inspirasi

Sejarah Pekerjaan Kurir, Sejak Zaman Kuno sampai Era Digital

Penulis:   | 

Dalam kehidupan sehari-hari, kurir menjadi sosok yang dibutuhkan. Apalagi di era ketika masyarakat lebih suka belanja online, pekerjaan kurir sepertinya mendapat tempat tersendiri di masyarakat.

Tahukah kamu bahwa kurir adalah pekerjaan yang sangat tua dan sudah ada sejak ratusan tahun lalu? Pekerjaan jasa kurir merupakan suatu kegiatan untuk mengirim barang yang dilaksanakan secara langsung.

Masyarakat di Indonesia sudah banyak mengenal para kurir untuk mengantar paket atau pesanan yang dibeli dari online shop.

Ketika menjalankan tugas untuk mengirim barang, kurir biasa mengendarai sepeda motor supaya lebih cepat sampai kepada penerimanya.

Tidak menutup kemungkinan jika sekarang ini sebenarnya ada juga kurir yang menggunakan mobil, khususnya untuk barang-barang yang besar.

Baca juga: Kisah Ratu Zaleha, Pejuang dari Dayak yang Menggempur Belanda

Pekerjaan kurir sudah familiar dan dibutuhkan masyarakat

Sejarah Pekerjaan Kurir, Sejak Zaman Kuno sampai Era Digital

(foto: qeerer)

Pada awalnya seorang kurir melakukan pekerjaannya dengan cara berlari. Dari sanalah asal usul istilah kurir.

Istilah kurir yang kita kenal saat ini sebenarnya memakai bahasa inggris yaitu ‘courier’ yang awal mulanya adalah berasal dari bahasa latin ‘curere’ yang bermakna lari marathon.

Dalam aksi lari marathon itu sendiri ada tongkat yang diberikan untuk pelari berikutnya. Tongkat marathon menjadi lambang pesan yang harus disampaikan ke penerima.

Pendapat masyarakat tentang kurir antara zaman dulu dan sekarang banyak perbedaan. Mereka dahulu termasuk orang terpilih yang diseleksi untuk bisa berlari cepat.

Sementara itu pada zaman sekarang, kurir menjadi pekerjaan yang sudah umum. Secara fisik, mereka tidak harus bertenaga ekstra karena menggunakan sepeda motor dan memakai smartphone untuk mencari alamat tujuan.

Sebelum dikenal masyarakat, seperti apa sejarah kurir pada awalnya?

Sejarah Pekerjaan Kurir, Sejak Zaman Kuno sampai Era Digital

(foto: tailwind)

Memang zaman dahulu kurir identik dengan pekerjaan laki-laki dewasa yang butuh kekuatan fisik.

Contohnya pada abad ke-14 di tengah-tengah bangsa Inca ada profesi pengirim pesan yang disebut chasqui yang harus ditempa dengan pelatihan yang berat.

Dahulu sebelum era Revolusi Industri di Eropa, manusia berkirim pesan melalui seorang kurir. Mobilisasi yang dilakukan kurir untuk mengirim surat juga beragam cara.

Sebelum ada kendaraan bermotor, kurir pengantar pesan adalah prajurit pelari, penunggang kuda, dan burung merpati.

Lebih jauh lagi, sejarah kurir bisa ditelusuri sejak ratusan tahun sebelum Masehi. Ada seorang kurir dari Yunani Kuno yang pernah terkenal, yaitu Pheidippides.

Ia pernah lari sejauh 26 mil untuk membawa berita tentang kemenangan Yunani atas Persia pada tahun 490 SM.

Lain halnya pada Abad Pertengahan yang juga mengangkat derajat para kurir. Saat itu, pihak kerajaan mempertahankan utusan kerajaan sendiri yang dibayar sedikit lebih banyak dari pekerja biasa.

Baca juga: Mengenal Tradisi Jimpitan, Gotong Royong Bantu Ekonomi Masyarakat

Lebih jauh tentang tugas dan fungsi kurir yang banyak keunggulan

Sejarah Pekerjaan Kurir, Sejak Zaman Kuno sampai Era Digital

(foto: uol)

Jika dibanding jasa pos biasanya, jasa kurir ternyata tidak sama. Kurir pada zaman modern memiliki keunggulan layanan seperti faktor kecepatan, keamanan, pelacakan yang akurat, spesialisasi angkutan, dan layanan cepat.

Untuk barang-barang yang dikirim sangat beragam, mulai dari yang umum menyangkut kebutuhan sampai benda-benda yang tidak rasional seperti jimat dan mainan yang dianggap sakti.

Dalam hal pelayanan yang terlihat premium, jasa kurir bisa lebih mahal dibanding pos biasa. Keunggulan layanan inilah yang menjadi persaingan antar perusahaan yang menawarkan jasa kurir.

Kurir bisa beroperasi dan menjangkau daerah, mulai dari lokal, regional, nasional, sampai internasional.

Sesuai kebutuhan masyarakat, layanan kurir sekarang banyak memanfaatkan sistem digital untuk bisa mencetak bukti pengiriman dan pelacakan secara elektronik.

Diprediksi bahwa jasa kurir masih tetap dibutuhkan pebisnis dan masyarakat

Sejarah Pekerjaan Kurir, Sejak Zaman Kuno sampai Era Digital

(foto: needittocourier)

Seiring dengan transformasi digital, jasa kurir masih tetap dibutuhkan. Ketika bisnis online banyak digeluti masyarakat, keberadaan kurir sangat memperlancar usaha para pebisnis online.

Apalagi di masa pandemi ketika masyarakat sangat tidak bebas untuk membeli apa-apa di tempat perbelanjaan, jasa kurir menjadi salah satu profesi yang melonjak jumlahnya.

Pada zaman sekarang ini kita bisa lihat di banyak kota, bahwa kurir melakukan pekerjaannya dengan motor jika jaraknya dekat, tapi jika jaraknya jauh, maka kurir memakai kereta api, truk, atau pesawat terbang .

Beberapa perusahaan memakai layanan onboard courier yakni individu yang bisa melakukan suatu perjalanan ke manapun dengan maskapai komersil.

Meskipun sudah selesai masa pandemi suatu saat nanti, diprediksi kurir masih dibutuhkan oleh pebisnis maupun masyarakat agar suatu produk cepat sampai ke tangan konsumen tepat waktu.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.