lifestyle

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

Penulis:   | 

Jagung merupakan salah satu tanaman jenis monokotil yang menghasilkan karbohidrat seperti padi dan gandum. Tak heran bila diberbagai negara, termasuk Indonesia, manfaat jagung adalah sebagai makanan pokok pengganti nasi.

Jagung digemari oleh banyak orang, selain memiliki rasa enak, juga terdapat segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.

Buah ini dapat diolah menjadi berbagai macam olahan, seperti jagung rebus, popcorn, bakwan jagung, nasi jagung, dan berbagai macam olahan lainnya.

Kandungan nutrisi di dalam buah ini diantaranya, serat, protein, karbohidrat, kalium, fosfor, zat besi, magnesium, folat, vitamin, dan antioksidan, sangat bagus untuk kesehatan tubuh.

Salah satu manfaat jagung untuk kesehatan adalah membantu melancarkan pencernaan.

Hal ini dikarenakan, terdapat kandungan serat di dalamnya yang bila dikonsumsi akan dicerna lebih lama. Adapu manfaat lain dari buah ini adalah sebagai berikut.

Baca juga: 10 Manfaat Seledri, Menjaga Kesehatan Jantung dan Mata

1. Meningkatkan kepadatan tulang dan gigi

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Tulang dan gigi merupakan bagian tubuh yang memiliki peranan penting, sehingga sangat perlu untuk dijaga kesehatannya.

Tulang sehat dapat menopang tubuh lebih kuat, sementara gigi yang sehat dapat membantu menghancurkan makanan lebih mudah.

Menjaga kepadatan tulang dan gigi sangatlah penting agar tidak terjadi keroposan dan memicu berbagai penyakit lainnya.

Mengonsumsi jagung dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan gigi. Terlebih lagi bila kamu salah satu orang yang alergi terhadap susu sapi atau intoleransi laktosa.

Hal ini dikarenakan jagung mengandung fosfor yang dipercaya dapat menjaga kesehatan dan kepadatan tulang dan gigi.

2. Mengendalikan tekanan darah

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Mengonsumsi jagung secara rutin dapat mencegah penyakit hipertensi alias tekanan darah tinggi.

Pasalnya, kandungan mineral kalium dan magnesium serta antioksidan yang terdapat di dalam buah ini mampu membantu menurunkan tekanan darah.

Seperti yang kita tahu bahwa tekanan darah terlalu tinggi dapat memicu resiko penyakit berbahaya seperti hipertensi, stroke, bahkan gagal jantung. Oleh sebab itu, perbanyaklah konsumsi jagung secara rutin.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa dalam mengolah jagung, sebaiknya jangan ditambahkan garam terlalu banyak. Sebab, dapat berpotensi meningkatkan tekanan darah.

3. Membantu menjaga kesehatan jantung

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Selain kanker, penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Oleh sebab itu, sangat penting untuk selalu menjaga jantung agar selalu sehat. Sebab, semua orang pasti menginginkan jantung sehat hingga berusia tua.

Menjaga kesehatan jantung tidaklah sulit. Pasalnya, kamu hanya perlu mengonsumsi jagung rebus secara rutin setiap hari.

Kandungan vitamin C, karotenoid, dan bioflavonoid yang terdapat di dalam buah ini dapat mengontrol kadar kolesterol dalam tubuh.

Selain itu, kandungan vitami C pada jagung juga membantu menurunkan asam amino di pembuluh darah.

Perlu diketahui bahwa tingginya asam amino di dalam pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit jantung.

4. Mencegah kanker paru-paru

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Paru-paru merupakan salah satu organ vital manusia yang berfungsi untuk bernapas. Di dalam organ tersebut terjadi proses pertukaran oksigen dan karbondioksida yang mana tubuh sangat membutuhkan kedua zat tersebut.

Dengan demikian, sangat penting untuk selalu menjaga kesehatan jantung agar dapat berfungsi dengan baik. Sayangnya, organ ini bisa mengalami masalah serius, yakni dapat terjangkit kanker.

Sel kanker dapat menyerang paru-paru dengan mudah. Tak heran bila kanker paru-paru menjadi penyebab kematian nomer satu pada pria, terlebih lagi bagi yang suka merokok ataupun mengonsumsi minuman beralkohol.

