. ";s:18:"ihaf_insert_footer";s:0:"";s:16:"ihaf_insert_body";s:0:"";s:21:"_transient_doing_cron";s:33:"1596417378.3123149871826171875000";}} 10 Destinasi Wisata India yang Punya Alam Indah dan Kaya Sejarah

travel

10 Destinasi Wisata India yang Punya Alam Indah dan Kaya Sejarah

By  | 

India merupakan sebuah negara yang berada di Asia Selatan. Negara ini memiliki jumlah penduduk ke-2 terbesar di dunia. Negara yang merupakan kampung asal Shah Rukh Khan ini, memiliki garis pantai yang panjang.

Panjangnya mencapai 7000 km. Tak heran, jika negara ini punya banyak wisata pantai yang indah-indah. Tak hanya itu, India juga dikenal sebagai negara yang melahirkan empat negara utama di dunia. Yakni Hindu, Budha, Jainisme, dan Sikhisme.

Di India juga ada peninggalan peradaban Islam. Sejarah panjang ya melahirkan ragam agama ini, membuat India juga punya banyak bangunanbersejarah yang berkaitan dengan agama-agama tersebut. Selain itu, di India juga terdapat peradaban kuno, seperti Sungai Lembah Indus.

Berwisata ke India, kamu akan diajak menelusuri sejarah negaranya yang panjang sekaligus hamparan alamnya yang asri dan rupawan. Yuk, tengok apa saja 10 objek wisata yang harus kamu kunjungi saat sedang di India.

Baca juga: Rekomendasi 10 Wisata Tajikistan yang Belum Banyak Diketahui

1. Menelusuri bangunan makam mewah paling terkenal di India, Taj Mahal

Taj Mahal Indiia

(foto: instagram/jennifer_voisin_)

Berlibur ke India, memang rasanya tidak akan lengkap jika kamu tidak menginjakkan kaki di ikon negara ini, yakni Taj Mahal. Taj Mahal sendiri merupakan bangunan makam suci yang termasuk ke dalam salah satu tujuh keajaiban dunia.

Bangunan ini meliputi sebuah kompleks yang dikitari oleh taman luas. Luas total lahannya, 22.4 hektar. Tak hanya makam, ketika kamu sudah masuk ke area tamannya, kamu sudah akan disambut dengan indahnya air mancur serta kolam.

Bangunan Taj Mahal ini dibangun sebagai perwujudan cinta dari raja ternama di India bernama Shah Jahan, untuk sang istri yang bernama Mumtaz Mahal. Dimana, bangunan ini menjadi tempat peristirahatan terakhir dari istrinya tersebut.

Waktu yang dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan bangunan ini adalah selama kurang lebih 22 tahun. Selesai pada tahun 1983, Taj Mahal langsung dijadikan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Keistimewan Taj Mahal ini juga dapat kamu lihat dari bentuk bangunannya yang memiliki gaya arsitektur yang menggabungkan tradisi seni Persia dan seni Mughal awal yang terinspirasi dari Dinasti Timurid. Aristektur yang menonjol dari bangunan ini terdapat dari bumbung, kubah, dan menara yang terbuat dari marmer putih.

Di sini juga terdapat sekitar 43 jenis batu yang diantaranya terdiri dari permata, berlian, jed, kristal, topaz, dan nilam yang membuat bangunan ini semakin memukau.

Tak hanya berisi makam dari Mumtaz Mahal, di sini juga terdapat makam Shah Jahan. Sebelumnya, Taj Mahal ini lebih banyak dikenal sebagai kuil yang melambangkan agama Hindu. Namun, pada tahun 2017 lalu pengadilan di India telah mengukuhkan Taj Mahal merupakan makam atau mausoleum Muslim.

Keindahan bangunan mewah ini pun nampak semakin membuat berdecak kagum, karena bangunannya ini berdiri di tepi Sungai Yamuna. Kemewahan bangunan ini terlihat bahkan mulai dari bahan umum, yakni dinding yang menyusunnya.

