travel

10 Destinasi Wisata Jerman, Cocok untuk yang Suka Nuasa Romantis

By  | 

Ya, keindahan alam hingga bangunan di Jerman, memang juara. Buat kamu yang ingin mengeksplorasi keindahan Jerman yang bernuansa romantis, Jerman menyuguhkan destinasi wisata yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Tak melulu soal keindahan alamnya saja. Negara ini juga punya destinasi wisata yang memiliki unsur sejarah dan rekreasi.

Berikut adalah 10 destinasi wisata di Jerman yang keindahannya tak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Baca juga: Ada Kuil & Candi, Ini 10 Wisata Populer Myanmar yang Perlu Disinggahi

1. Berkunjung ke kastil ala negeri dongeng, Kastil Neuschwanstein

Kastil Neuschwanstein Jerman

(foto: instagram/juli_vegtaste)

Salah satu kastil populer di Eropa adalah Kastil Neuschanstein. Kastil yang berdiri di atas bukit dia area pegunungan yang ditumbuhi pepohonan rimbun ini setiap tahunnya dikunjungi kurang lebih sebanyak 1,4 juta pengunjung.

Arsitektur di dalam kastil ini banyak yang menyebutkan serupa seperti yang ada di dalam dongeng-dongeng kerajaan tentang seorang putri. Punya sejumlah menara tinggi, terdapat ruang tahta, dan lainnya.

Dengan jumlah pengunjung per tahun sebanyak itu, kastil ini menjadi kastil dengan pengunjung paling banyak di dunia. Kurang afdol, bukan? Jika kamu ke Jerman, tetapi tidak mengunjungi kastil indah ini?

Seperti wujud kastilnya yang seperti keluar dari buku-buku dongeng, kastil ini juga dibuat atas perintah seorang raja di Jerman di masa silam yang dijuluki ‘Raja Dongeng’ yakni,  Raja Ludwig II dari Bavaria.

Ia juga merupakan penggemar dari salah seorang komposer terkenal di dunia, Richard Wagner. Sehingga, arsitektur Neuschanstein ini banyak yang dibuat untuk menghormati komposer tersebut.

Kamar-kamar di dalam kastil interiornya pun banyak yang terinspirasi dari sosok Wagner. Khususnya, kamu dapat merasakan lebih kental kekagumannya pada Wagner saat berada di lantai tiga, lantai ini menunjukkan bagaimana ia begitu menyukai opera Wagner.

Sementara itu pada lantai empat ada ruangan yang disebut dengan Singers Hall. Seluruh lantai empat ini diisi dengan seluruh karakter opera Wagner.

Sedangkan, jika dilihat dari penamaan kastil ini sendiri ‘Neuschwanstein’ berarti “Kastil Swan Baru” yang merujuk pada “Ksatria Swan” salah satu karakter Wagner. Kastil Neuschwanstein berlokasi di Bavaria, dekat dengan Kota Fussen.

Meskipun kastil dibuat pada abad ke-19, serta memiliki desain tampak luar yang  kental abad pertengahan, namun fasilitas di dalamnya ternyata sudah modern.

Kamu sudah bisa menemukan toilet dengan sistem pembilas otomatis, selain itu ada sistem pemanas udara yang meliputi seluruh kastil. Tampilan kastil yang bernuansa ‘fairytale’ ini, bahkan telah mengisnpirasi Walt Disney untuk membuat Magic Kingdom.

2. Menelusuri gerbang bersejarah nan ikonik di Jerman, Gerbang Brandenburg

Gerbang Brandenburg Jerman

(foto: instagram/aitormadoz)

Wisata ke Jerman, tentunya tidak boleh melewatkan destinasi monumen ikonik dari negara ini. Kalau belum ke sini, sepertinya kamu belum benar-benar ke Jerman. Apalagi, kalo bukan Gerbang Brandenburg.

Gerbang ini berkolom-kolom dengan jumlah 12 kolom dengan gaya doric. Arsitekturnya menggunakan gaya dari Acropolis, Athena, Yunani. Di bagian atas gerbang dihiasi dengan quadriga.

