. 10 Objek Wisata Singkawang, Kota 1000 Klenteng yang Punya Alam Memukau

travel

10 Objek Wisata Singkawang, Kota 1000 Klenteng yang Punya Alam Memukau

By  | 

Terletak 145 kilometer di sebelah utara dari Kota Pontianak, Kota Singkawang yang letaknya di pesisir, membuatnya seringkali menjadi tujuan wisata bagi para masyarakat yang berasal dari kota-kota tengah di sekitarnya.

Bagaimana tidak, Singkawang punya jajaran pilihan pantai yang membuatnya banyak menarik minat wisatawan. Seperti namanya kotanya yakni Singkawang, penamaan ini berasal dari bahasa Hakka, yaitu san kwew jong, yang berarti bukit yang beraa di tepi laut.

Oleh karenanya, kota yang dijuluki sebagai kota 1000 klenteng ini, memiliki ragam topografi yang seru untuk dijadikan tujuan wisata.

Tak hanya kelenteng, kota ini bahkan punya beberapa masjid megah hingga gereja dengan bangunan cantik, yang letaknya berdekatan dalam satu kawasan. Sehingga, Kota Singkawang juga bisa disebut sebagai kota paling toleransi di Indonesia.

Dan inilah 10 tempat sekaligus hal menarik yang bisa kamu jelajahi serta nikmati, ketika berwisata ke Singkawang.

Baca juga: Nih 10 Destinasi Wisata Ikonik di Kota Pontianak

1. Yuk, seru-seruan di pantai bebatuan eksotis, Pantai Kura-kura

Pantai Kura-kura Singkawang

(foto: instagram/mahlulakbarf)

Wisata Singkawang yang pertama berupa pantai cantik yang terletak di Dusun Tanjung Gandul, Desa Karimunting, Kecamata Sungai Raya, Kepulauan, Singkawang ini terkenal sebagai pantai yang banyak dihiasi oleh bebatuan unik yang menyebar dan saling bertumpukkan.

Berkunjung ke pantai ini, kamu juga masih bisa menikmati kondisi pantai yang masih alami dan belum tercemar. Letak pantai ini, tepatnya berada di perbatasan antara dua kota, yakni Singkawang dan Bengkayang. Bebatuan di pantai ini nampak eksotis, bebas bertebaran dari pantai,  pinggir pantai, hingga mendekati lautan.

Jika kamu ingin melihat lebih jelas keindahan bebatuan yang memenuhi pantaiini, kamu dapat menaikki bukit yang masih berada di kawasan pantai.  Pantai ini sendiri, sebenarnya terbagi menjadi dua sisi. Dimana sisi pertama adalah sisi yang terdapat pintu masuk menuju pantai ini.

Sementara sisi lainnya, dapat kamu temukan di balik bukit yang berbatu yang menyembunyikan pantai dengan persebaran batuan tersebut.

Pantai ini dahulunya banyak disinggahi kura-kura yang sesekali menpi ke bibir pantai. Namun, sayangnya kini kura-kura tersebut sudah tak terlihat lagi. Meskipun begitu, keindahan pantai ini tetap tak terlupakan.

Keindahan Pantai Kura-kura ini, akan semakin memukau ketika malam hari. Wilayahnya yang masih belum mendapatkan pasokan listrik, membuat daerah ini masih menggunakan lampu minyak sebagai sumber pencahayaan mereka di malam hari.

Menariknya, rumah-rumah warga yang diterangi lampu minyak tersebut, justru memberikan keindahan berupa pantulan cahayanya yang mengenai permukaan air laut dari Pantai Kura-kura. Sedangkan cahaya rembulan dari langit di atasnya, menambah pesona luar biasa dari penampilan pantai ini saat matahari sudah terlelap.

2. Danau Biru Singkawang, pesona danau buatan yang miliki air berwarna biru jernih

Danau Biru Singkawang

(foto: instagram/dianrakhmawati)

Banyak daerah di Indonesia yang memang memiliki keindahan berupa danau dengan warna air yang biru jernih. Salah satunya, adalah Danau Biru Singkawang. Penampilan air berwarna biru dari Danau Biru Singkawang memang amatlah memesona.