Di mana sekuruh dinding penyusun bangunan ini berasal dari marmer putih. Sementara iru, berbagai tulisan kaligrafi yang ada di sini juga menceritakan isi-isi prasasti, yang menghiasi interior maupun eksterior bangunan ini.

2. Mengunjungi kota tua yang punya bangunan unik, Golden City

The Golden City India

(foto: instagram/ollietasho)

Kota Jaisalmer atau yang sering disebut sebagai Kota Emas terletak di jantung Gurun Thar di Rajasthan. Disebut sebagai ‘Golden City’ karena fondasi yang digunakan untuk membangun kota ini adalah di atas batu pasir kuning.

Monumen batu kuning yang berbaris dari seluruh bangunan yang ada di sini, akan nampak semakin indah saat matahari tengah menerpanya. Warnanya, menjadi lebih berkilauan. Di Kota Emas ini, kamu akan diajak menelurusi sudut-sudut kotanya yang artistik dengan ciri khas tiap bangunannya yang nampak berwarna emas ini.

Bagian di perkotaan ini ada yang begitu sepi. Datang ke sini, kamu akan puas berfoto ria di antara bangunannya yang istimewa.

Kota Jaisalmer ini, dibangun oleh Bahti Rajputs dengan arsitektur yang penuh dengan keciri khasan yang membuatnya jadi daya tarik wisata.

Arsitektur bangunannya banyak yang dihiasi dengan ukiran dan pahatan yang rumit serta memiliki benteng yang dibangun secara strategis. Benteng yang terkenal di perkotaan yang sepi ini adalah Benteng Jaisalmer. Benteng ini dibangun oleh Rajput Rao Jaisal.

Ukuran benteng yang besar menempatkannya menjadi salah satu benteng terbesar di dunia. Benteng ini masih dibangun di atas pasir keemasan Thar. Benteng memiliki tiga lapisan dinding dengan tinggi 30 kaki.

Ada beberapa tempat seru yang bisa kamu jelajahi di benteng ini. Seperti perpustakaan Gyan Bhandar Raj Mahal, kuil Laxminath, kuil Jain, empat gateway besar dan pedagang Havelis. Benteng ini juga memilik patung dengan motif yang indah dengan gaya Dilwar yang membuatnya terlihat klasik.

Tempat lain yang tak boleh kamu lewatkan ketika berkunjung ke kota kuno ini adalah mengunjungi Bada Bagh. Yakni sebuah taman yang merupakan makam tempat peristirahatan terakhir daripada bangsawan-bangsawan di masa silam.

Beberapa cenotaph didirikan di sini yang juga didirikan dengan pasir berwarna kuning. Pengerjaan bangunannya nampak begitu rumit dengan detail-detail kecil yang meliputi tiap unsur bangunannya.

Selain itu kamu juga bisa mengunjungi sebuah bangunan bernama Salim Singh Ki Haveli yang dahulunya merupakan bangunan yang biasa digunakan oleh keluarga paling berpengaruh di kota ini.

Bangunan ini memiliki ciri khas arsitektur yang berbeda dengan yang lainnya. Atapnya terinspirasi dari merak sementara gerbangnya dijaga oleh patung gajah.

3. Menikmati keindahan Pantai Palolem beserta bungalow kayunya

Pantai Palolem India

(foto: instagram/catrin_gh)

Pantai Palolem disebut-sebut sebagai salah satu tempat terindah yang ada di wilayah Goa, India. Pantai ini di bagian garis pantainya ditumbuhi oleh banyak bungalow kayu. Palolelem menjelma menjadi kawasan wisata yang akan memanjakan kamu dengan lengkapnya fasilitas yang disediakan.

Kamu bisa menyantap menu kuliner India di restoran tepi pantainya. Dengan kaki yang sesekali tersiram air dari ombak pantai. Kamu juga bisa membeli ragam cinderamata dari toko oleh-oleh yang ada di sini.

Terdapat deretan pilihan hotel pula. Hanya dengan berjalan sekitar 15-20 menit dari penginapannya, kamu sudah bisa langsung berjalan dengan kaki telanjang membiarkan kakimu menapakki pasir.