Mengonsumsi jagung dapat mencegah kanker paru-paru. Kandungan cryptoxanthin yang terdapat di dalamnya mampu menjaga perkembangan kanker paru ganas. Oleh sebab itu, ada baiknya jika mengonsumsi jagung secara rutin.

5. Mencegah depresi

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Depresi merupakan penyakit mental yang disebabkan oleh rasa cemas dan khawatir secara berlebihan.

Akibat yang ditimbulkan jika penyakit ini tidak ditangani dengan cepat adalah rasa sedih berkepanjangan dan bahkan bisa membuat penderitanya nekat mengakhiri hidup.

Mengonsumsi jagung diyakini mampu mencegah depresi. Pasalnya, buah satu ini memiliki kandungan magnesium yang membantu menjaga fungsi otak dan suasana hati.

Perlu diketahui bahwa kadar magnesium dalam tubuh yang terlalu rendah dapat memicu resiko depresi.

Oleh sebab itu, mengonsumsi jagung secara rutin mampu memenuhi kebutuhan magnesium dalam tubuh sehingga resiko depresi dapat dicegah.

Baca juga: 10 Manfaat Teh Hijau, Atasi Insomnia dan Penuaan Dini

6. Mencegah penyakit alzheimer

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Alzhaimer atau pikun biasanya sering diucapkan pada orang yang sudah lanjut usia alias lansia. Namun, nyatanya di zaman modern ini, penyakit tersebut tidak hanya menyerang lansia saja melainkan semua usia.

Penyakit ini menyerang sebagian sel-sel otak sehingga tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, saya ingat menurun secara drastis.

Manfaat jagung bisa meningkatkan daya ingat. Kandungan thiamine dan vitamin B1 yang terdapat di dalamnya mampu membantu kemampuan otak untuk mengingat dan juga mencegah penyakit alzheimer.

7. Baik untuk ibu hamil

Baik untuk ibu hamil

(foto: istockphoto)

Manfaat jagung bisa juga dirasakan oleh ibu hamil. Pasalnya, di dalam buah ini terdapat kandungan berbagai macam vitamin B, seperti vitamin B3, B5, B6, dan B9, yang mana vitamin tersebut sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama ibu hamil.

Kandungan vitamin B5, dapat membantu tubuh mendapatkan energi dari makanan yang dikonsumsi. Sementara, kandungan vitamin B6 dapat mengatasi rasa mual dan muntah ketika hamil.

Seperti yang kita tahu bahwa wanita hamil kerap mengalami rasa mual dan muntah, atau yang kerap disebut dengan morning sickness. Kondisi tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan gizi dan vitamin jika tidak segera diatasi.

Tidak hanya vitamin B, jagung rebus juga mengandung asam folat tinggi yang sangat bagus untuk pertumbuhan janin di dalam kandungan.

8. Sebagai sumber energi

Sebagai sumber energi

(foto: istockphoto)

Manusia membutuhkan energi yang nantinya digunakan untuk melakukan aktivitas setiap harinya.

Energi tersebut diperoleh dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, terutama makanan yang mengandung karbohidrat.

Jagung memiliki kandungan karbohidrat yang setars dengan nasi. Oleh sebab itu, buah ini dapat dijadikan sebagai makanan pokok pengganti nasi karena mampu menghasilkan energi yang cukup untuk digunakan dalam beraktivitas.

Selain itu, mengonsumsi jagung rebus juga salah melancarkan metabolisme dan menambah stamina. Sehingga, ketika beraktivitas seharian tidak akan menimbulkan rasa lelah.

9. Aman dikonsumsi oleh penderita diabetes

Aman dikonsumsi oleh penderita diabetes

(foto: adobestock)

Seorang penderita diabetes atau kadar gula darah tinggi, tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan manis dan mengandung karbohidrat tinggi. Sebab, makanan tersebut dapat memicu kenaikan kadar gula darah.

Oleh sebab itu, penderita diabetes harus membatasi jumlah konsumsi nasi dan gula. Namun, bukan berarti tidak boleh mengonsumsi makanan manis dan karbohidrat sama sekali. Sebab, tubuh masih memerlukannya untuk memperoleh energi.

Cara mengganti asupan gula dan karbohidrat adalah dengan mengonsumsi jagung rebus. Hal ini dikarenakan, buah tersebut mengandung jenis karbohidrat kompleks yang dicerna tubuh dalam waktu lama.