Berdirilah di bagian atas ini sosok dewi kemenangan yang bernama Victoria. Pada abad ke-19, sebenarnya ada 18 gerbang untuk memasukki Kota Berlin.  Namun, Brandenburg ini merupakan satu-satunya gerbang yang tersisa.

Tak hanya menjadi landmark, gerbang ini juga difungsikan sebagai petunjuk arah bagi warga Berlin. Memiliki ketinggian 26 meter, monumen ini mungkin tak semegah monumen-monumen lainnya.

Namun, kisah sejarah simbolis yang ada dibaliknya membuatnya begitu bermakna. Khususnya bagi warga Jerman. Gerbang Brandenburg ini menjadi gerbang pemisah sekaligus symbol pepercahan Jerman pada masa silam.

Selain Brandernburg, dahulunya juga berdiri tembok berlin pada tahun 1961-1989. Setelah Jerman Barat dan Jerman Timur kembali bersatu, gerbang menjadi simbol persatuan kembali.

Sampai saat ini, lokasi ini menjadi lokasi pertemuan banyak orang. Beberapa event seru pun banyak diadakan di sini. Mulai dari acara tahun baru, peringatan reunifikasi Jerman, pesta kemenangan tim nasional Jerman di Piala Dunia, hingga acara perang bantal.

Nilai simbolis serta sarat sejarah di gerbang ini dapat dilihat dari banyaknya para guru yang mengajak murid-muridnya berkunjung membawa banyak buku catatan ke sini.

Layaknya alun-alun, di tempat ini juga baik wisatawan yang tumpah ruah, hingga warga Jerman sendiri, berkumpul dan sesekali memlihat pertunjukkan musisi jalanan.

Menariknya, beberapa orang Jerman berpakaain tentara juga seringkali berada di area Gerbang Brandenburg.

3. Berwisata ke salah satu Taman Kota terbesar di dunia, Taman English

Taman English Jerman

(foto: instagram/sett1e)

English Garden merupakan salah satu taman populer yang ada di Jerman, tepatnya di Munich. Taman ini adalah taman kota dengan lahan yang amat luas. Membentang jauh dari pusat kota Munich ke batas kota timur laut.

Taman ini dibuat pada tahun 1789 oleh seorang fisikawan asal Inggris bernama Sir Benjamin Thompson.  Luas taman ini mencapai 3.7 km persegi.

Oleh karenanya, taman ini juga disebut sebagai salah satu taman kota terluas di dunia. Ukurannya, lebih luas dari Central Park New York tetapi lebih kecil dari Richmond Park London.

Daya tarik wisata di taman ini beragam. Mulai dari Menara-Munich China yang punya desain yang khas, serta di sini juga ada ataman bir yang luas.

Taman bir ini mampu menampung 7000 orang Chinesischer Turm (Menara China) dengan struktur bangunannya yang berbahan kayu dan tinggi 25 meter. Desainya terinspirasi dari “Great Pagoda” di Royal Botanic Gardens di London.

Di taman ini ada juga Rumah Teh Jepang, di sini kamu juga dapat mencoba jamuan teh tradisional Jepang di waktu akhir pekan. Selain itu, kamu juga coba harus datangi kuil Monopteros dengan arsitektur khas Yunani.

Kuil ini menawarkan kamu pemandangan Kota Munich yang menawan. Kuil berukuran kecil dan berbentuk bulat. Tingginya 16 meter dan dirancang oleh  Leo von Klenze. Ciri khas Monopteros adalah penggunaan lukisan batu polikrom.

Taman ini juga memiliki  danau seluas 86.410 meter persegi. Kamu bisa coba aktivitas perahu dayung dengan menyewanya.

Di danau ini, kamu bisa menemukan tiga pulau, di antaranya Königsinsel (“Pulau Raja”) Kurfürsteninsel (“Pulau Pemilihan”) dan Regenteninsel (“Pulau Bupati”).