Jajaran pepohonan palm yang berdiri di tepiannya nampak membentuk lengkungan ke arah teluknya. Menambahkan panorama keindahan pantai ini.  Saat musim pantai, area pantai ini disulap menjadi lebih ramai untuk tempat rekreasi.

Pondok-pondok kayu dan bambu nampak dipenuhi wisatawan. Kamu juga bisa menikmati renang atau mencoba rekreasi menggunakan kayak. Dari lokasi pantai ini kamu juga bisa mencapai Colomb Bay yang ada di sebelah selatan. Kamu bisa mencapai dengan hanya berjalan kaki.

Di sini kamu akan menemukan keindahan tersembunyi lainnya, yang juga banyak menyediakan restoran dan penginapan-penginapan sederhana.

Pantai Palolem ini juga dikenal dengan “Paradise Beach” penginapan yang ada di sini memang cukup banyak, tetapi juga sederhana. Namun, keindahan pantai ini mampu menyihir siapapun yang datang ke sini untuk mengagumi panoramanya.

Waktu terbaik yang bisa kamu pilih saat datang ke sini adalah di bulan November hingga Maret. Hamparan pasir putih mendominasi biru laut dari pantai ini. Atraksi rekreasi menarik lainnya yang bisa kamu nikmati di sini seperti melihat lumba-lumba hingga memancing.

Ada sebuah resto dengan desain berupa pondok-pondok pantai sederhana. Tak hanya menyantap makanan, resto ini juga menawarkan kelas yoga bagi para pengunjung.

4. Situs arkeologi Goa Ellora yang banyak menyimpan sejarah

Goa Ellora India

(foto: instagram/gobiasindustrie5)

Terletak di Kota Aurangabad Maharashtra, India, Goa Ellora merupakan situs arkeologi yang sudah diakui UNESCO dan dikenal di dunia. Goa ini memiliki luas lahannya yang besar.

Kompleks Goa Ellora ini dibangun oleh Rashtrakuta yang pada saat itu melakukan penggalian terhadap pinggiran bukit Charanandri. Terdapat 34 total goa yang ada di kompleks ini. Dimana seluruh guanya dibuat dari potongan bebatuan karang.

Goa ini telah dibangun sejak abad k-5. Sejak saat itu pula goa ini pernah menjadi kuil hingga biara bagi agama Budha, Hindu, dan Jainisme. 34 gua yang terdapat di sini terbagi menjadi 12 gua merupakan milik umat Budha, 17 untuk pemeluk agama Hindu, serta 5 sisanya merupakan milik pemegang keyakinan Jainisme.

Kawasan Ellora diketahui sudah dihuni oleh manusia sejak zaman prasejarah. Pembangunan goa ini untuk menunjukkan bagaimana masyarakat umat beragama yang memiliki ragam keyakinan di India mampu hidup rukun berdampingan.

Berdasarkan penelitian arkeolog, goa yang pertama dibangun di sini diketahui adalah milik umat Budha. Namun, masih ada banyak pertentangan mengenai kebenaran hal ini dikarenakan penelitian lainnya menunjukkan bangunan yang pertama di bangun adalah milik umat Hindu.

Sebagian besar konstruksi yang ada pada gua-gua ini difungsikan sebagai tempat beribadah sekaligus tempat tinggal para pendeta. Ruangan-ruangan di dalam goa merupakan ruangan untuk berkgiatan sehari-hari, seperti ruangan tidur dapur dan lainnya.

Goa Budha Nomor 10 disebut sebagai goa yang paling terkenal di sini. Goa ini juga dikenal sebagai Vishyakarma, atau Chandrashala atau yang artinya “Goa Tukang Kayu”. Di dalam goa Budha ini kamu akan menemukan sebuah kuil yang bentuknya menyerupai halaman stupa.

Ukiran-ukiran yang terdapat pada Goa Vishyakarma ini membuat bangunannya jika dilihat dari kejauhan seperti dibuat dengan bahan kayu. Di bagian tengah goanya terdapat sebuah patung Budha yang memiliki tinggi 15 kaki dengan posisi duduk berkhotbah.