Airnya begitu bening, bahkan menyerupai kristal. Selain air birunya ini, Danau Biru Singkawang juga memliki keistimewaan yang menambah kecantikan kenampakannya, yakni gundukan pasir berwarna putih, yang berada di beberapa titik di pinggir danau.

Gundukan pasir putih ini, bahkan ada yang menjulang cukup tinggi menyerupai bukit, seakan terbentuk dari proses alam asli.

Danau biru ini, tadinya menjadi tempat pembersihan hasil tambang emas. Sehingga, pengunjung tidak diperkenankan untuk berenang, mengingat zat dari hasil penambangan yang mungkin masih banyak terkandung di air danau ini.

Danau ini tidak sulit dijangkau jika dari pusat Kota Singkawang. Jaraknya, hanya sekitar 6 kilometer saja. Tak hanya dihibur dengan keindahan danau yang sudah menanti, di sepanjang perjalanan kamu menuju objek wisata satu ini, kamu akan disajikan dengan pemandangan alam yang mengagumkan.

Pemandangan indah tersebut, dapat kamu temukan dari kenampakan Gunung Pasi. Di puncak gunung ini, terdapat klenteng. Objek wisata ini, sangat cocok bagi kamu yang hobi fotografi maupun ingin berburu spot foto instagrammable di Singkawang.

3. Pesona pahatan batuan dari Air Terjun Sibohe

Air Terjun Sibohe Singkawang

(foto: instagram/ taufikimams)

Berkunjung ke air terjun, memang selalu memberika kenikmatan wisata alam yang menyenangkan sekaligus menenangkan. Di Singkawang sendiri, banyak tersedia wisata air terjun yang bisa kamu pilih. Salah satunya, adalah Air Terjun Sibohe.

Tidak memiliki ukuran yang besar, namun air terjun ini mampu menarik banyak pengunjung untuk tenggelam dalam keindahan pahatan bebatuan hingga air jernihnya yang masih nampak alami. Berenang di air terjun mini ini, menjadi aktivitas wisata favorit yang dapat kamu lakukan juga.

Datanglah ke Air Terjun Sibohe pada pukul satu siang. Karena, di jam ini, biasanya kamu dapat melihat cahaya matahari memantul ke permukaan airnya yang jernih, meninggalkan penmpilan menakjubkan. Kolam yang bisa kamu gunakan untuk berenang di sini, memiliki lebar hingga kurang lebih 18 meter persegi.

Sementara cahaya matahari tersebut menimbulkan semburat warna merah ketka bertemu dengan permukaan air kolam tersebut. Tinggi ir terjun ini sekitar 9 meter. Dengan bebatuan dan akar pohon yang menjadi pemanis di sisi kanan serta kirinya.

Lokasinya yang mudah dijangkau dari pusat Kota Singkawang, membuat air tejun ini begitu banyak difavoritkan oleh pengunjung yang merupakan warga Singkawang itu sendiri.

Suasanya yang masih sejuk, menjadikannya cocok kamu gunakan untuk bersantai di alam liar yang tenang. Air terjun ini, dapat kamu temukan keberadaannya di Pajintan, Singkawang Timur.

4. Sinka Island Park, eriwisata taman di pinggir pantai, yang punya tampilah khas Tionghoa 

Sinka Island Park Singkawang

(foto: instagram/ ophadelines)

Singkawang punya wisata pantai dengan nuansa alam yang masih asri lainnya ada di Sinka Island Park. Serupa dengan Pantai kura-kura, kawasan pantai ini juga banyak dihiasi dengan bebatuang di area pinggiran pantainya, namanya Pantai Bajau. Tak hanya menawarkan wisata pantai, di sini juga terdapat kebun binatang.

Sinka Island memiliki ombak yang tenang serta warna air yang masih amat jernih. Menjadikannya seperti surga tersendiri bagi para pecinta wisata pantai. Kawasan Sinka Island Park ini, memang sudah banyak memilki fasilitas wisata.

