inspirasi

8 Fakta Tentang Edelweiss, Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

Penulis:   | 

Tahukah kamu, bahwa bunga edelweiss juga dijuluki sebagai bunga abadi? Salah satu faktanya adalah kandungan hormon etilen yang dapat mencegah kerontokan kelopak bunga.

Bunga yang memiliki nama latin Anaphalis javanica ini sering kali tumbuh di daerah pegunungan.

Bunga ini memang memesona dan kerap menjadi daya tarik bagi para pendaki gunung untuk sejenak berhenti dari pendakian untuk berfoto bersama.

Fakta tentang edelweiss yang terkenal adalah adanya larangan untuk memetik bunga ini sembarangan.

Baca juga: Makna di Balik Hompimpa, Sering Diucapkan di Permainan Anak

1. Bunga edelweiss dapat bertahan di daerah tandus

8 Fakta Tentang Edelweiss, Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: phinemo)

Fakta tentang edelwess pertama adalah habitatnya. Habitat edelweiss di Indonesia adalah di wilayah pegunungan.

Oleh karena itu, kekuatannya untuk bertahan hidup sangat besar, bahkan di daerah yang tandus sekalipun.

Bunga ini juga mampu membentuk mikoriza yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara dan juga memperluas kawasan yang akan dijangkau oleh akar-akarnya.

2. Bunga edelweiss biasa mekar di bulan April hingga bulan Agustus

8 Fakta Tentang Edelweiss, Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: kompas)

Bunga edelweiss memiliki waktu tertentu untuk bermekaran, biasanya adalah di bulan April hingga Agustus. Masa pertumbuhannya biasanya saat musim hujan telah berakhir.

Jika sudah bermekaran, bunga edelweis ini akan didatangi oleh kurang lebih sekitar 300 lebih serangga seperti: lalat, kupu-kupu, dan lebah.

3. Sejak dulu, bunga edelweiss mendapat julukan bunga abadi

8 Fakta Tentang Edelweiss, Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: threeboquete)

Tentang edelweiss yang mendapat julukan sebagai bunga abadi ternyata ada alasannya secara khusus.

Hal tersebut karena bunga edelweiss memiliki waktu untuk mekar yang lama, yakni sekitar 10 tahun.

Karena disebut sebagai bunga abadi, edelweiss sering dipetik untuk dijadikan souvenir untuk dibawa turun oleh para pendaki, padahal ada aturannya untuk tidak boleh dipetik.

4. Sudah ditemukan sejak 200 tahun yang lalu

8 Fakta Tentang Edelweiss, Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: kompas)

Di Indonesia memang banyak sekali tanaman yang usianya sangat tua, termasuk bunga yang satu ini. Edelweis di Indonesia ternyata telah dikenal kurang lebih dua ratus tahunan yang lalu.

Pertama kali yang menemukan bunga unik ini adalah seorang naturalis asal Jerman yang bernama George Carl Reinwardt.

Baca juga: 5 Fakta Origami, Seni Lipat Kertas dari Jepang yang Mendunia

5. Memiliki tempat budidaya sendiri

8 Fakta Tentang Edelweiss, Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: tentang edelweiss)

Bunga Edelweis memiliki tempat budidayanya sendiri dan tidak seperti bunga-bunga lain yang dikembangkan secara bebas. Tempat budidayanya yang terkenal adalah di pegunungan.

Budidayanya di Gunung Bromo sudah dijalankan sejak 10 November 2018.

Ada lagi ladang edelweiss di Gunung Papandayan, Jawa Barat yang terluas di Asia Tenggara. Bahkan keindahannya sangat menakjubkan, sampai dijuluki Swiss van Java.

6. Kini memiliki populasi yang sudah berkurang

8 Fakta Tentang Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: phiradio)

Walaupun bunga ini indah, tapi bunga ini memiliki populasi yang sudah berkurang serta bunga ini terancam keberadaannya karena banyak pendaki yang seenaknya saja memetik bunga ini tanpa izin.

Contohnya saja di tahun 2017 tercatat 5 kasus pendaki yang mencabut bunga edelweiss di gunung Rinjani, serta di tahun 2018 di gunung Ciremai juga ada sekelompok pendaki yang turun membawa bunga edelweiss.

7. Terdapat di beberapa gunung di Indonesia

8 Fakta Tentang Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: indotrekkers)

Keindahan edelweis dapat dilihat jika kamu mendaki beberapa gunung di Indonesia.

Contohnya adalah gunung Lawu, Gunung Semeru, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, Gunung Papandayan, Gunung Gede Pangrango, dan gunung Rinjani.

Ketika kamu di gunung Rinjani, kamu akan menemukan bunga edelweis di Plawangan Sembalun. Pemandangannya sangat memanjakan mata, khususnya di pagi hari bulan April sampai Agustus.

8. Tidak boleh dipetik karena sudah diatur dalam undang-undang

8 Fakta Tentang Bunga Abadi Tidak Boleh Dipetik Sembarangan

(foto: classroom)

Bagi kamu yang kedapatan memetik bunga edelweiss, dapat dikenakan sanksi.

Itu karena bunga edelweiss dilindungi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 33 ayat 1 dan 2 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistem.

Ayat (1) pasal ini menyebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan perubahan terhadap keutuhan zona inti taman nasional.

Sementara itu, ayat (2) menyebutkan bahwa perubahan terhadap keutuhan zona inti taman nasional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi mengurangi, menghilangkan fungsi dan luas zona inti taman nasional, serta menambah jenis tumbuhan dan satwa lain yang tidak asli.

Itulah fakta tentang edelweis yang sangat dijaga keberadaannya di alam ini. Jangan sampai punah karena tangan-tangan yang kurang bertanggung jawab.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.