Sementara pada Goa Jain kamu akan menemukan keunikan bangunannya yang menggambarkan nilai-nilai filosofis dari agama Jain itu sendiri. Di antaranya seperti kedisiplinan mereka dalam pertapaan terlukiskan pada dekorasi goa mereka yang unik.

5. Ambil foto instagrammable di Benteng Amber Fort yang punya keindahan arsitertur 

Amber Fort India

(foto: instagram/maggiepym)

Amber Fort menjadi daya tarik wisatawan karena memiliki arsitektur yang cantik. Lokasinya sendiri berada di puncak bukit Kota Amer. Membuat benteng ini terlihat semakin menawan. Benteng didirikan pada tahun 1592 oleh Raja Man Singh I.

Bangunan benteng ini juga sengaja dibuat menghadap ke arah Danau Maota yang memiliki panorama yang memukau. Benteng juga merupakan hasil mahakarya dari arsitektur bernama Rajputana yang dibuat dengan memasukan perpaduan antara unsur Hindu dan Mughal.

Batu berwarna merah dan putih menjadi bahan dasar dari bangunan benteng ini. Beberapa titik-titik di benteng ini tak ayal menjadi incaran latar foto yang instagrammable. Bagian terindah benteng dapat kamu temukan pada Sheesh Mahal atau Mirror Palace.

Pada bagian yang paling populer dari benteng ini tersebut, terlihat dari dinding-dinding serta langit-langitnya yang dipeniuhi oleh cermin dengan lukisan bunga-bunga yang memikat. Aula ini dahulunya konon dibangun oleh sang Raja karena ia tahu bahwa ratunya senang memandangi bintang.

Arsitektur indah lainnya dapat kamu lihat dari pintu masuk benteng yang di desain dengan gaya tradisional, pintu masuk ini disebut juga dengan Suraj Pol atau Sun Gate. Saat kamu berjalan melalui pintu ini kamu akan disajikan dengan penampilan labirin istana, taman, serta kuil, taman ini disebut dengan Jaleb Chowk.

Saat hari sudah mulai gelap, area ini semakin indah dengan lampu-lampu yang menyinarinya bermandikan warna-warni cahaya. Sementara lightning ini juga menyampaikan cerita perjalanan kerajaan.

Rekreasi seru yang bisa kamu coba di sini adalah mengelilingi benteng dengan menunggangi gajah. Setelah melewati gerbang kamu akan dibawa ke bangunan utama istana. Terdapat tangga kecil di sisi kanan, jika kamu ingin menuju Kuil Siladevi.

Biasanya, pengunjung singgah di kuil ini dahulu sebelum masuk ke bangunan utama istana. Sementara itu menaikki tangga utama kamu akan sampai di aula audensi publik, di aula ini kamu akan menemukan apartemen para raja.  Di luar itu kamu akan menemukan gerbang Ganesha.

Gerbang Ganesha inilah yang akan mengantarkan kamu ke Sheesh Mal atau Mirror Palace yang terkenal. Bersebrangan dengan aula ini kamu juga bisa melihat Sukh Niwas atau yang artinya Aula Kesenangan.

Untuk dapat melihat pemandangan Danau Maota secara lebih jelas, kamu bisa datang ke Hall of Victory atau Jain Mandir.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Finlandia, Tawarkan Keindahan Alam Berbalut Sejarah

6. Menikmasi kesegaran Air Terjun Dudhsagar 

Dudhsagar Fall India

(foto: instagram/sakulin_ivan)

India juga punya wisata alam yang mengagumkan. Salah satunya dapat kamu temukan dengan berkunjung ke Air Terjun Dudhsagar. Pesona air terjun ini mampu membuat para wisatawan meramaikan objek wisatanya.

Tak hanya wisatawan lokal, bahkan wisatawan mancanegara juga banyak memenuhi kawasan wisata ini. Air terjun ini menyembur dari tebing curam dengan warna airnya yang nampak putih bersih.

Air tersebut menyembur hampir vertikal dari ketinggian 1017 kaki dengan begitu menakjubkannya. Nama ‘Dudhsagar’ pada air terjun ini memiliki arti ‘Lautan Susu’ karena semburan airnya yang menyerupai semprotan dengan dominasi warna putih serta nampak berbusa.

