inspirasi

8 Nama Neraka dalam Islam dan Calon Penghuninya

Penulis:   | 

Nama Neraka dalam Islam – Setiap perbuatan yang dilakukan oleh manusia di dunia, pasti kelak akan mendapatkan balasan di akhirat.

Jika selama hidup di dunia selalu mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, maka akan mendapatkan balasan yang penuh dengan kenikmatan.

Sebaliknya, jika selalu mengerjakan perbuatan maksiat dan menumpuk dosa, maka balasan yang akan didapatkan kelak adalah kepedihan.

Ada dua tempat yang akan dituju oleh manusia setelah kematian, yakni surga dan neraka.

Surga merupakan tempat indah penuh dengan kenikmatan, yang nantinya akan dihuni oleh orang-orang saleh dan salehah, sementara neraka merupakan tempat terpedih yang penuh dengan siksaan bagi orang-orang pendosa.

Sama seperti surga, neraka juga memiliki 8 nama dengan tingkatan yang berbeda. Apa saja nama neraka dan juga tingkatannya tersebut? Berikut penjelasannya.

Baca juga: Mengenal Nama-Nama Surga Beserta Tingkatannya dalam Islam

1. Neraka Jahannam

8 Nama Neraka dalam Islam beserta Calon Penghuninya.

(foto; istockphoto)

Neraka yang berada di tingkat pertama adalah neraka Jahannam. Neraka ini bisa dikatakan yang paling kejam daripada yang lain.

Di dalam neraka Jahannam terdapat 7 pintu, dan masing-masing pintu diisi oleh golongan orang-orang yang berbuat dosa besar, orang kikir, orang munafik, orang syirik, serta orang-orang yang tidak mau bertobat.

Neraka Jahannam memiliki 19 malaikat yang bertugas untuk menyiksa kaum pendosa. Para malaikat tersebut dipimpin oleh malaikat Malik yang bertugas menjaga pintu gerbang neraka.

Keberadaan neraka Jahannam telah tertuang dalam surah surat Al Hijr ayat 43, yang berbunyi:

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ

Artinya:

“Dan sungguh, Jahanam itu benar-benar (tempat) yang telah dijanjikan untuk mereka (pengikut setan) semuanya.”

2. Neraka Lazha

8 Nama Neraka dalam Islam beserta Calon Penghuninya.

(foto: istockphoto)

Neraka Lazha berada di tingkat kedua setelah neraka Jahannam. Kata Lazha memiliki arti yakni berkobar atau menyala-nyala.

Sesuai namanya, neraka Lazha merupakan neraka yang paling panas sehingga bisa menghanguskan kulit manusia yang disiksa di dalamnya.

Keberadaan neraka Lazha telah tertulis dalam Al-Quran surat Al-Ma’arij ayat 15-18.

.كَلَّا ؕ اِنَّهَا لَظٰىۙ. نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰى.تَدۡعُوۡا مَنۡ اَدۡبَرَ وَتَوَلّٰىۙ. وَجَمَعَ فَاَوۡعٰى.

Artinya:

“Sekali-kali tidak! Sungguh, neraka (Lazha) itu api yang bergejolak yang mengelupaskan kulit kepala. Yang memanggil orang yang membelakangi dan yang berpaling (dari agama), dan orang yang mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya.”

Neraka Lazha khusus dihuni oleh orang-orang yang tidak mau mengikuti tauhid atau ajaran Rasulullah, tidak beriman, mencintai duniawi secara berlebihan, serta orang-orang yang mendustakan Al Qur’an.

3. Neraka Huthamah

8 Nama Neraka dalam Islam beserta Calon Penghuninya.

(foto: istockphoto)

Neraka Huthamah adalah neraka yang diciptakan oleh Allah, yang penuh dengan api menyala. Api tersebut bisa membakar manusia sampai ke hati.

Neraka ini dihuni oleh orang-orang yang suka membicarakan orang lain alias gibah. Hal ini dibuktikan dengan adanya dali Allah dalam surah Al Humazah ayat 4-8 yang berbunyi:

كَلَّا ۖ لَيُنۢبَذَنَّ فِى ٱلْحُطَمَةِ

“Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah”

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحُطَمَةُ

“Dan tahukah kamu apa Huthamah itu?”