Di antara Monopteros dan Japanisches Teehaus terdapat halaman luas yang diselimuti rerumputan hijau, tempat para pengunjung biasa berkunjung atau piknik.

English Garden juga mempunyai acara tahunan, yakni Pesta karnaval “Kocherlball” (the Cooks ‘Ball), yang diadakan setiap minggu ketiga pada Bulan Juli. Aktivitas lain yang tajk boleh dilewatkan adalah surfing di area sungai bebatuannya yang indah.

4. Menelusuri bangunan hingga rumah tua tradisional yang romantis, Romantic Road

Romantic Road Jerman

(foto: instagram/nora._.hah)

Wisata menyusuri kota dengan bangunan-bangunan khas Jerman yang manis, unik, dan indah menjadi aktivitas wisata menyenangkan bagi para pemburu wisata foto instagramable. Jerman sudah menyediakan wisata melewati rute dengan bangunan-bangunan kuno yang instagenic.

Rute ini akan membawamu melewati kota-kota kuno yang bernuansa kental Jerman di masa silam. Namanya, Romantic Road.

Romantic Road juga menjadi magnet wisata di Jerman. Wisatawan banyak memenuhi jalan indah dengan nuansa romantis ini. Perjalanan di sini akan kamu tempuh sejauh 400 meter dari Würzburg dan Füssen.

Tak hanya pesona rumah-rumah tradisional Jerman, melalui rute kuno ini kamu juga akan menemukan beberapa bangunan bernilai historis. Tenang saja, kamu bisa memlih melewati jalur ini dengan berjalan kaki santai, menaiki mobil, bus, atau bersepeda.

Memulai perjalanan dari Wurzbug, kamu bisa melihat Wurzbug Residen yang mengagumkan dan telah dimasukkan ke dalam salah satu warisan UNESCO.

Selanjutnya, perjalanan akan membawa kamu ke Lembah Taubertal, dan menuju Rothenburg ob der Tauber, yang merupakan daya tarik wisata yang dicari di Romantic Road.

Masih asli dan utuh, Rothenburg ob der Tauber ini adalah kota kecil dengan rumah-rumah setengah kayu dengan gerbang yang cantik dari desain abad pertengahan, dengan pemandangan sungai di dekatnya yang membuatmu semakin terkesima.

Selanjutnya masih ada kota kecil Dinkelsbühl yang punya pesona kota tua abad pertengahan semua yang ada di sini benar-benar masih terawat dengan baik.

Sepertinya, kamu harus berhenti untuk mengabadikan banyak spot foto yang menarik. Kesini sepertinya kamu perlu memerlukan satu hari penuh untuk menikmati seutuhnya segala bentuk wisata yang ditawarkannya.

Mulai dari Fuggerei, Rathaus, Schäzlerpalais, katedral Mariendom, dan menara Perlachturm. Serta masih banyak hal menarik dan menakjubkan lainnya yang bisa kamu temukan di sini.

5. Mengunjungi kastil indah di hutan bak istana Rapunzel, Kastil Mespelbruun

Kastil Mespelbrunn Jerman

(foto: instagram/namarse_klassno)

Wisata ke Eropa, kamu memang biasanya akan banyak disuguhkan dengan jajaran kastil yang indah. Terutama, di Jerman, kastil kuno masih banyak yang berdiri kokoh. Salah satunya Kastil Mespelbruun.

Kastil ini menariknya dibangun di lembah sungai lembah Elsava serta di dalam Hutan Spessart. Membuat kastil ini nampak seperti kastil milik tuan putri yang tinggal di hutan dalam buku-buku dongeng.

Tak heran kastil ini juga sangat populer dan menjadi daya tarik wisata di Spessart. Saat ini kastil, masih ditinggali oleh keluarga Pangeran Ingelheim yang tinggal di sayap selatan kastil ini.

Selain dikelilingi hutan rimbun, perbukitan di area kastil ini juga menambahkan keindahannya. Rerumputan tak hanya berwarna hijau, tetapi juga ditumbuhi beberapa bunga-bunga liar. Kamu bisa mengunjungi bagian utama kastil yang memang terbuka untuk umum.