Letak air terjun ini berada di Sanguem Taluka Goa, lokasinya ini masih berada di kawasan Suaka Margasatwa Bhagwan Mahavir. Jalan yang harus kamu tempuh di sini bisa dengan berpetualagn berjalan kaki atau menyewa mobil gunung seperti jip, dikarenakan kondisi jalannya yang terjal.

Terdapat legenda mengenai terbentuknya air terjun ini. Menurut cerita tersebut, dahulunya ada seorang putri yang sedang mandi bersama para dayangnya di sungai ini.

Lalu tiba-tiba datang seorang pangeran tampan, sang putri yang malu karena mengenakan pakaian mandi yang minim akhirnya dilindungi oleh dayang-dayangnya yang kemudian menuangkan kendi berisi susu yang biasa diminum putri ke hadapan sang putri yang akhirnya membentuk semacam tirai air berwarna putih. Itulah, mengapa nama air terjun ini “Dudhsagar”.

Sumber air dari Air Terjun Dudhsagar ini berasal dari Sungai Mandovi yang juga merupakan sungai utama di goa. Aliran airnya yang berliku-likuai akhirnya mengalir dari atas puncak tertinggi di perbatasan Goa dan Karnataka, yang akhirnya membentuk aliran Air Terjun Dudhsagar.

Di bawahnya terbentuklah kolam dengan warna hijau tua yang sangat segar dan mengasyikan untuk berenang. Air terjun terbagi menjadi tiga aliran, yang membuatnya semakin mengagumkan. Masyarakat setempat juga mengenal air terjun ini dengan nama Tambdi Surla.

Berada di kawasan suaka margasatwa, air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan rindang serta beberapa satwa dan tetumbuhan lain yang menghuninya.

7. Makam Humayun yang menyimpan bukti peradaban Islam di India

Makam Humayun India

(foto: instagram/starspullingmyhair)

India juga menyimpan sejarah peradaban Islam. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan masjid serta salah satu bangunan islam paling bersejarah, yakni Makam Humayun. Melalui bangunan makam ini, kamu bisa melihat bagaimana kehidupan masyarakat muslim India di masa lampau.

Humayun sendiri merupakan nama kaisar ke dua di Mughal. Kompleks makam Humayun ini berdiri di atas lahan seluas 12 hektar.  Berlokasi tepatnya di Nisamuddin Timur, New Delhi.

Bangunan yang diperkirakan berdiri sejak tahun 1533 ini menjadi satu-satunya bangunan kuno di Mughal yang memiliki gaya arsitektur Timurid. Makam ini dibangun atas prakarsa istri Humayun, yaitu Hamida Banu Begum.

Pada tahun 1993, makam dengan arsitektur nan indah ini dimasukkaan ke dalam warisan dunia UNESCO. Pembangunan makamnya, melibatkan seorang arsitek asal Persia bernama Mirza Ghiyath dalam jangka waktu pembangunan selama kurang lebih 10 tahun.

Makam yang lokasinya juga dikelilingi taman ini menjadi makam taman pertama yang ada di India jauh sebelum Taj Mahal. Bangunan ini tak hanya berisi makam utama saja, beberapa bangunan lain dengan ukuran lebih kecil juga tersebar di sekitarnya.

Bangunan-bangunan makam yang lebih kecil ini sudah dapat kamu temui saat memasuki area pintu masuk utama yang berada di sebelah barat. Di anatar bangunan-bangunan tersebut juga terdapat kompleks makam Isa Khan Niyazi yang merupakan bangsawan Afganistan.

Kompleks Makam Humayun terdiri dari makam utama Kaisar Humayun istri sang kaisar, Hamida Begum dan Dara Shikoh. Selain itu juga ada makam penerus Humayun, yaitu Shah Jahan. Selain itu di sini juga terdapat makam beberapa tokoh Mughal.

Sementara itu taman yang ada di makam disebut Taman Charbagh. Menariknya, taman ini menonjolkan lebih banyak ciri khas Persia. Diperkirakan taman ini menyimpan lebih dari 100 makam. Makam-makam ini dibangun dengan puing-puing batu dengan strukturnya berupa batu pasir merah dan marmer putih.

