inspirasi

Mengenal Nostradamus, Sosok Peramal Peristiwa Penting di Dunia

By  | 

Nostradamus adalah nama yang sering dikaitkan dengan ramalan-ramalan peristiwa besar di dunia. Nama aslinya Michael de Nostredame.

Sudah hidup sejak tahun 1503, ia seolah-olah bisa melihat sesuatu yang terjadi pada masa depan. Padahal ia tidak dipersiapkan untuk menjadi peramal.

Awalnya menjadi tenaga kesehatan sesuai keinginan orang tua, tapi justru profesi itulah yang menjadi jalan sebelum ia dikenal karena buku Les Propheties.

Tulisan-tulisannya dalam buku itulah yang kemudian diperkirakan menjadi bocoran berbagai kejadian penting di dunia.

Isi tulisan Nostradamus memang dianggap begitu menarik karena disebut-sebut menjadi prediksi berbagai peristiwa bersejarah di dunia.

Mulai dari Revolusi Prancis, kehidupan Adolf Hitler, teror 9/11 di Amerika, sampai ramalan tentang wabah virus yang mematikan di dunia.

Baca juga: Mengenal Eva Braun, Wanita yang Jadi Istri Satu Hari Adolf Hitler

Sebelum dikenal karena ramalannya, ia belajar ilmu kedokteran sesuai keinginan orang tuanya

Mengenal Nostradamus, Sosok Peramal Peristiwa Penting dalam Sejarah Dunia

(foto: visitsalondeprovence)

Saat usianya sembilan belas tahun, ia dikirim oleh orang tuanya untuk belajar di Universitas Montpellier.

Konon orang tuanya mengkhawatirkan minatnya pada astrologi. Karena itu dengan dukungan dari kakeknya, ia masuk ke sekolah kedokteran.

Selama tiga tahun di universitas, ia pelajari seluruh ilmu yang dibutuhkan untuk mendapat gelar. Setelah belajar dari para dokter terbaik Eropa saat itu, ia lulus dari universitas dan menjadi ahli pengobatan.

Dari sinilah ia banyak menangani pasien yang terkena wabah yang melumpuhkan sebagian dari Eropa. Namanya mulai dikenal luas karena formula dan resep pengobatan yang dibuatnya.

Lebih populer setelah menerbitkan Les Propheties

Mengenal Nostradamus, Sosok Peramal Peristiwa Penting dalam Sejarah Dunia

(foto: pinterest)

Bukan hanya seorang tenaga medis, namanya kemudian lebih populer karena Les Propheties. Les Propheties merupakan buku kumpulan puisi empat baris yang ditulis Nostradamus dan terbit pertama tanun 1555.

Di dalamnya banyak tertulis kalimat-kalimat yang diyakini sebagai ramalan soal peristiwa yang akan terjadi kemudian.

Meskipun tetap saja tidak dapat langsung ditelan mentah-mentah. Banyak orang yang memiliki interpretasi beragam pada karyanya  yang pada dasarnya adalah karya sastra.

Ia memang menulis dengan susunan kata dalam bahasa Latin dan Yunani dengan kesan yang unik dan multitafsir. Sebagian kritikus sastra menyebutnya aneh, apalagi mengingat tulisan itu dibuat di tahun 1500-an.

Tapi karena keanehan itulah, ia bisa menarik perhatian berbagai bangsa di dunia yang penasaran dengan karyanya.

Baca juga: Coober Pedy, Kota Bawah Tanah di Australia Penghasil Batu Permata Terbaik

Ramalan tentang virus corona juga ada dalam bukunya

Mengenal Nostradamus, Sosok Peramal Peristiwa Penting dalam Sejarah Dunia

(foto: bioworld)

Kemunculan virus yang menyerang dunia pun banyak yang kemudian mengaitkan dengan berbagai teori konspirasi dan ramalan Nostradamus.

Seperti yang dilansir Express, terdapat sajak di dalam buku Les Propheties yang dianggap menyinggung wabah mirip Corona.

Inilah barisan kata Nostradamus yang menyebutkan soal wabah di masa depan. Misalnya pada bagian Century V, Quatrain 63 dalam karyanya Nostradamus tertulis tentang wabah di Italia.

“Perahu-perahu tersebar di antara para Latin, dingin, kelaparan, ombak”

“Tidak jauh dari Tiber, tanah dinodai dengan darah”

“Dan beragam wabah akan menimpa umat manusia”

Tiber yang tersebut di dalamnya adalah salah satu sungai yang ada di Kota Roma, Italia yang sempat diberi kebijakan lockdown oleh pemerintahnya lantaran ada ribuan penduduknya yang terkena infeksi virus corona.

Selain itu masih banyak lagi kata-katanya yang penuh metafora dan banyak dicocokkan dengan hal-hal besar di kemudian hari.

Masih ada ramalannya yang belum terjadi

Mengenal Nostradamus, Sosok Peramal Peristiwa Penting dalam Sejarah Dunia

(foto: ancient-origins)

Karya yang dibuatnya tidak hanya satu edisi, tapi diterbitkan bertahap mulai tahun 1555 hingga 1558 Masehi yang keseluruhannya terdiri atas 10 jilid.

Berbagai peristiwa penting yang telah diramalkannya banyak yang terjadi. Bahkan ada yang merasa khawatir pada ramalan yang mungkin akan terjadi, yaitu tentang terjadinya Perang Dunia III.

Meski demikian, para ahli yang meneliti sudah berusaha membongkar buku aslinya serta mempelajari kehidupannya.

Terlepas dari apa sebenarnya maksud dari Nostradamus, tapi sesuatu yang disebut ramalan sebenarnya tidak lebih dari sebuah karya sastra.