Karena kawasannya yang tenang dan dekat dengan alam liar yang asri, suasana di kastil ini terasa romantis. Bangunan kastil kental dengan budaya Renaissance.

Kastil yang sebelumnya hanya dibangun menjadi rumah, berubah menjadi benteng, hingga direnovasi menjadi kastil ini, memang terawatsalah satunya karena tidak terlalu banyak mendapatkan kerusakan akibat perang. Karena wilayahnya yang di dalam hutan.

Meskipun begitu, menuju kastil ini masih mudah dijangkau dengan mobil. Bangunannya ini sebagian berasal dari pertengahan abad ke-16. Lokasi kastil yang jauh dari pusat keramaian Bavaria, akan mengingatkanmu dengan kisah Rapunzel.

Mungkin, jika Rapunzel masih ada, ia akan menempati menara bundar yang ada di kastil ini. Meskipun kastil ini berukuran kecil, namun keindahan yang tersimpan di pedalaman hutan ini, tetap layak untuk kamu kunjungi.

Baca juga: Kunjungi 10 Destinasi Wisata Vietnam yang Indah dan Unik Ini

6. Bermain di pantai indah nan instagrammable, Pantai Blackfoot

Pantai Blackfoot Jerman

(foto: instagram/verouture)

Dari banyaknya deretan pantai di Jerman, cobalah ke Pantai Blackfoot. Tak hanya menawarkan pasir pantai yang putih, pantai ini juga memiliki sejumlah tempat tidur pinggir pantai yang menyenangkan untuk dicoba.

Tempat tidur memiliki empat tiang kayu serta kain putih yang menghiasinya. Tak ayal, tak hanya sebagai bersantai untuk menikmati panorama pantai, tempat tidur ini juga bisa berfungsi sebagai property tamabahan kala asyik berfoto.

Pantai juga dilengkapi dengan tetap penyewaan sampan atau papan untuk keperluan renang. Di sini juga terdapat lapangan voli pantai hingga sekolah selam.

Pantai juga memiliki rumah makan serta bar. Kamu bisa pilih berenang, berjenur membiarkan matahari membakar kulit kamu.

Akan memakan waktu 45 menit dari stasiun tetapi, banyak hal yang dapat kamu lakukan begitu sampai di sini. tempat tidur pantainya yang empuk bisa digunakan untuk bersantai sembari menikmati minuman dan makanan ringan.

Pantai juga dapat digunakan untuk melakukan acara-acara penting, seperti pesta pernikahan, ulang tahun, malam tahun baru, dan lain sebagainya. Kamu juga bisa belajar memanah layaknya robin hood di sini.

Pantai Blackfoot menjadi pantai yang menyenangkan untuk didatangi bersama keluarga. Karena, suasana pantainya yang hangat. Berenang memang jadi aktivitas favorit di sini.

Menggoseh kano merupakan aktivitas menyenangkan dilakukan bersama orang-orang tersayang. Setiap orang dari berbagai latar usia sepertinya punya kesempatan untuk beraktivitas wisata yang sesuai.

Kamu bisa meyewa area pantai untuk acara sekaligus berkoordinasi dengan pengelola setempat untuk membicarakan konsep seperti apa yang paling cocok dengan acaramu.

7. Berpetualang di situs alam menantang, namun indah, Ngarai Partnach

Ngarai Partnach Jerman

(foto: instagram/greedy_cookie)

Ngarai Partnach merupakan keindahan kenampakkan alam yang sayang kalo lewatkan ketika berada di Alpen Bavaria, Garmisch-Partenkirchen. Ngarai ini di aliri air dari Sungai Partnach.

Dihiasi dengan dinding batuan kapur yang menjulang dengan ketinggian 80 meter atau setara dengan (262 kaki).

Ada jalur yang bisa kamu gunakan untuk berjalan di sisian ngarainya dengan pemandangan aliran airnya yang jernih serta pesona air terjun di ujungnya. Kamu akan berjalan di sebuah jembatan besi yang keamanannya sudah dapat dijamin.