Bangunan ini juga memiliki teras yang ditutupi oleh kanopi. Kanopi juga nampak indah dengan ubin biru yang dilapisi oleh kaca. Sementara itu kubah pada bangunan ini memiliki lapisan kuningam, dimana kubah memiliki tinggian hingga enam meter.

8. Taman yang menjelma menjadi observatorium, Jantar Mantar

Jantar Mantar India

(foto: instagram)

Jika kamu senang berburu spot foto instagenic, Jantar Mantar jadi lokasi yang tak boleh kamu lewatkan ketika berlibur ke India. Masih di Jaipuur, Jantar Mantar merupakan sebuah monumen yang dibangun di sebuah area taman. “Jantar” berarti alat perhitungan, sementara “Mantar” berarti instrumen.

Taman ini menjelma menjadi sebuah observatorium yang ada di tengah kota. Berjalan-jalan ke taman ini, kamu bisa melihat kumpulan bangunan arsitektur tentang alat-alat astronomi.

Tak hanya di Jaipur, Jantar Mantar ini juga dibangun di 5 kota lainnya di India, antara lain New Delhi, Ujjain, Varanasi, dan satu lagi di Mutra, namun telah mengalami keruntuhan.

Tetapi, jika kamu ingin ke Jantar Mantar yang terbaik dan paling lengkap koleksinya, Jantar Mantar di Jaipur iini disebut yang paling baik.

Bahan bangunan berupa batu lokal dan marmer yang juga beralaskan marmer. Setiap instrument yang ada di sini berfungsi sebagai skala khusus untuk perhitungan astronomi. Konnon, ketepatan pengukurannya ini karena terdapatnya material perunggu yang terdapat di dalam marmer tersebut.

Di area observatorium terdapat 14 jenis mayoritas. Mayoritas intrumennya untuk mengukur waktu, melacak lokasi bintang, memprediksi gerhana, hingga memprediksi ketinggian langit dan sebagainya.

Diantara 14 instrumen tersebut yang paling menarik perhatian adalah Samrat Yantra atau yang disebut juga sebagai Jam Matahari paling besar di dunia.  Wujud bangunan ini berbentuk segitiga yang menunjukkan titik jam dan menit.

Busur arah kanan menunjukkanwaktu saat matahari terbit hingga waktu tengah hari. Sementara busur kirinya menunjukkan waktu dari tengah hari hingga malam hari.

Bangunan paling unik yang terdapat di sini adalah The Largest Samrat Yantra yang konon keakuratannya bisa 10 kali lebih akurat dibandingkan Samray Yantra yang biasa. Instrument ini, masih sering digunakan oleh masyarakat sekitar seperti untuk memprediksipanjang dan berat siklus hujan yang ada di daerah sekitar.

Oleh karenanya, para petani yang bermukim di sekitar sini masih sering menggunakannya. Namun, di sisi lain keakuratan observatorium ini masih juga banyak yang mempertanyakan. Meskipun begitu, observatorium ini menjadi bukti peninggalan dari ajaran wedha yang masih bisa bertahan.

Bentuk kumpulan bangunannya yang unik dan artisitkm menjadikannya sering didatangi wisatawan. Sementara para mahasiswa astronomi dan astrologi konon diwajibkan untuk melakukan penelitian di observatorium ini.

9. Berjalan-jalan menikmati gurun dingin dan gunung salju di Lembah Spiti 

Spiti Valley India

(foto: instagram/ himalayan_clicker)

Kenampakan alam yang indah dari India bisa kamu temukan dari Lembah Spiti. Berjalan-jalan ke sini kamu akan menikmati petualangan mengarungi jalanan panjang dan lembah yang berliku.

Semenatara itu pemandangan gurun yang dingin dan gunung salju yang tak terlupakan akan menyambut kamu ketika kamu menginjakka kaki ke Lembah Spiti. Lembah Spiti ini lokasinya ada di Himachal Pradesh. Dimana memiliki ketinggian 12.500 kaki di atas permukaan laut.