نَارُ ٱللَّهِ ٱلْمُوقَدَةُ

“(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan”

ٱلَّتِى تَطَّلِعُ عَلَى ٱلْأَفْـِٔدَةِ

“Yang (membakar) sampai ke hati”

إِنَّهَا عَلَيْهِم مُّؤْصَدَةٌ

“Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka”

Selain penggibah, neraka Huthamah juga akan dihuni oleh golongan orang-orang yang suka mencela dan menghina orang lain, suka mengadu domba, enggan bersedekah, dan terperdaya atas kekayaannya di dunia.

4. Neraka Sa’ir

8 Nama Neraka dalam Islam beserta Calon Penghuninya.

(foto: istockphoto)

Kata Sa’ir memiliki arti menyala atau berkobar, sehingga bisa diartikan bahwa neraka Sa’ir merupakan neraka yang berisi api berkobar dan menyala-nyala.

Penghuni neraka ini adalah orang-orang yang enggan membayar zakat, mengambil harta yang bukan haknya alias korupsi, mengambil harta anak yatim, tidak percaya akan adanya hari kiamat, serta orang-orang kafir.

Neraka Sa’ir tertulis dalam surat An-Nisa ayat 10, yang berbunyi:

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَٰلَ ٱلْيَتَٰمَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِى بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا

Artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).”

Baca juga: Izrail Malaikat Pencabut Nyawa, Ini Tugas & Faktanya

5. Neraka Saqar

8 Nama Neraka dalam Islam beserta Calon Penghuninya.

(foto: istockphoto)

Neraka Saqar merupakan neraka yang berisi api panas dengan dasar yang sangat dalam. Api panas dalam neraka ini mampu menghanguskan kulit, daging, tulang, dan juga otak manusia yang berada di dalamnya.

Nama neraka Saqar tertuang dalam dalam Surat Al Muddatsir ayat 26-27, yang berbunyi:

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا سَقَرُۗ لَا تُبْقِيْ وَلَا تَذَرُۚ

Artinya:

“Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan.”

Orang-orang yang sombong dan senantiasa mendustakan Al-Qur’an akan menjadi penghuni neraka ini.

Tidak hanya itu, neraka Saqar juga akan dihuni oleh orang-orang lalai yang lupa menjalankan salat, gemar membicarakan keburukan orang lain, tidak mau memberi makan fakir miskin, serta golongan orang yang tidak percaya akan adanya hari pembalasan.

6. Neraka Jahim

Jahim

(foto: istockphoto)

Neraka Jahim merupakan neraka yang memiliki jurang atau lubang, yang di dalamnya terdapat api sangat besar. Api tersebut selalu siap untuk menelan penghuninya.

Adapun penghuni neraka ini adalah orang-orang syirik atau menyekutukan Allah. Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa syirik merupakan dosa terbesar yang tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah.

Selain itu, neraka Jahim juga dihuni oleh golongan orang yang selalu sibuk mengejar duniawi tanpa peduli dengan urusan akhirat.

Neraka Jahim diterangkan dalam surat Al Hajj ayat 51, yang berbunyi:

وَالَّذِينَ سَعَوْا فِي آيَاتِنَا مُعَاجِزِينَ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ

Artinya:

“Tetapi orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Kami dengan maksud melemahkan (kemauan untuk beriman), mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka Jahim.”

7. Neraka Wa’il

Wa'il

(foto: istockphoto)

Neraka Wa’il merupakan neraka yang diciptakan oleh Allah untuk orang-orang yang suka mengolok-olok orang lain baik secara lisan maupun tindakan dengan anggota badan.

Selain itu, bagi para pedagang yang berbuat curang dengan mengurangi timbangan, maka neraka Wa’il adalah tempat yang pantas untuk mereka. Kelak, barang dagangan mereka akan dibakar hingga menjadi abu.

Hal itu dibuktikan dengan firman Allah dalam surat Al Muthafifin ayat 1-3, yang berbunyi:

وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ
الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Artinya:

“Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)! (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan, dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.”

Tidak hanya itu, neraka ini juga akan dihuni oleh orang-orang yang mementingkan urusan dunia sehingga lalai dan melupakan salat.

8. Neraka Hawiyah

Hawiyah

(foto: istockphoto)

Neraka Hawiyah merupakan neraka yang berada di tingkat terakhir. Neraka ini berada di paling dasar yang dalam dengan api yang berkobar dan menyala-nyala.