Selain itu, jagung juga mengandung serat yang berfungsi untuk memperlambat tubuh memecah karbohidrat menjadi glukosa yang nantinya akan dialirkan ke seluruh tubuh.

Kandungan gula dalam buah ini memang relatif tinggi. Namun, tidak akan menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh naik, sebab ia termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah.

10. Mengatasi sembelit

10 Manfaat Jagung, Mencegah Depresi dan Alzheimer

(foto: istockphoto)

Sembelit merupakan salah satu masalah pencernaan yang ditandai oleh susahnya buang air besar. Ganggua pencernaan ini diakibatkan oleh kurangnya konsumsi makanan dan minuman yang mengandung serat.

Rasa sakit pada perut yang ditimbulkan oleh sembelit, kerap membuat tidak nyaman. Selain itu, sembelit juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Hal ini dikarenakan, sisa sampah metabolisme yang haruskan keluar, justru menumpuk dan menjadi lemak di dalam tubuh.

Manfaat jagung rebus bisa membantu mengatasi sembelit. Sebab, buah ini mengandung tinggi serat yang berfungsi memperlancar pencernaan. Dengan demikian, sembelit dapat dicegah dengan mudah.

Efek samping jagung

Mengonsumsi jagung sebagai pengganti nasi memang sangat bagus, karena terdapat kandungan nutrisi lengkap yang baik bagi tubuh.

Akan tetapi, walau mengandung banyak nutrisi dan serat, mengonsumsi jagung secara berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping buruk bagi kesehatan.

Beberapa efek samping tersebut, diantaranya:

1. Mengganggu proses pencernaan

Menjaga kesehatan sistem pencernaan memanglah sangat penting. Pasalnya, tubuh dapat menyerap nutrisi dan membuang sisa limbah makanan melalui proses pencernaan.

Oleh sebab itu, jika pencernaan mengalami masalah, maka tubuh tidak dapat mengolah makanan yang kita konsumsi menjadi energi. Sehingga, tubuh akan terasa lemas dan tidak bisa melakukan aktivitas.

Melancarkan pencernaan bisa dengan cara mengonsumsi makanan mengandung serat. Serat tersebut nantinya akan membantu menghancurkan sisa makanan di dalam tubuh dan mengeluarkannya melalui anus berupa kotoran atau tinja.

Salah satu makanan yang mengandung serat tinggi adalah jagung. Akan tetapi, jika makanan tersebut dikonsumsi secara berlebihan, maka dapat menyebabkan masalah pada pencernaan.

Sebab, terlalu banyak mengonsumsi serat dapat menyebabkan gangguan pencernaa dan kram pada perut. Oleh sebab itu, konsumsi jagung sewajarnya saja.

2. Menyebabkan perut kembung

Perut kembung merupakan masalah kesehatan yang disebabkan oleh adanya gas berlebih di dalam perut. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan perut terasa penuh dan terkadang menimbulkan rasa mual.

Perut kembung bisa disebabkan oleh beberapa hal, yakni terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung gas tinggi, mengonsumsi kopi, minum alkohol, masuk angin, dan masih banyak lainnya.

Mengonsumsi jagung dalam jumlah terlalu banyak juga dapat menimbulkan perut kembung. Hal tersebut dikarenakan, terdapat kandungan pati yang cukup tinggi di dalamnya.

Kandungan tersebut dapat terurai di dalam usus besar dan menyebabkan produksi gas berlebih dalam perut. Itulah yang menyebabkan perut kembung setelah makan jagung terlalu banyak.

3. Menimbulkan reaksi alergi

Alergi merupakan suatu reaksi atau kondisi yang terjadi ketika tubuh melakukan perlawanan terhadap serangan bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Gejala yang ditimbulkan oleh alergi biasanya berupa gatal-gatal, muncul ruam merah di kulit, flu, dan masih banyak lainnya.

Umumnya, alergi disebabkan oleh makanan tertentu yang tidak bisa diterima oleh tubuh, debu, cuaca dingin, dan lain-lain.

Mengonsumsi jagung secara berlebihan ternyata juga dapat memicu timbulnya alergi pada tubuh. Gejala yang ditimbulkan juga sama seperti gejala alergi pada umumnya, yakni gatal-gatal, muncul ruam merah pada kulit, muntah, terjadinya pembengkakan pada selaput lendir, dan masih banyak lainnya.