Kamu bisa dengan mudah menemukan berbagai pilihan menu kuliner untuk kamu santap, selepas puas bermain di pantai atau berkeliling di taman hingga kebun binatangnya.

Ada cara unik yang bisa kamu coba, untuk menyisir keindahan pulau ini. Yakni, berwisata menggunakan delman. Di kawasan ini juga disediakan kolam renang berukuran luas, yang legendanya dihuni oleh seekor naga. Sementara itu, Sinka Zoo letaknya masih satu kawasan dengan objek wisata ini.

Topografi dari kebun binatang yang berbukit-bukit, menjadikannya seru untuk dijelajahi. Konsep kebun binatang ini, mirip dengan Taman Safari. Kamu bisa bekeliling melihat koleksi satwa di sini, dengan menggunakan mobil. Kerbau Albino hingga Rusa, adalah beberapa hewan menarik yang bisa kamu temui di sini.

Terdapat kurang lebih 275 ekor satwa yang menghuni kebun binatang. Satwa-satwa tersebut, terbagi ke dalam beberpa jenis, di antaranya seperti jenis mamalia yang berjumlah 117, lalu reptil berjumlah 30 ekor, serta aves sebanyak 137 ekor.

Hewan-hewan tersebut meliputi jerapah, siamang, gajah, beruang madu, harimau, singa, ular, kera, burung kakatua, burung merak, serta masih banyak lainnya. Keistimewaan lainnya dari Sinka Island ini, terdapat pada suasana taman yang dimilikinya.

Taman ini, dirancang dengan nuansa khas Tionghoa. Kamu dapat menemukan ciri khas tersebut, dari 12 patung yang melambangkan shio, yang terdapat di taman ini.

5. Menelisik setiap sudut bangunan klenteng tertua di Kalimantan, Vihara Tri Dharma

Vihara Tri Dharma Singkawang

(foto: instagram/titik4neuro)

Jalan-jalan ke kota seribu klenteng, pastinya tidak akan lengkap, kalau kamu tidak berkunjung ke salah satu klenteng yang menjadi ikon kota ini. Adalah klenteng Vihara Tri Dharma. Klenteng ini, merupakan klenteng tertua yang ada di Kota Singkawang.

Masyarakat setempat percaya, bahwa dahulunya klenteng ini dijadikan temppat persinggahan bagi para etnis Tionghoa yang ingin melakukan penambangan emas di Monterado, Kabupaten Bengkayang.

Kondisi Singkawang yang saat itu masih berupa hutan belantara, menimbulkan kepercayaan pada masyarakat Tionghoa, yang meyakini bahwa setiap hutan dihuni oleh roh penjaga.

Berukuran tidak terlalu besar, namun usia klenteng yang sudah tua serta disebut-sebut sebagai tenpat peribadatan etnis Tionghoa tertua, membuatnya memiliki nilai keramat.

Semuka, bangunan ini memang bukan ditujukan sebagai klenteng, melainkan sebuah pondik sederhana yang digunakan sebagai tempat singgah bagi mereka yang datang dari luar Singkawang.

Kemudian pada tahun 1920, bangunan tersebut dirobohkan dan didirkanlah vihara dengan bangunan yang lebih kokoh.

Sempat ikut terbakar pada tragedy kebakaran besar di Kota Singkawang pada tahun 1930, Vihara Tri Dharma membuat Patung Tua Peh Kong dengan istrinya yang berdiri berdampingan di sisi kana dan kiri. Pasangan ini selamat dari kebakaran besar tersebut. Sementara itu, di bagian tengahnya terdapat patung Budha Gautama.

Vihara ini sering mengadakan ritual-ritual keagamaan dalam bentuk yang besar. Ritual yang dilakukan setiap perayaan Imlek dan Cap Go Meh ini, dihadiri oleh banyak sekali umat Tri Dharma. Tak hanya yang merupakan warga Kota Singkawang saja, bahkan Jemaah hadir dari berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

Tradisi yang biasa dilakukan ketika pengunjung datang ke sini, adalah dengan mendafatarkan diri ke petugas, dengan menyebutkan nama serta keinginan mereka. lalu, petugas inilah yang akan mengkomunikasikan keinginan merekaa tersebut dengan para dea.

