi

Kisah Bus 375, Legenda Urban Paling Horor dari Jalanan Kota Beijing

By  | 

Banyak kota dan negara di dunia memiliki kisah legenda urban. Beberapa di antaranya termasuk menyeramkan dan tidak masuk akal.

Terlepas dari benar atau tidaknya, kisah legenda urban yang menyebar di masyarakat memiliki keunikannya sendiri.

Kali ini kita akan membahas soal legenda urban dari Beijing tentang bus bernomor 375 yang biasa mengangkut penumpang sampai tengah malam.

Insiden horor di dalam bus yang kemudian dikenal dengan ‘Bus 375’ memang sudah berlalu sejak 25 tahun lalu.

Tapi kesan seramnya masih dapat dirasakan dan penuh tanda tanya, bahkan sampai ke belahan dunia yang lain.

Baca juga: Sejarah Geisha, Wanita Penghibur dengan Pakaian Tradisional dan Riasan Unik

Bus 375 menuju Beijing di tengah malam dalam suasana jalan yang sepi

Kisah Bus 375, Legenda Urban Paling Horor dari Jalanan Kota Beijing

(foto: thatsmag)

Kisah horror bus 375 di Beijing berawal saat tengah malam tanggal 14 November 1995. Ada bus dengan rute 375 dari Yuánmíng Yuán menuju ke Xiangshan, Beijing.

Di dalamnya sudah ada seorang sopir yang mengemudi, kondektur, dan penumpang yang terdiri dari empat orang yaitu pasangan muda, seorang nenek tua, dan satu orang pemuda.Jalanannya sangat sunyi dan tidak ada kendaraan lain yang melaju di jalan.

Beberapa saat setelah bus berjalan, sopir melihat dua orang yang butuh tumpangan dan melambaikan tangan ke arah bus. Sopir menghentikan busnya dan kondektur membukakan pintu.

Tadinya hanya dua orang melambai, ternyata ada tiga orang yang melangkah ke dalam bus. Ketiganya dipersilakan masuk dan duduk di kursi penumpang yang tersedia.

Suasana di dalam bus hening dan ada tiga penumpang yang mencurigakan

Kisah Bus 375, Legenda Urban Paling Horor dari Jalanan Kota Beijing

(foto: independent)

Ketika bus melaju beberapa saat, yang bisa terdengar hanya suara mesin. Penumpang terlihat tenang dengan posisi masing-masing.

Pasangan muda duduk di belakang pengemudi, sedangkan seorang nenek dan seorang pemuda duduk di deretan kursi bus bagian samping di dekat pintu.

Tiga penumpang yang baru naik memilih kursi paling belakang. Diam-diam nenek tua mengamati tiga penumpang di belakang yang wajahnya sangat pucat, tidak berbicara, tapi gerak geriknya mencurigakan.

Pakaiannya tidak biasa, yaitu jubah tradisional China dari Dinasti Qing. Terlihat seperti aktor kelelahan yang belum sempat mengganti kostum.

Baca juga: Sejarah Matryoshka, Boneka Kayu dari Rusia dengan Filosofi Mendalam

Sempat terjadi keributan dan salah satu penumpang minta turun di kantor polisi

Kisah Bus 375, Legenda Urban Paling Horor dari Jalanan Kota Beijing

(foto: theconversation)

Anehnya ketiga penumpang berjubah sejak awal tidak berinteraksi dengan penumpang di dalam bus. Entah bagaimana, suasana di dalam bus menjadi semakin hening.

Apalagi setelah penumpang pasangan muda turun, yang tersisa di dalam tinggal nenek tua, seorang pemuda, dan penumpang berjubah misterius.

Tiba-tiba nenek tua memancing keributan dengan menuduh si pemuda mencuri dompetnya.

Seketika terjadi pertengkaran di dalam bus, kemudian nenek tua meminta turun di polisi. Begitu turun dari bus, si pemuda marah dengan tuduhan dari nenek tua.

Apalagi setelah menyadari bahwa di tempat pemberhentian bus tidak ada kantor polisi.

Ternyata nenek tua hanya bersandiwara dan mengatakan bahwa sebenarnya ingin menghindar dari bahaya yang mungkin terjadi di dalam bus. Pernyataan nenek tua mengagetkan si pemuda.

“Aku melihat penumpang berjubah di kursi belakang. Mereka tidak punya kaki!”

Bus 375 ditemukan tenggelam secara misterius dengan tiga korban di dalamnya

Kisah Bus 375, Legenda Urban Paling Horor dari Jalanan Kota Beijing

(foto: mysteriesunsolved)

Cerita horor ini sebenarnya memiliki beberapa variasi berbeda. Ada juga yang menyebut nomor busnya 302 atau 330.

Tapi yang pasti jenis bus dalam cerita ini memang sering mengantar penumpang hingga tengah malam di Beijing.

Setelah peristiwa semalam, keesokan harinya, bus 375 dilaporkan hilang. Perlu waktu tiga hari sampai bus ditemukan.

Ada begitu banyak misteri yang menyelimuti kasus ini, di antaranya adalah berita bahwa bus kehabisan bahan bakar. Polisi akhirnya menemukan bus tenggelam di sebuah waduk yang jaraknya 100 km tujuan akhirnya di Xiangshan.

Di dalamnya ada tiga jasad yang sudah tidak bernyawa, yaitu sopir, kondektur, dan satu penumpang tanpa identitas. Yang lebih mengerikan lagi adalah saat polisi membuka tangki bensin yang ternyata berisi darah.