Rimbunnya pepohonan yang menutupi lembah ini membuatnya hanya mendapat sinar matahari selama 250 hari dalam setahun yang membuat wilayah ini menjadi yang terdingin di India. Area yang juga dilewati oleh Pegunungan Himalaya yang terus bersalju selama enam bulan setahun juga membuatnya semakin dingin.

Nama “Spiti” ini berarti “Tanah Tengah” dikarenakan lembah spiti ini memisahkan antara India dan Tibet.Lembah Spiti akan memanjakan kamu juga menjadi pencinta wisata alam liar. Berbagai pilihan alur pendakian dapat dipiih oleh wisatawan.

Semua pilihan alur pendakian ini dapat kamu pilih dari Kaza yang merupakan Ibukota dari Spiti. Seluruh jalur pendakian ini sama-sama akan menyuguhkan kamu denga pemandangan pegunungan Himalaya yang mengagumkan.

Perjalanan yang akan kamu tempuh kurang lebih 1,5 kilometer dengan alur di sepanjang Sungai Spiti dimulai dari Biara Dhankar ke Danau Dhankar yang lagi-lagi disapa dengan pemandangan indah dari desa-desa yang ada di bawahnya.

Kamu juga bisa singgah sebentar di Danau Dhankar untuk menikmatii udara sejuk pegunungan. Selain itu, di kawasan ini masih ada kereta gantung yang populer dimana ketika kamu melintas menggunakannya, pemandangan ngarai yang ada di bawahnya akan membuat kamu berdecak kagum.

Sementara pemandangan gunung di sekitarnya menjadi perpaduan menakjubkan layaknya gambar latar pada kartu pos.

10. Mengunjungi danau tertinggi di dunia, Danau Gurudongmar

Danau Gurudongmar India

(foto: instagram/ devilonwheels)

Berada di ketinggian 17000 kaki di atas pemukaan laut, menjadikan Danau Gurudongmar sebagai danau tertinggi yang ada dunia. Danau ini tepatnya terletak di sebelah utara Rentang Khangchengyao. Daerah sekitarnya ini diliputi oleh gunung-gunung yang ditutupi oleh salju.

Saat musim salju, Danau Gurudongmar biasanya membeku. Namun, ada sebuah titik yang tidak membeku. Danau ini juga terletak di dekat perbatasab Tibet dan China.

Sementara nama Gurudongmar sendiri berasal dari kepercayaan mereka mengenai seorang guru bernama Rentang Khangchengyao yang diperkirakan pernah mengunjungi Tibet dengan melintasi wilayah ini. Di samping kiri danau, kamu akan bisa menemukan kuil guru.

Danau Gurudongmar menjadi salah satu tempat terindah di Sikkim. Danau memiliki luas 290 hektar. Meskipun air di danau ini terlihat membeku saat musim dingin, namun sebenarnya tidak sepenuhnya membeku bahkan saat suhunya mencapai -20 derajat celcius.

Danau ini dianggap suci oleh umat Buddha, Hindu, dan Sikh. Selain itu danau juga menjadi sumber air bersih bagi warga yang tinggal di sekitarnya. Terdapat kepercayaan di danau ini, yakni dengan meminum air dananunya maka dapat meningkatkan kesuburan wanita.

Kuil yang ada sisi danau seringkali didatangi pengunjung untuk berdoa. Kamu akan melihat banyak benderaberwarna berwarna cerah di sekitar kuil yang tergantung, yang merupakan doa-doayang dipanjatkan oleh para pengunjung. Oleh karenanya, danau ini juga disebut sebagai ‘Danau Harapan’.

Ketika kamu berkunjung ke sini, kamu akan melihat ukuran danau yang seakan lebih kecil. Dikarenakan, panorama danau ini dikaburkan oleh topografi dan gletser berbukit. Jika datang ke sini kamu juga akan melihat domba biru, yak, dan satwa menarik lainnya yang biasa hidup di kawasan ketinggian ini.

Selain jajaran pilihan wisata di atas, India masih belum kehabisan objek wisata lain yang juga harus kamu kunjungi. Semua itu dapat kamu temukan, saat langsung menyambangi negeri Bollywood ini.