Neraka Hawiyah diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki timbangan amal kebaikan lebih rendah daripada amal keburukan. Hal tersebut tertuang dalam surat dalam surat Al Qariah ayat 8-11, yang berbunyi:

وَأَمَّا مَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ
فَأُمُّهُ هَاوِيَةٌ
وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ
نَارٌ حَامِيَةٌ

Artinya:

“Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Ia adalah api yang menyala yang menghancurkan orang yang masuk kedalamnya.”

Selain itu, neraka ini juga akan ditempati oleh orang-orang munafik, serta mati dalam keadaan kafir.

Amalan agar terhindar dari siksa api neraka

Selain nama neraka, kamu juga perlu mempelajari amalan apa saja yang bisa dilakukan untuk terhindar dari siksa neraka.

Ada banyak sekali amalan yang bisa kamu lakukan sebagai bekal untuk menabung pahala agar kelak bisa masuk surga dan terhindar dari siksa neraka.
Berikut beberapa di antaranya yang bisa kamu terpakan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Tidak mempersekutukan Allah Swt.

Sebagai hamba Allah yang beriman, orang Muslim diharamkan untuk mempersekutukan Allah. Hal itu sebagaimana firman Allah dalam surat Al Maidah ayat 72, yang berbunyi:

لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

Artinya:

“Sungguh, telah kafir orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah itu dialah Al-Masih putra Maryam. “Padahal Al-Masih (sendiri) berkata, “Wahai Bani Israil! Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya barang siapa mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh, Allah mengharamkan surga baginya, dan tempatnya ialah neraka. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang zalim itu.”

2. Menjaga salat lima waktu

Salat merupakan tiang agama. Sesibuk apa pun kamu, sempatkanlah diri untuk menjaga komunikasi dengan Allah Swt. lewat salat. Allah telah mengahramkan api neraka bagi hamba-Nya yang menjaga salatnya.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ حَنْظَلَةَ الْأُسَيْدِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ حَافَظَ عَلَى الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ عَلَى وُضُوئِهَا وَمَوَاقِيتِهَا وَرُكُوعِهَا وَسُجُودِهَا يَرَاهَا حَقًّا لِلَّهِ عَلَيْهِ حُرِّمَ عَلَى النَّارِ

Artinya:

“Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far, telah menceritakan kepada kami Sa’id dari Qatadah dari Hanzhalah Al Usaidi, bahwa Rasulullah bersabda, ‘Barangsiapa selalu menjaga salat wajib yang lima, baik wudu, waktu-waktunya, rukuk dan sujudnya. Dan ia melihat bahwa itu semua adalah hak Allah, maka haram baginya masuk neraka’.”

3. Menangis karena takut kepada Allah

Mungkin banyak dari kita yang berujar bahwa kita takut kepada Allah Swt. namun nyatanya masih banyak juga yang melanggar perintah-Nya.

Namun, berbeda dengan hamba yang beriman. Mereka benar-benar takut akan murka Swt. Tangisan mereka inilah yang akan menjadi penyelamat di hari pembalasan kelak.

حرمت النار على عين دمعت أو بكت من خشية الله، وحرمت النار على عين سهرت في سبيل الله

Artinya:

“Dua Mata yang tidak akan disentuh api neraka adalah mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga dalam perang sabilillah.” (HR At Tirmidzi)

4. Menjaga empat rakaat sunah sebelum zuhur

Memang, salat sunah tidak wajib dikerjakan sehingga jika meninggalkannya pun tidak akan berdosa. Namun, bagi orang-orang yang melakukannya memang dijanjikan akan mendapat ganjaran yang setimpal.

من حافظ على أربع ركعات قبل الظهر وأربع بعدها حرمه الله على النار

“Siapa saja yang menjaga empat rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat setelahnya, maka Allah mengharamkannya atas siksa neraka.” (HR At-Tirmidzi)

Akhir kata

Demikianlah 8 nama neraka dalam Islam beserta calon penghuninya. Semoga kita tidak termasuk calon penghuni ke 8 neraka tersebut.

Oleh sebab itu, jadilah manusia yang selalu taat kepada Allah dengan senantiasa melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.