lifestyle

Fungsi Badan Golgi: Sejarah, Struktur, Ciri-Ciri & Cara Kerja

Penulis:   | 

Fungsi badan golgi sangat penting dan beragam, salah satunya adalah membawa material ke seluruh sel. Badan golgi merupakan organel berbentuk kantong khas yang disebut dengan aparatus golgi.

Organel ini umumnya ditemukan di hampir seluruh sel eukariotik. Selain itu, juga banyak ditemukan di organ yang kerap melakukan ekskresi seperti ginjal. Oleh sebab itu, ia selalu dikaitkan dengan sistem ekskresi.

Pada sel hewan, terdapat sekitar 10 hingga 20 badan golgi. Sementara itu, pada sel tumbuhan terdapat ratusan organel tersebut yang disebut dengan diktiosom.

Badan golgi merupakan bagian terbesar yang terdapat di dalam sel dan tersebar di seluruh sitoplasma. Semua badan golgi akan berkaitan satu sama lain sehingga mereka membentuk ikatan seperti jala.

Untuk penjelasan lengkapnya mengenai badan golgi, terutama fungsi dan hal lainnya, simak berikut ini.

Baca juga: Fungsi Ginjal, Bagian-Bagian dan Cara Merawat Kesehatannya

Sejarah terbentuknya badan golgi

Fungsi Badan Golgi, Sejarah, Struktur, Ciri-Ciri & Cara Kerja

(foto: istockphoto)

Pada tahun 1898, seorang ahli syaraf yang bernama Camillio Golgi melakukan sebuah penelitian. Dari hasil penelitian tersebut, ia menemukan sebuah bangunan berupa anyaman gelap pada sampel jaringan otak.

Penemuan tersebut ialah badan golgi atau apparatus golgi. Sebelumnya, nama yang diberikan pada organel tersebut adalah apparatus reticularis.

Namun, karena ingin menghormati Camillio Golgi, maka nama tersebut diubah menjadi badan golgi atau apparatus golgi.

Kemudian, dilakukan penelitian kembali setelah para generasi peneliti selanjutnya menemukan mikroskop elektron.

Kemudian, nama badan golgi atau apparatus golgi diubah kembali menjadi kompleks golgi atau regio golgi.

Pada awal penemuannya, organel ini hanya ditemukan pada sel saraf saja. Namun, setelah berjalannya waktu, badan golgi juga ditemukan pada hampir seluruh sel eukariotik.

Setelah itu, para peneliti mencoba untuk meneliti organel ini agar dapat diketahui seperti apa bentuk dan warnanya. Mereka menggunakan alat yang disebut dengan H.E.

Hasilnya adalah badan golgi tidak memiliki warna dan hanya menunjukkan daerah jernih saja, sebab ia tidak mempunyai butiran-butiran ribosom.

Bentuk dan struktur badan golgi

Fungsi Badan Golgi, Sejarah, Struktur, Ciri-Ciri & Cara Kerja

(foto: istockphoto)

Badan golgi memiliki bentuk seperti bantalan berlapis. Setiap lapisannya dikelilingi oleh gelembung-gelembung golgi. Gelembung tersebut dibagi menjadi tiga jenis, yaitu sakula, vesikel sekretoris, dan mikrovesikel atau vesikel transfer.

1. Sakula

Sakula merupakan bagian dari gelembung golgi yang berbentuk gepeng seperti cakram. Ia tersusun secara bertumpuk namun dipisahkan oleh celah yang sempit.

Untuk permukaannya, masing-masing sakula memiliki permukaan yang tidak sama. Sebagian permukaannya cembung, sementara permukaan yang lainnya cekung.

Pada bagian tepi serta permukaan sakula yang berbentuk cekung dan terletak dekat puncak sel, terdapat gelembung-gelembung yang sebagian dilepaskan menjadi butiran-butir sekresi.

2. Vesikel sekretoris

Vesikel sekretoris merupakan bagian badan golgi yang terletak pada sisi dan berhadapan langsung dengan membran plasma.

Fungsi dari bagian ini adalah untuk membawa protein yang sebelumnya sudah diproses di dalam lumen sakulus.

Selain itu, fungsi vesikel sekretoris adalah sebagai tempat untuk menyimpan limbah yang dihasilkan oleh sel yang nantinya akan dilepaskan jika sudah dibutuhkan.

3. Mikrovesikel atau vesikel transfer

Bagian dari badan golgi yang satu ini memiliki bentuk seperti gelembung dengan diameter berkisar 40mm. Vesikel transfer terhubung langsung dengan sakula.

Fungsi dari vesikel transfer adalah mengangkut protein dari retikulum ke endoplasma dan badan golgi. Kemudian, protein dan lipid yang terdapat di badan golgi akan diangkut lagi menuju membran sel.

Baca juga: 6 Fungsi Lambung, Bagian-Bagian dan Penyakit yang dapat Menyerang

Ciri-ciri badan golgi

Fungsi Badan Golgi, Sejarah, Struktur, Ciri-Ciri & Cara Kerja

(foto: istockphoto)

Diketahui bahwa badan golgi memiliki dua ciri-ciri, antara lain clathrin-coated dan COPI-coated.