Tidak hanya itu, di kasus lain ada juga orang yang terserang asma setelah mengonsumsi jagung terlalu banyak.

Rupanya, reaksi alergi setelah mengonsumsi biji-bijian tersebut adalah karena adanya protein yang cukup tinggi di dalamnya. Sehingga, ketika dikonsumsi secara berlebihan maka protein tersebut akan menumpuk dan menyebabkan alergi

4. Menyebabkan pellagra

Pellagra merupakan suatu kondisi dimana tubuh sedang kekurangan asupan vitamin, terutama niasin.

Perlu diketahui, bahwa asam amino dan niasin sangat berperan penting dalam membantu melindungi tubuh dari serangan pellagra. Sementara, jagung hanya mengandung sedikit kedua zat tersebut.

Sehingga, bisa dikatakan bahwa ketika kamu menjadikan jagung sebagai makanan pokok pengganti nasi, maka kemungkinan besar kamu akan kekurangan vitamin dalam tubuh.

Oleh sebab itu, jika ingin mengonsumsi biji-bijian tersebut setiap hari sebagai makanan pokok, maka sebaiknya imbangi dengan makanan bernutrisi lainnya, seperti buah-buahan, sayuran, daging, dan lain-lain.

5. Menyebabkan iritasi usus dan diare

Usus merupakan salah satu organ dalam tubuh yang masuk ke dalam sistem pencernaan. Tugas usus adalah menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi, seperti vitamin, karbohidrat, lemak, protein, dan mineral.

Mengingat pentingnya fungsi usus, maka sebaiknya kita selalu menjaga dan merawat kesehatannya. Jika terjadi masalah pada organ tersebut, maka sistem pencernaan tidak akan lancar.

Ketika usus terserang bakteri dan virus, maka dapat menyebabkan iritasi. Gejala yang biasa ditimbulkan adalah diare atau sering buang air besar dengan tekstur cair.

Jika tidak segera ditangani, maka dapat menyebabkan masalah yang lebih serius. Tubuh akan kekurangan cairan, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Mengonsumsi jagung juga bisa menyebabkan masalah kesehatan tersebut. Terlebih lagi jika dikonsumsi dalam keadaan mentah. Oleh sebab itu, pastikan untuk mengolahnya secara benar sampai matang.

Cara mengolahnya bisa dengan merebus, mengukus, diolah menjadi sup, dan masih banyak cara lainnya.

6. Meningkatkan kadar gula darah

Bagi para penderita diabetes, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tidak mengandung tinggi gula dan juga karbohidrat. Pasalnya, ketika kedua kandungan tersebut dikonsumsi secara berlebihan maka dapat menyebabkan kelonjakan pada gula darah.

Ketika gula darah semakin naik, bisa dipastikan bahwa kondisi kesehatan akan semakin buruk. Sebab, diabetes juga dapat menimbulkan komplikasi atau penyakit lainnya, seperti hipertensi, stroke.

Salah satu makanan yang tidak baik dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah jagung. Pasalnya, biji-bijian tersebut mengandung gula dan karbohidrat cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan kenaikan gula darah dalam tubuh.

Jika kondisi tersebut dibiarkan secara terus menerus, maka dapat memperburuk kondisi kesehatan.

7. Menyebabkan kerusakan gigi

Mengonsumsi jagung secara berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan gigi. Sebab, kandungan gula yang cukup tinggi di dalamnya dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

Walaupun efek samping tersebut terbilang cukup langka, namun sebaiknya harus tetap waspada dan selalu menjaga kesehatan gigi.

Pasalnya, gigi merupakan organ yang memiliki fungsi penting, tertutama pada sistem pencernaan.

Untuk itu, setalah mengonsumsi jagung alangkah baiknya untuk segera membersihkan mulut dan gigi untuk mencegah masalah tersebut.

Akhir kata

Nah, itulah 10 manfaat jagung untuk kesehatan. Tips mengonsumsi jagung agar terasa nikmat namun tetap mendapatkan manfaatnya adalah dengan cara direbus atau dibakar.

Sebaiknya jangan menambah garam terlalu banyak karena dapat memicu kenaikan tekanan darah. Selain itu, konsumsi dalam jumlah wajar dan harus diimbangi dengan sayur dan buah lainnya.

Selain itu, sebaiknya konsumsi jagung dalam jumlah wajar agar tidak menimbulkan efek samping yang justru membahayakan kesehatan tubuh.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.