Terdapat sebuah bangunan yang berada di sisi kanan kuil. Bangunan ini berupa kuil bertingkat yang menjulang ke atas. Disebut dengan ruang pembakaran. Biasanya, pengunjung membawa kertas kuning ke ruangan ini, setelah selesai sembahyang di bangunan utama.

Baca juga: Menilik Geliat 10 Pesona Wisata Palu yang Tengah Bersolek Kembali

6. Melihat kekayaan jenis bunga di Singkawang, di Taman Bunga Bukit Bougenvil Singkawang

Taman Bukit Bunga Bougenville Singkawang

(foto: instagram/oyya_nora_999)

Berkeunjung ke taman dengan banyak bunga warna-warni memang selalu menyenangkan. Selain akan menjadi latar foto yang cantik, di taman bunga kamu juga sekaligus agrowisata serta mempelajari ragam jenis bunga.

Seperti namanya, Taman Bunga Bukit Bougenvil ini didominasi oleh banyaknya Bungan bougenvil yang tumbuh dengan indah di kawasan ini. Jumlah bunga bougenvil yang berada di taman ini, kurang lebih 46 jenis.

Meskipun sudah ditujukan sebagai tempat wisata, area taman ini tetap dibuat dengan nuansa sealami mungkin. Area perbukitan yang mengitari taman ini, menambah kesejukan yang membuatmu nyaman berjalan-jalan di taman ini.

Meskipun kebanyakan ditumbuhi bunga bougenvill, namun taman bunga ini juga memiliki jenis bunga lainnnya. Seperti jenis bunga anggrek yang berasal dari Kalimantan.

Anggrek-anggrek tersebut di antaranya Anggrek Hitam Kalimantan dan  Anggrek Kuping Gajah, lalu beragam jenis tumbuhan lainnya seperti Nephentes atau Kantung Semar, Aglonema, Anturium, serta ragam jenis flora lainnya. Selain itu, taman ini juga memliki hutan homogen.

Hutan homeogen di sini dijulukki sebagai “Area Super Sejuk”. Pohon gaharau yang tumbuh di hutan ini, menjadikan keteduhan hutan yang masih asri, semakin menyejukkan. Tak lain karena bentuk pohonnya yang menjulang tinggi, yang membuat matahari di langit seakan ternaungi dengan batang-batang tersebut.

Tak sampai di situ, di Taman Bunga Bukit Bougenville juga diisi dengan keberadan danau buatan.  Danau ini, dapat kamu jelajahi dengan kerabat menggunakan perahu kecil atau kano.  Sementara banyak jenis tumbuhan, pepohonan yang tumbuh subur di tengah-tengah perairan danau.

Benar-benar menyenangkan. Lokasi taman ini juga disajikan dengan pemandangan Gunung Pasi, serta pedesaan penduduk yang masih sangat permai.

Terakhir, taman ini juga menyediakan kebun buah. Kalimantan yang dikenal akan tanahnya yang subur ini, memang ditumbuhi banyak jenis buah segar seperti rambutan, durian, alpukat, dan sebagainya.

7. Perpaduan taman instagrammable dengan waterpark, di Taman Cinta Waterboom Gunung Poteng

aman Cinta Taman Cinta Waterboom Gunung Poteng Singkawang

(foto: instagram/saridewi64)

Taman Cinta Waterboom Gunung Poteng di Singkawang, merupakan salah satu objek wisata favorit warga Singkawang maupun yang berasal dari luar Kota Singkawang. Bagaimana tidak, taman ini tak hanya menwarkan wisata foto berupa kreasi berbagai spot di kawasannya yang di permak dengan begitu instagrammable saja.

Taman juga dilengkapi dengan aneka fasilitas rekreasi, yang membuatnya cocok dinikmati oleh pengunjung dari berbagai kalangan usia. Salah satunya, dengan keberadaan Waterboom Gunung Poteng.