Ngarai Partnach ini dapat kamu kunjungi di sepanjang tahun. Kecuali saat di musim salju, dimana es yang membeku menutupi jalurnya.

Bentuk tebing serta bebatuan di sekitarnya yang dialiri jernihnya air membuatnya nampak berkilauan di sekitarnya. Ngarai ini ada di Jerman Selatan.

Kamu perlu menghabiskan waktu paling tidak satu jam jika memulai perjalanan dari Kota Munich. Meski sungainya ini sempit, namun aliran sungai tetap mampu mengalir deras. Sehingga menimbulkan suara gemuruh.

Tenang saja, jembatan besi yang berada di sisian Ngarai merapat ke salah satu tebingnya ini diberi pembatas. Kamu pun bisa asyik berfoto dengan latar air terjun yang mengagumkan.

Jalur jembatan besinya ini lumayan sempit sekaligus licin. Sehingga kamu tetap harus berhati-hati. Di ngarai ini juga terdapat sejumlah gua untuk masuk ke dalam ngarai.

Rembesan-rembesan air dari bebatuan di atasnya dapat kamu rasakan. Karena keindahannya ini, Ngarai Partnach sudah ditetapkan sebagai monumen alam.

Pemerintah Jerman juga membukanya sebagai kawasan wisata sejak tahun 1912. Karena keelokkanya yang sudah tekenal, tak hanya wisatawan lokal saja yang mengunjungi, wisatawan mancanegara juga banyak yang berdatangan ke sini.

8. Berfoto di pulau penuh hamparan bunga aneka jenis dan warna, Pulau Mainau

Pulau Mainau Jerman

(foto: instagram/_nornat)

Saat ke Jerman, jangan lupa juga untuk kunjungi Pulau Mainau. Pulau satu ini benar-benar diliputi segala bentuk keindahan alam. Tak heran, wisatawan banyak membajiri pulau.

Pulau ini terkenal dengan banyaknya hamparan kebun bunga yang bermekaran. Tentu saja, wisata favorit yang harus kamu nikmati di sini adalah tur wisata bunga.

Rangkaian musim bunga di Pulau Mainau diawali dengan tampilan anggrek di Palm House pada bulan Maret. Anggrek di Palm House dianggap sebagai salah satu koleksi terbaik dari jenisnya di Eropa.

Di sini ditampilkan 3.000 jenis anggrek yang ditata dengan cara yang berbeda-beda, sehingga semakin menarik untuk dikagumi. Di lokasi luarnya, musim semi menjadi pemandangan yang begitu menakjubkan.

Saat musim dingin tiba, salju pertama seingkali terlihat di sini dan tumbuhlah dengan cantik bunga musim dingin yang bernama acronites yang bermekaran di awal Februari.

Setelahnya biasanya akan diikuti oleh bunga crocus yang tumbuh berwarna-warni. Tak ketinggalan, bunga tulip juga bermekaran dengan warna hingga bentuk yang bewarna-warni serta berbeda-beda.

Tulip ini berjumlah 400 dengan beragam jenis. Tumbuh menyelimuti rerumputan hijau yang juga akan kamu lewati saat berjalan di sepanjang jalan setapak.

Terdapat kebih dari 100.000 bibit bunga tulip yang ditanam di sini pada setiap tahunnya, yakni di taman lereng di sebelah selatan pulau yang menghadap ke selatan bersatu dengan lautan bunga ainnya yang berwarna-warni yang jumlahnya ini pada musim semi mencapai lebih dari sejuta bunga.

Pulai mainau, menjadi surga taman bunga bagi kamu yang senang dengan wisata bunga. Setelah bunga tulip bunga rhododendron dan peony kemudian juga bermekaran indah.

Pada bulan Juni, bunga mawar dengan jumlah 1.000 dari berbagai jenis bermekaran. Selain itu ada bunga dahlia, seperti Dahlias Hias, Dahsaha Pompon, dan Cactus Dahlias.

