. Sinopsis Iqro My Universe, Kisah Aqilla yang Ingin Menjadi Astronot |

film

Sinopsis Iqro My Universe, Kisah Aqilla yang Ingin Menjadi Astronot

By  | 

Iqro My Universe adalah sebuah film Indonesia yang merupakan sekuel dari film Iqro Petualangan Meraih Bintang yang tayang pada tahun 2017 lalu.

Film ini melakukan syutingnya di beberapa kota bahkan ada yang dilakukan di luar negri, yaitu di Kota Jakarta, Bogor, dan Siak serta di London dan Leicester.

Seperti film sebelumnya, film ini kembali menceritakan tentang Aqilla yang bercita-cita untuk menjadi seorang astronot.

Suatu hari, ia mendengar kabar tentang sebuah lomba yang berhadiah pergi ke Pusat Penelitian Angkasa Luar yang berada di Inggris. Lomba yang dikompetisikan adalah membuat Video Blog (Vlog) mengenai tokoh antariksa.

Loading...

Baca juga: Sinopsis Bento Harassment, Pesan Tersembunyi dalam Kotak Bento

Aqilla yang ingin memenangkan lomba tersebut berusaha dengan sangat keras. Ia berencana untuk membuat Vlog dengan Opanya yang bekerja sebagai astronom.

Sayangnya, rencana Aqilla tidak berhasil terlaksana karena Opanya harus pergi ke Inggris karena ada tugas yang harus dikerjakan.

Sinopsis Iqro My Universe, Kisah Aqilla yang Ingin Menjadi Astronot

(foto: twitter/iqro_myuniverse)

Tak menyerah sampai disitu, Aqilla akhirnya bertemu dengan seorang astronot sekaligus ahli botani wanita asal Indonesia. Beliau sedang meneliti flora yang dapat bertahan di luar angkasa.

Iqro My Universe digarap oleh sutradara kelahiran tahun 1976, Iqbal Alfajri. Sementara itu, naskahnya ditulis oleh Aisyah Amirah Nasution. Iqbal dan Aisyah juga bekerja sama untuk seri sebelumnya, yaitu Iqro Petualangan Meraih Bintang.

Baca juga: Sinopsis Meiji Tokyo Renka, Perjalanan Menuju Zaman Meiji

Aisha Nurra Datau kembali memerankan tokoh Aqilla seperti dalam film pertama. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh Cok Simbara, Maudy Koesnaedi, Raihan Khan, Mike Luccock, Ben Kasyafani, Meriam Bellina, dan masih banyak yang lainnya.

Film ini merupakan kerja sama dari beberapa rumah produksi, yaitu Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, Salman Film Academy, dan PT Bumi Prasidi Bi-Epsi. Film ini akan segera ditayangkan mulai 11 Juli 2019.

Loading...