inspirasi

Polo Air: Sejarah, Ukuran Lapangan, Aturan Permainan, dan Istilah Penting

Penulis:   | 

Polo air adalah salah satu jenis olahraga air yang bisa dilakukan di kolam renang atau di danau. Olahraga yang satu ini bisa dikatakan sebagai perpaduan antara basket, renang, dan sepak bola.

Setiap timnya menjadi pemenang jika bisa mencetak gol ke dalam gawang lawan sebanyak mungkin. Tentunya setiap pemain dalam tim harus patuh pada peraturan dalam permainan.

Kali ini kita akan bahas tentang sejarah, peralatan yang dibutuhkan, dan aturan permainan polo air. Agar lebih jelas, coba simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Sejarah Candi Borobudur, Pernah Terkubur Selama Ratusan Tahun

Daftar isi

Sejarah polo air dari Skotlandia 

Polo Air: Sejarah, Ukuran Lapangan, Aturan Permainan, dan Istilah Penting

(foto: bolasport)

Polo air sebenarnya sudah cukup lama diperlombakan di seluruh dunia dan pertama kali diakui sebagai olahraga resmi adalah di Skotlandia pada abad ke-19

Olahraga yang juga biasa disebut sepak bola air ini dimainkan di Skotlandia pada akhir 1800-an, dengan bola dari bahan karet. Sejak tahun 1908, polo air terus berkembang sampai tahun 1950 dan 1960-an.

Dari Skotlandia ada William Wilson yang merupakan pelopor akuatik dan pencetus pertama aturan olahraga polo air. Permainan polo air pada awalnya dilakukan dengan kekuatan kasar menahan lawan di bawah air.

Untuk pemain yang ditahan di bawah air dalam waktu tertentu, biasanya memilik menyerah.

Olahraga ini sangat diperhitungkan di Asia bahkan dunia. Perkembangannya di Indonesia juga cukup baik. Tim Indonesia sudah sering mengikuti beberapa event pertandingan sejak tahun 1954.

Sempat tidak diperhatikan antara tahun 1980-1999, tahun 2000 sampai sekarang, setidaknya ada 10 provinsi di Indonesia yang melaksanakan aktivitas pembinaan sejak dini.

Ukuran lapangan dan gawang polo air

Polo Air: Sejarah, Ukuran Lapangan, Aturan Permainan, dan Istilah Penting

(foto: kompas)

Berkut ini adalah ukuran lapangan yang digunakan untuk bertanding dan berada di kolam dengan ukuran yang sudah ditetapkan.

  • Panjang: 20-30 m
  • Lebar: 10-20 m
  • Kedalaman kolam: minimal 1,8 m
  • Titik penalti: 5 m dengan garis kuning

Ukuran gawang 

  • Lebar: 3 m
  • Tinggi: 0,9 m di atas permuakaan air.

Gawangnya harus bisa mengapung terus menerus di air karena jika tenggelam maka akan berpengaruh pada ketinggiannya. Bahannya adalah PVC vinyl.

Baca juga: Polo: Sejarah, Ukuran Lapangan, Aturan Permainan, dan Istilah Penting

Aturan permainan polo air

Polo Air: Sejarah, Ukuran Lapangan, Aturan Permainan, dan Istilah Penting

(foto: jawapos)

Di bawah ini adalah penjelasan tentang aturan permainan polo air.

  • Jumlah pemainnya ada 7 pemain inti dan 6 pemain cadangan.
  • Dilakukan di kolam renang dengan panjang 30 m dan lebar 20 m dan kedalaman minimal 1,8 m.
  • Ukuran dan tinggi gawang diukur dari atas air adalah 90cm.
  • Setiap pemainnya memakai perlengkapan sesuai peraturan standar, misalnya baju tim (uniform) dan penutup kepala bernomor nomor 1-13.
  • Pemainannya terbagi jadi 4 babak dan lama permainan adalah 20 menit. Masing-masing babak ada waktu untuk istirahat 2 menit.
  • Jumlah wasit dalam permainan polo air ialah 2 orang. Selain itu adapula 2 hakim garis yang membantu wasit.
  • Jika dibutuhkan, perpanjangan waktu adalah 2 x 3 menit dan waktu istirahatnya 1 menit di setiap babak.
  • Masing-masing pemain yang melakukan pelanggaran individu 3x maka dikeluarkan dari permainan.
  • Lemparan penjuru dilakukan dengan media tangan. Lemparan dilakukan saat terjadi; bola lewati garis tepi lapangan, menyentuh pemain lawan dan keluar dari garis samping lapangan, bolanya dioper ke penjaga gawang ketika lemparan bebas.

Istilah penting  

 Sejarah, Ukuran Lapangan, Aturan Permainan, dan Istilah Penting

(foto: bacaki)

Berikut adalah istilah penting polo air.

  • Attempt: statistik yang dicatat setiap kali seorang pemain melakukan tembakan ke gawang.
  • Assist: umpan ke rekan setim yang mengarah langsung ke mencetak gol.
  • Attack zone: area berbentuk baji atau belah ketupat tepat di depan gawang lawan.
  • Back court: istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan paruh lapangan permainan tempat tujuan tim penyerang berada.
  • Backstroke: gaya berenang telentang dengan posisi terlentang.
  • Bait: bermain dengan cara yang membuat lawan salah mengira.
  • Cap number: nomor khusus pemain yang dikenakan pada topi polo airnya.
  • Captain: pemain di dalam air selama pertandingan yang merupakan satu-satunya di tim yang diizinkan untuk menjawab pertanyaan kepada wasit.
  • Dry pass: mengoper dari satu tangan pemain ke tangan pemain lain tanpa bola menyentuh air.
  • Ear guard: penutup yang dipasang pada tutup polo air untuk melindungi gendang telinga. Warna pelindung telinga harus sesuai dengan warna topi.
  • Ejection: seorang pemain dikeluarkan dari air oleh wasit selama 20 detik waktu permainan karena pelanggaran aturan.
  • Fast break: manuver ofensif yang cepat oleh pemain untuk mendapatkan keuntungan langsung atas beknya segera setelah menguasai bola. Pemain ofensif yang berenang ke arah gawang lawan tanpa bek atau tanpa bek dekat.
  • Goalie: pemain dengan tanggung jawab untuk mempertahankan gawang tim, disebut juga goalkeeper.
  • Head high crawl: gaya renang paling banyak digunakan dalam olahraga polo air.
  • Hook back: sebuah gerakan pelepasan yang digunakan oleh pemain ofensif untuk membuka perairan antara dirinya dan bek sehingga dia dapat menerima bola.
  • Kick: pukulan atau dorongan kuat dengan kaki ke tubuh atau wajah lawan yang merupakan pelanggaran berat.
  • Offense: sebuah tim melakukan pelanggaran saat mereka menguasai bola.
  • Pool: kolam renang di mana permainan polo air dimainkan.
  • Stalling: kegagalan untuk memajukan bola ke area skor di lapangan depan yang dapat mengakibatkan pelanggaran teknis.
  • Submarine: menunduk atau berenang di bawah lawan untuk mendapatkan keuntungan ofensif atau defensif.

Demikianlah penjelasan tentang polo air, semoga dapat memberi manfaat.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.