inspirasi

Codex Gigas, Kitab Raksasa Misterius yang Memuat Potret Iblis

Penulis:   | 

Seperti apa jadinya jika sebuah kitab dicetak setiap lembarnya dengan bahan kulit keledai? Tidak hanya satu atau dua ekor, tapi 160 ekor keledai dibutuhkan untuk diambil kulitnya.

Codex Gigas atau The Giant Book adalah sebuh manuskrip dari abad ke-13 yang berukuran tinggi 92 cm, lebar 50 cm, dan tebal 22 cm. Manuskrip yang memiliki 620 halaman itu beratnya mencapai 75 kilogram.

Untuk membuatnya, diperkirakan perlu tiga puluh tahunan. Pasalnya, dari setiap lembarnya yang ditulis dengan tangan menunjukkan konsistensi yang nyaris sempurna.

Meski tidak ditulis dengan mesin tik apalagi komputer, tapi tampilan desainnya rapi sekaligus artistik.

Selain berisi tentang dokumen sejarah berbahasa Latin, tulisan juga berisi potret iblis dengan visualisasi yang menyeramkan.

Potret iblis itulah yang menjadi bahan analisis para ahli. manuskrip ini kemudian dianggap sebagai kitab yang didedikasikan sebagai persembahan pada iblis oleh penulis yang menjual jiwanya.

Baca juga: Berambisi Menaklukkan Dunia, Alexander Agung Dirikan Banyak Kota dengan Namanya

Daftar isi

Codex Gigas menggambarkan potret iblis satu halaman penuh

Codex Gigas, Kitab Raksasa Misterius yang Memuat Potret Iblis

(foto: kungligabiblioteket)

Codex Gigas sekarang sudah ada versi digitalnya dan dapat diakses di situs web World Digital Library. 

Potret setan atau iblis merupakan objek yang biasa diangkat pada seni abad pertengahan. Akan tetapi, tulisan ini lebih unik dan sangat terlihat ekstrem.

Penggambaran iblisnya begitu jelas dan memenuhi satu halaman penuh. Karena itulah benda ini juga disebut sebagai The Devil’s Bible.

Pada halaman 290 terlihat adanya ilustrasi iblis yang sangat besar. Bagian wajahnya memang ditunjukkan dengan ekspresi yang mengerikan.

Apalagi tangan dan kakinya yang memiliki cakar-cakar merah terlihat siap mencengkeram.

Walau setelah diamati ternyata ada bagian unik karena iblis digambarkan seperti tokoh kartun dengan memakai sebuah popok.

Untuk menuliskannya, diperkirakan butuh waktu hingga puluhan tahun

Codex Gigas, Kitab Raksasa Misterius yang Memuat Potret Iblis

(foto: praguepost)

Menurut sebuah dokumenter yang ditayangkan National Geographic setelah ada penelitian dari pakar naskah kuno, penyusun naskah adalah seorang biarawan yang tinggal di Bohemia (sekarang bagian dari Republik Ceko).

Nama juru tulisnya yang disebutkan secara tersirat dalam indeks adalah Hermann Inclusus, yang hidup di Bohemia pada abad ke-13 paruh pertama.

Setelah dianalisis lebih lanjut, penyelesaian kitab ini kira-kira butuh waktu sekitar tiga puluh tahunan.

Konon penulisnya benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk penulisan naskah ini yang memuat segala bentuk pengetahuan yang dibutuhkan manusia.

Tapi ada cerita lain bahwa penulisan naskahnya hanya satu malam dengan bantuan raja iblis.

Baca juga: Mengenal RMP Sosrokartono, Kakak RA Kartini yang Jenius Menguasai 35 Bahasa

Dibantu oleh iblis, penulisan Codex Gigas hanya butuh satu malam

Codex Gigas, Kitab Raksasa Misterius yang Memuat Potret Iblis

(foto: atlas-obscura)

Ada sejumlah mitos dan legenda yang beredar seputar proses penciptaan Codex Gigas. Seluruhnya menyangkut iblis.

Salah satu yang paling terkenal ialah tentang penulisnya yang menukar atau menjual jiwanya pada iblis. Di beberapa versi, iblis juga disebut Pangeran Kegelapan.

Tujuan penulisnya yang misterius adalah untuk meminta bantuan karena ia ingin menyelesaikan kitabnya dalam semalam saja.

Sang biarawan sebelumnya melakukan kesalahan fatal yang membuatnya dipenjara seumur hidup.

Untuk menebus kesalahan, ia berjanji akan membuat sebuah kitab. Isinya tentang nilai-nilai pengetahuan yang bermanfaat bagi umat manusia.

Hal itu dianggap dapat membuat nama biara lebih mulia di pandangan para jemaat.

Dirasa mustahil menyelesaikan dalam semalam, ia kemudian meminta bantuan iblis untuk menulisnya.

Sosok bercakar yang dimunculkan dalam kitab itu adalah bentuk penghormatan dan persembahan pada iblis.

Sekarang Codex Gigas disimpan di Perpustakaan Swedia

 Kitab Raksasa Misterius yang Memuat Potret Iblis

(foto: pinterest)

Berabad-abad lamanya, Codex Gigas telah melewati banyak perjalanan. Mulai dari biara Broumov di daerah Bohemia sejak abad ke-13, kemudian dibawa ke Praha pada tahun 1594.

Raja Rudolph II (1576-1612) bermaksud meminjam kitab ini dan mengembalikan jika sudah selesai kepentingan yang melibatkan kitab tersebut.

Tapi tenyata tidak pernah dikembalikan. Tahun 1648, tulisan ini diambil oleh pasukan Swiss sebagai rampasan perang.

Pada akhirnya sejak abad ke-17 sampai sekarang, kitab ini disimpan di Perpustakaan Swedia. Perpustakaan Swedia melalui situs webnya juga mengulas sedikit tentang Codex Gigas.

Selain cerita-cerita misteri yang menyertainya, ternyata ada poin penting di dalamnya. Codex Gigas mengingatkan manusia tentang dosa-dosa yang dilakukan di dunia.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.