inspirasi

Muay Thai: Sejarah, Teknik Dasar, Aturan Pertandingan, dan Istilah Penting

Penulis:   | 

Muay Thai adalah cabang olahraga beladiri asal Thailand. Beberapa tahun belakangan, peminatnya di dunia terus bertambah.

Teknik yang sering dipakai pemain adalah tendangan, siku, lutut, dan pukulan kuat yang bertujuan menjatuhkan lawan.

Beladiri ini cenderung lebih keras dari yang lain karena memang menurut sejarahnya juga tidak lepas dari peperangan di era Kerajaan Thai pada abad ke-12 M.

Ada beberapa ketentuan dalam permainan yang sudah ditetapkan standarnya. Inilah penjelasan selengkapnya tentang beladiri Muay Thai.

Baca juga: Pandawa Lima, Tokoh Pewayangan yang Mencerminkan Sifat Manusia

Daftar isi

Sejarahnya berasal dari Kerajaan Thai pada abad ke-12

Muay Thai: Sejarah, Teknik Dasar, Aturan Pertandingan, dan Istilah Penting

(foto: pinterest)

Sejarah Muay Thay awalnya diciptakan pada abad ke-12 M, pada era kerajaan Thai. Waktu itu sedang ada peperangan yang kemudian mengurangi persenjataan Kerajaan Thai.

Prajurit kemudian berinisiatif mempelajari beladiri Muay Boran. Muay Boran inilah yang menjadi cikal bakal dari Muay Thai. Muay artinya tinju, sedangkan Thai merupakan suku dari Thailand.

Gerakan dasarnya cukup banyak berubah dari Muay Boran yang dahulu dipakai berperang dan kekerasan menjadi olahraga dan hiburan yang sering ditampilkan di Kerajaan Thailand.

Saat prajurit Eropa menyaksikannya, maka mereka tertarik untuk mempelajari.

Seiring waktu, muay thai berkembang dan diminati di seluruh dunia sampai terbentuk IFMA (International Federation of Muaythai Amateur) tahun 1993 dengan kantor pusat di Bangkok, Thailand.

Teknik dasar yang harus dikuasai

Muay Thai: Sejarah, Teknik Dasar, Aturan Pertandingan, dan Istilah Penting

(foto: pinterest)

Setelah mengetahui sejarahnya, kita akan pelajari tentang teknik dasar Muay Thai berikut ini.

1. Teknik memukul

Memukul merupakan sebuah teknik yang ada di segala jenis beladiri. Pada beladiri Muay Thai, terdapat 4 macam teknik pukulan;

  • Jab: adalah teknik memukul dengan meninju lurus ke bagian wajah atau bagian tubuh yang lain.
  • Hook: dilakukan dengan meninju wajah atau bagian samping tubuh lawan.
  • Strike: agak mirip jab, tapi pukulannya lebih bertenaga. Pukulan ini dilakukan dengan cara melancarkan tinjuan secara lurus setelah melakukan hook.
  • Upper cut: tidak seperti jab, hook, dan strike, upper cut dilakukan dengan melakukan tinjuan dari bagian bawah ke atas dan menyasar dagu.

2. Teknik memiting

Teknik memiting adalah gerakan mengunci untuk menjatuhkan bagian kepala lawan sebelum melemparnya.

3. Teknik menendang

Beberapa teknik menendang yang harus diketahui pemain yaitu

  • High kick: teknik menendang untuk menyerang bagian kepala lawan.
  • Low kick: teknik menendang untuk menyerang bagian pinggang ke bawah.
  • Middle kick: teknik menendang untuk menyerang daerah pinggang ke atas.
  • Push kick: teknik menendang untuk menjatuhkan lawan dan mengambil jarak.

4. Teknik dorongan kaki

Bukan hanya memakai tangan, tapi di sini juga dibutuhkan dorongan kaki dan ini termasuk teknik yang banyak dipilih untuk bertahan dari lawan.

Untuk masing-masing beladiri, ada yang namanya strategi bertahan untuk mengontrol jarak dari lawan.

5. Teknik menyikut

Teknik menyikut bisa dilakukan dengan empat cara;

  • Sikutan horisontal: dilakukan dengan menyikut dari samping.
  • Flying smashing elbow: dilakukan dengan melakukan sebuah lompatan lebih dahulu sebelum menyikut.
  • Upper cut elbow: dilakukan dengan menyikut dari arah bawah ke atas.
  • Smashing elbow: dilakukan dengan melakukan sikutan dari arah atas ke bawah.

Baca juga: Balap Sepeda: Sejarah, Panjang Lintasan, Aturan, dan Istilah Penting

Aturan dalam pertandingan Muay Thai

Muay Thai: Sejarah, Teknik Dasar, Aturan Pertandingan, dan Istilah Penting

(foto: onefc)

Untuk aturan pertandingan Muay Thai adalah seperti berikut.

  • Ada empat kelas pertandingan, mulai dari kelas C hingga FTR (Full Thai Rules).
  • Untuk kelas C: durasi 3 x 2 menit.
  • Untuk kelas B: durasi 5 x 1,5 menit.
  • Untuk kelas A: durasi 5 x 2 menit.
  • Untuk FTR: durasi 5 x 3 menit.
  • Pertandingan dewasa di Thailand hampir semua memakai peraturan kelas A, sedangkan kelas B dan C digunakan di negara Eropa atau Amerika.
  • Memiliki nilai maksimum 10 pada setiap ronde, dan pemenang setiap rondenya mendapat nilai 10, yang kalah mendapatkan nilai 9,8 atau 7.
  • Teknik yang memperoleh poin adalah teknik yang efektif atau berhasil membuat lawan kehilangan keseimbangan.
  • Pemain boleh membanting lawan ke kanvas, menyerang sampai lawannya balik badan dari penyerang.

Istilah penting dalam beladiri Muay Thai

 Sejarah, Teknik Dasar, Aturan Pertandingan, dan Istilah Penting

(foto: sehatq)

Berikut adalah istilah penting beladiri Muay Thai.

  • Jab: pukulan pendek.
  • Hook: pukulan belok.
  • Swing: pukulan ayun.
  • Spinning backfist: pukulan ke belakang berputar.
  • Upper cut: pukulan ke atas.
  • Cobra: pukulan kobra.
  • Elbow slash: bantingan siku.
  • Horizontal elbow: siku horizontal.
  • Upper cut elbow: siku ke atas.
  • Forward elbow thrust: dorongan siku ke depan.
  • Reverse horizontal elbow: siku horisontal ke belakang.
  • Spinning elbow: siku berputar.
  • Elbow chop: Pukulan-potong siku.
  • Double elbow chop: pukulan-potong ganda siku.
  • Mid-air elbow strike: serangan udara sikut.
  • Straight kick: tendangan lurus.
  • Straight knee strike: serangan lutut lurus.
  • Diagonal knee strike: serangan lutut diagonal.
  • Curving knee strike: serangan lutut melengkung.

Demikianlah penjelasan tentang beladiri Muay Thai. Mudah-mudahan dapat menambah wawasanmu.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.