Yakni waterboom dengan pemandangan alam asri dan memukau dari kenampakan Gunung Poteng yang dapat terlihat dari objek wisata satu ini.

Saat memasuki taman ini, kamu akan disambut dengan puluhan payung warna-warni yang menghiasa langit, memayungimu. Tak jarang, beberapa orang berhenti sejenak, untuk mengabadikan foto dengan latar payung-payung cantik tersebut.

Objek wisata yang baru dibuka sejak tahun 2017 lalu ini, memiliki konsep menyatukan waterboom dengan taman yang instagenic. Ada beberap spot foto pilihan yang bisa kamu coba begitu memasuki area taman, selain deretan payung tadi.

Di antaranya berfoto dengan latar patung 12 shio atau berfoto di kreasi instalasi berbentuk love berukuran besar, yang dihiasi dengan dedaunan berwarna hijau.

Selanjutnya, area waterboomnya menjadi surga wisata wahan air, yang harus kamu coba. Beberapa fasilitas rekreasi seprti ember tumpah, air mancur yang bisa menari-nari, serta yang menjadi ikon di sini adalah seluncuran dengan bentuk kepala naga.

Seluncuran ini, memiliki ketinggian 19 meter serta lebar 8 meter. Serunya lagi, di  objek wisata ini juga terdapat danau yang uniknya, ditengahnya berdiri sebuah kuil. Kuil ini, ditujukan sebagai objek wisata foto. Di danau ini, kamu juga bisa bermain bebek engkol.

Nah, jika dalam satu hari belum cukup bagi kamu menjelajahi setiap area wisata di Taman Cinta Waterboom ini, kamu bisa bermalam di sini dengan menginap di area penginapan yang juga terdapat di kawasan ini.

8. Pesona Singkawang dari atas ketinggian Bukit Rindu Alam

Bukit Rindu Alam Singkawang

(foto: instagram/muhammad_taufik_99)

Deretan pesona alam di Singkawang, tentunya mampu membuat kamu penasaran untuk menikmati panoramanya dari atas ketinggian. Kamu bisa melakuannya, dengan berkunjung ke Bukit Rindu Alam. Di sinilah hamparan alam Kota Singakwang, dapat kamu lihat jelas, begitu menyihir akan keelokkannya yang melenakan.

Bukit Rindu Alam ini memiliki ketinggian 400 mdpl. Letaknya yang berdekatan dengan beberapa pantai yang ada di singakwang, seperti Pantai Simping dan Pantai Bajau, membuatmu juga bisa langsung menikmati panorama kedua pantai tersebut dari atas ketinggian bukit ini.

Sementara itu, rangkaian gunung yang nampak gagah, membentang di hadapan, antara lain Gunung Kota, Gunung Lapis, serta Gunung Besar.

Untuk dapat memasuki area perbukitan ini, kamu bisa mengaksesnya dari samping di kawasan Palm Beach serta Pasir Panjang. Kamu lalu harus mendaki sejauh kurang lebih 18 kilometer. Sementara itu, jika ingin menggapai puncak bukitnya, kamu bisa menggunakan tangga yang menghubungkannya.

Lokasi Bukit Rindu Ala mini, tepatnya berada di Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang.  Lelah setelah mendaki, kamu bisa istirahat sejenak di gazebo di area perbukitan ini.

Hampaan luas Laut Cina Selatan serta Laut Natuna dengan pesona kebiruannya, juga dapat kamu saksikan dari gardu pandnag yang juga terdapat di puncak bukit ini. Jangan lupa, untuk menanti senja di bukit ini. Karena pemandangannya yang begitu memukau telah menantimu.

9. Uniknya bongkahan bebatuan besar menyerupai belimbing, di Taman Batu Belimbing

Batu Belimbing Singkawang

(foto: instagram/fauzan.sahrul)

Singkawang juga punya taman dengan beberapa objek bongkahan bebatuan besar, yang bentuknya ini menyerupai buah belimbing. Letak taman unik ini, ada di Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur.