Acara yang tak boleh kamu lewatkan di sini adalah Count’s Island Festival. Festival ini biasanya ada di bulan Mei. Merupakan pameran internasional bagi mereka yang pencinta berkebun.

9. Berwisata ke danau dengan air berkilauan, Danau Eibsee

Danau Eibsee Jerman

(foto: instagram/j_kreiss)

Masih di kawasan Pegunungan Alpen. Di bawah puncak tertingginya, tersimpan keindahan penampakan alam berupa danau. Adalah danau Eibsee, yang memiliki air jernih berwarana biru tua dan nampak begitu berkilau.

Keindahannya ini tepatnya berada di wilayah Werdenfelsm berada di sebuah lanskap berbatu dengan ketinggian 1.000 meter.

Danau Eibsee memiliki Panjang 2,40 km, lebar 850 m dan kedalaman hingga 32,5 m. Keindahannya ini semakin menawan dengan keberadaan delapan pulai kecil di sisi utara danau.

Dahulunya danau ini terbentuk akibat batu raksasa yang jatuh akibat tanah longsor dari sebuah guncangan besar yang berkekuatan hingga 2,9 megaton TNT.

Bagian tengah danau berwarna biru tua, namun sisinya berwarna hijau yang sangat jernih, begitu bening. Oleh karenanya danau ini disebut sebagai danau terindah yang ada di Pegunungan Alpen Bavaria. Letaknya berada di 13 km ke barat daya dari pusat Garmisch-Patenkirchen.

Danau ini juga dikelilingi dengan pemandangan puncak-puncak gunung yang terkadang masih diselimuti salju putih. Sementara jajaran pohon pinus menghiasi tepian danau.

Memberikan sedikit keteduhan sekaligus udara dingin dari angin yang berhembus di area pegunungan ini. Kamu juga bisa berenang di Danau Eibsee. Saat musim panas tiba, adalah waktu yang paling menyenangkan untuk melakukan aktivitas renang.

Danau juga ramah untuk keluarga dan anak-anak berjalan-jalan di sekitarnya sambil bercengkrama dengan orang-orang tersayang adalah kegiatan yang akan membahagiakan.

10. Menikmati wisata romantis di tepian Sungau Rhine, Romantic Rhine

Romantic Rhine Jerman

(fotoL instagram/rale_p)

Jerman sepertinya memang punya banyak tempat romantis. Salah satunya yang terkenal adalah Romantic Rhine. Romantic Rhine ini adalah objek wisata di tepian sungai yang aliran airnya melewati perkebunan anggur.

Kebun anggur ini tertutup dan di bagian atasnya banyak puing-puing reruntuhan dari peninggalan kota sejarah di masa lampau.

Sungai ini sejak dahulunya sudah memegang peranan penting. Sungai dikenal digunakan sebagai jalur perdagangan.

Di pinggiran sungainya terdapat kota kecil yang bertumbuh dan tertata rapi. Suasana romantis di tepian sungai ketika malam tiba, menjadi pemandangan incaran wisatawan.

Sungai Rhine merupakan sungai yang sangat panjang. Panjangnya bahkan melintasi beberapa negara. mulai dari Swiss dan berakhir di North Sea, Belanda dengan total panjangnya 1036.2 kilometer.

Saat malam tiba gemerlap cahaya lampu bangunan di sekitarnya begitu cantic untuk dilihat. Desa-desa di tepiannya ini memiliki bangunan yang didominasi dengan bahan kayu.

Selain itu ada gereja bernuansa gothic yang nampak mencolok dan menjadikannya daya tarik tersendiri. Di atas singai juga berdiri sebuah kastil menjulang yang berasal dari abad pertengahan.

Berkunjung ke Jerman, memang bisa jadi buatmu ingin lebih lama menelusuri keseruan sekaligus pesona wisatanya. Jerman sepertinya jadi destinasi negara wajib untuk menghabiskan liburanmu.

Jerman memang identik dengan bangunan kuno yang memnacarkan romantisme. Namun, jangan lupakan wisata alam eksotisnya. Banyak ragam paket wisata di Jerman, yang bisa kamu abadikan dalam foto.