inspirasi

Terkenal sebagai Ikon Kota Brussel, Patung Manneken Pis Punya Sejarah yang Unik

By  | 

Pada umumnya kota besar memiliki landmark tertentu yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa kota juga memiliki ikon yang unik dan tak ada duanya.

Jika New York punya Patung Liberty lalu London punya Big Ben, maka Brussel punya Manneken Pis.

Jangan dibayangkan kalau Manneken Pis sebagai ikon kota mempunyai ukuran yang besar selayaknya Patung Liberty atau Big Ben.

Tenyata Manneken Pis yang berbentuk patung anak laki-laki sedang kencing tidak lebih tinggi dari rata-rata anak balita.

Memang tingginya hanya sekitar 60 cm dan posisinya di pojokan jalanan yang tidak terlalu besar.

Tapi, sepertinya belum lengkap kalau mengunjungi Brussel tanpa mampir dan berfoto di sana.

Baca juga: Vlad The Impaler, Drakula di Dunia Nyata yang Juga Dianggap Pahlawan

Ada banyak versi kisah yang menjadi alasan dibangunnya Maneken Pis

Terkenal sebagai Ikon Kota Brussel, Patung Maneken Pis Punya Sejarah yang Unik

(foto: theculturetrip)

Nama Manneken Pis berasal dari bahasa Belanda yang berarti anak laki-laki yang sedang kencing atau ‘pipis’. Sedangkan dalam bahasa Prancis terkenal dengan Le Petit Julien.

Patung ini memang memiliki kisah legenda di baliknya, yakni tentang anak kecil bernama Julianske si penyelamat Kota Brussel di zaman Perang Dunia II.

Julianske menjadi legenda tersendiri bagi masyarakat Brussel karena kencingnya pada sumbu meriam telah menyelamatkan Kota Brussel dari ledakan.

Ada juga cerita lain yang menggambarkan bahwa anak laki-laki yang dipahat jadi patung adalah anak kecil yang dibawa Raja Belgia untuk mengencingi Raja Prancis sebagai wujud penolakan Belgia pada Prancis yang mengajak berunding.

Apa pun kisahnya, patung ini akan tetap ada dan menarik perhatian banyak pengunjung kota.

Manneken Pis sebenarnya tidak sendiri, tapi punya dua ‘saudara’

Terkenal sebagai Ikon Kota Brussel, Patung Maneken Pis Punya Sejarah yang Unik

(foto: piqsel)

Selama ini Manneken Pis sangat populer di Brussel, tapi sebenarnya patung tersebut tidak sendiri.

Ada Jeanneke Pis, saudara perempuan yang dipahat tahun 1987 dan Zinneke Pis, anjing peliharaan yang dipahat pada tahun 1998.

Jeanneke Pis terletak di dekat Grand Palace dan dilindungi jeruji besi demi mencegah vandalisme.

Zinneke Pis terletak tak jauh dari Rue de Vieux-Marche. Kedua saudara Manneken Pis juga dibuat dengan posisi sedang ‘pipis’.

Baik Jeanneke Pis maupun Zinneke Pis mengalami perlakuan yang kurang baik dari pengunjung tidak bertanggungjawab.

Karena posisinya yang tidak setinggi Manneken Pis, vandalisme begitu mudah dilakukan. Di tembok dan trotoar jalan di sekitarnya ada beberapa coretan yang mengganggu pemandangan.

Baca juga: Jarang Dibahas, Inilah Sosok Mileva Maric di Balik Kesuksesan Albert Einstein

Manneken Pis menjadi simbol dan ekspresi humor warga Brussel

Terkenal sebagai Ikon Kota Brussel, Patung Maneken Pis Punya Sejarah yang Unik

(foto: soundfly)

Ketika sebuah kota harus membuat simbol untuk ditampilkan ke seluruh dunia, pasti itu akan terkait dengan warisan budaya yang mengagumkan.

Akan tetapi, pemerintah Belgia saat itu berpikir sesuatu yang sedikit aneh dengan selera humor yang tinggi. Bagi warga Brussel, patung ini adalah simbol Zwanze.

Zwanze sendiri adalah sebuah kata dalam dialek lokal Brussel yang tidak hanya mengekspresikan humor tetapi juga cara hidup.

Warga Brussel juga terkenal dengan seni menceritakan kisah-kisah lucu yang tidak sepenuhnya benar.

Dalam cerita itu seseorang bisa mengolok-olok diri sendiri dan penonton pada saat bersamaan. Itulah mengapa berbagai legenda terkait Manneken Pis masih disukai.

Bahkan kisah legenda yang unik dapat menenggelamkan fakta yang mungkin biasa saja.

Bahwa air mancur yang terletak di persimpangan Rue de l’Étuve dan Rue du Chêne sebenarnya hanya sarana untuk distribusi air bersih ke seluruh kota yang sudah ada sejak abad ke-15.

Beberapa kali pernah terjadi pencurian patung Manneken Pis

Terkenal sebagai Ikon Kota Brussel, Patung Maneken Pis Punya Sejarah yang Unik

(foto: brussels)

Sejak diciptakan oleh pematung Hieronimus Duquesnoy pada tahun 1619, Manneken Pis beberapa kali dicuri. Patung yang terpasang sekarang adalah replika dari patung versi asli yang terbuat dari batu.

Pada abad ke-18 simbol Brussel ini sempat ‘diculik’ tentara Prancis. Tapi ini bukan peristiwa besar dan berbahaya.

Justru sebaliknya, tentara Prancis menganggapnya sebagai aksi yang konyol pada sebuah patung.

Tapi pemerintah Brussel menindak tegas aksi pencurian itu. Sebelum terjadi kerusuhan, Louis XV menghukum para pencurinya dan mengembalikan Manneken ke kota Brussel.

Tidak hanya itu, patung ini juga diberi pakaian brokat mahal yang disulam dengan emas dan didekorasi dengan salib Saint-Louis.

Sejak abad ke-18 sampai saat ini, patung ini biasa didandani untuk menandai acara dan festival penting.