Meskipun kondisi lingkungan di sekitar Batu Belimbing kini tidak banyak ditumbuhi pepohonan lebat lagi, kawasan ini masih sering menjadi incaran para pelancong yang ingin berburu foto dengan latar bebatuannya yang unik. Jarak antara pusat Kota Singkawang dengan lokasi objek wisata ini, hanya 9 kilometer saja.

Beberapa nama sempat diberikan kepada batu ini. Seperti batu pulau atau batu bergantung. Namun, pada akhirnya lebih populer dengan nama batu belimbing, karena bentuk sudutnya yang bersegi-segi serta terdapat banyak lekukan, seperti buah belimbing.

Terdapat cerita legenda yang tersebar dari keberadaan batu besar ini. Konon, batu ini dahulunya berukuran kecil, hingga terus bertumbuh menjadi sebesar sekarang.

Ada juga cerita lain, yang menyebutkan bahwa batu ini adalah meteor yang jatuh dari langit. Meskipun begitu, kedua cerita tersebut masih belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Bebatuan besar yang ada di kawasan ini, ada yang berdiri di atas tanah merah serta adapula yang berdiri di tengah semacam perairan kecil. Bentuknya yang artistik, memang membuatnya memiliki daya tarik wisata foto yang menarik untuk diabadikan.

10. Menelusuri keunikan bangunan dari Masjid Raya Singkawang

Masjid Raya Singkawang

(foto: instagram/mbakyurisol)

Masjid Raya Singkawang, salah satu bangunan peribadatan di Singkawang, yang membuktikan bahwa kota ini pantas disebut sebagai kota paling toleran di Indonesia. Ya, letak masjid ini, berdekata dengan Vihara Tri Dharama. Jaraknya, hanya sekitar 200 meter saja.

Kawasan masjid ini didirikan sendiri, memang lebih dominan ditinggali oleh masyarakat Tionghoa yang ada di Singkawang. Lokasi tepatnya, berada di  Jl. Merdeka, Singkawang, Kalimantan Barat.

Masjid Raya Singkawang, menjadi masjid kebanggaan masyarakat Singkawang, dengan bangunannya yang megah serta ciri khas arsitekturnya yang unik.

Sebelum memasuki halaman masjid, kamu harus melalui anak tangga berjumlah 15 buah. Letak tangga ini terdapat di seblah kanan serta kiri dari bangunan masjid. Masjid ini, memiliki perpaduan warna bangunan yakni hijau dan putih. Beberapa lampu menghiasi bangunan ini ketika malam hari.

Lampu-lampu yang dihias sedemikian rupa tersebut, membuat masjid ini nampak lebih cantik dipandang. Masjid Raya Singkawang, dibangun oleh dua orang saudagar yang merupakan ayah dan anak, bernama Bawahasib Maricar dan Haji B. Achmad Maricar.

Sempat mengalami kebakaran pada tahun 1937, masjid raya ini kemudian dibangun kembali dengan bentuk bangunannya yang lebih luas pada tahun 1940. Oleh Haji. B. Achmad Maricar, B. Muhammad Haniffa Maricar, serta B. Chalid Maricar.

Masjid ini sendiri, kemudian bebrapa kali mengalami renovasi maupun pemugaram, untuk menambah kemegahan serta keindahan bangunannya. Meskipun begitu, kamu tetap bisa melihat ciri khas bangunan masjid ini.

Seperti kubah kecil yang dimilikinya, lalu menaradi bagian belakang masjid, serta tugu berwarna emas berbentuk kubus dengan kolam berdiamter 5 di tengah-tengahnya, yang telah dibangun sejak tahun 1880.

Tak hanya nuansa, hampir setiap sudut Singkawang ternyata menawarkan wisata yang sarat akan nilai keberagaman.

Deretan wisat alam yang tak ada habisnya, hingga wisata bangunan bersejarah, membuat liburanmu akan semakin berkesan ketika datang ke kota ini.

Terbukti bahwa Singkawang adalah kota yang wajib dituju bagi kamu yang hobi berlibur dan berpetualang. Setuju?