1. Clathrin-coated

Yang dimaksud dengan clathrin-coated adalah ciri-ciri badan golgi yang memberikan tanda akan terjadinya cairan dari protein dan laurat sitoplasma

Kemudian, cairan tersebut membentuk cincin pada leher plasma.

Perlu diketahui bahwa protein yang terdapat di dalam badan golgi terbagi menjadi dua, yakni protein SNARE dan protein Rab. Protein tersebut tentu saja berbeda.

Pada protein SNARE, V-snare akan bergerak maju menuju T-snare yang kemudian keduanya saling menyatu. T-snare merupakan protein yang menjadi target untuk dilakukannya sintesis, sementara V-snare adalah vesikel snare.

Protein yang kedua ialah protein Rab yang membantu mempermudah serta mengatur kecepatan vesikel sekaligus pemasangan V-snare dan T-snare.

2. COPI-coated

Pada ciri-ciri ini, terdapat perbedaan jelas antara struktur satu dengan yang lain, terutama pada tumbuhan. Artinya, COPI-coated menjadi pembeda antara bagian struktur lainnya.

Fungsi dari ciri-ciri ini adalah melakukan perkembangan pada sel yang sama. COPI-coated merupakan bagian penting dari amplop COPI.

Untuk mendukung pemahaman lebih jelas tentang badan golgi, maka sangat perlu untuk mengetahui ciri-ciri ini terlebih dahulu.

Fungsi badan golgi

 Sejarah, Struktur, Ciri-Ciri & Cara Kerja

(foto: istockphoto)

Fungsi badan golgi tidak hanya berperan dalam sistem metabolisme saja. Ada beragam fungsi yang wajib diketahui, di antaranya:

  • Membantu memperbaiki membran sel atau membran plasma yang mengalami kerusakan.
  • Ikut andil dalam memproses protein atau hasil sintesis oleh reticulum endoplasma.
  • Sebagai salah satu organel yang memiliki tugas penting dalam transportasi materi metabolisme.
  • Di dalam tubuh sering kali terjadi kesalahan dalam perakitan karbohidrat. Tugas dan fungsi badan golgi itu sendiri adalah menjadi organel yang membantu merakit karbohidrat, khususnya oligosakarida pada protein membran.
  • Berperan aktif dalam proses sintesis protein
  • Ikut andil dalam memilah-milah protein tertentu, seperti pembentukan lisosom.
  • Berperan dalam pembentukan lipoprotein bersama dengan RE halus.
  • Membentuk dinding sel pada tumbuhan yang nantinya akan berfungsi sebagai modifikasi protein.
  • Sebagai tempat untuk membentuk kantong vesikel yang mengandung zat enzim.
  • Sebagai tempat pembentukan plasma.
  • Membentuk mikrosom serta akrosom.
  • Menjadi tempat untuk pembentukan lisosom

Cara kerja badan golgi

 Sejarah, Struktur, Ciri-Ciri & Cara Kerja

(foto: istockphoto)

Dalam menjalankan beragam fungsinya, badan golgi memiliki sistem atau acara kerja sendiri. Organel ini bekerja sama dengan retikulum endoplasma RE untuk melakukan sintesis protein.

Setelah sintesis tersebut terjadi dan selesai dilakukan, akan dibentuk  mikrovesikel atau vesikel transfer, yang selanjutnya dihantarkan ke bagian organel ini, yakni sakula.

Dengan demikian, akan terjadi ikatan antara protein-protein dari RE yang ditransfer langsung ke vesikel transfer.

Akibat proses tersebut, banyak yang menduga bahwa badan golgi akan mengalami pembesaran, namun dugaan tersebut tidaklah terbukti.

Sebab, organel ini membentuk vesikel sekretoris yang mana kita tahu bahwa bagian tersebut berfungsi dalam mengangkut sakula ke arah puncak sel untuk selanjutnya dikeluarkan dari sel tersebut.

Sebelum dihantarkan ke vesikula sekretoris, di dalam badan golgi, sakula akan terjadi kondensasi alias pemadatan.

Terdapat tiga jenis enzim galatosil transferase di dalam apparatus golgi. Enzim tersebut berperan dalam memperbaiki kerusakan pada protein membran. Umumnya, kerusakan tersebut terjadi akibat perbedaan oligosakarida.

Proses selanjutnya adalah vesikel sekretoris akan keluar dari sel dengan melewati membran sel terlebih dahulu melalui eksositosis.

Akhir kata

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai fungsi badan golgi, sejarah pembentukan, ciri-ciri, serta struktur pembentuknya.

Dapat disimpulkan bahwa badan golgi merupakan organel yang memiliki peran penting, khususnya pada sel hewan, tumbuhan, maupun eukariotik.

Semoga dengan adanya artikel ini, dapat menambah wawasan tentang apa sebenarnya badan golgi dan seperti apa bentuk dan fungsinya.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.