inspirasi

Amerigo Vespucci, Sosok Penjelajah yang Namanya Menjadi Inspirasi Amerika

By  | 

Amerigo Vespucci merupakan seorang penjelajah sekaligus pedagang dari Italia. Penjelajahannya pada abad ke-15 juga ikut andil dalam penemuan Dunia Baru (Mundus Novus) yang kemudian dikenal dengan Amerika.

Memang di eranya Amerigo Vespuci, bangsa Viking sudah mendirikan sebuah pemukiman di wilayah Amerika Utara.

Christopher Columbus pun sudah menemukan Karibia dan Amerika Tengah yang awalnya disebut Hindia Barat, tapi nama Ameigo Vespuccilah yang kemudian berlaku dicatata menjadi nama benua Amerika.

Baca juga: Kisah Ashabul Kahfi, 7 Pemuda Beriman yang Tertidur di Dalam Gua Selama 309 Tahun

Dari Italia berpindah ke Spanyol untuk melakukan pelayaran menemukan Dunia Baru

Amerigo Vespucci, Sosok Penjelajah yang Namanya Menjadi Inspirasi Amerika

(foto: lindahall)

Amerigo Vespucci adalah pria asal Florence, Italia yang lahir pada tanggal 9 Maret 1454 atau bertepatan dengan masa berkembangnya zaman Renaissance. Ayahnya, Nastagio adalah seorang notaris.

Saat masih kecil, ia mendapat kesempatan belajar humanistik dengan pamannya yang bernama Giorgio Antonio. Pada saat usianya 25 tahun, ia mulai bekerja di keluarga Medici yang terpandang di Florence.

Tidak hanya bertahan di kota kelahirannya, ia kemudian dikirim ke Spanyol. Ia diajak bergabung melakukan ekspedisi atau pelayaran menemukan Dunia Baru seperti yang dilakukan Christopher Columbus.

Pada awalnya, ia bertugas menyediakan daging sapi untuk kebutuhan pelayaran Christopher Columbus.

Ia juga dikabarkan mengenal Christopher Columbus cukup dekat. Secara berkala, perannya bertambah. Meskipun sejarah tentang dirinya banyak dibumbui beberapa kontroversi.

Merencanakan rute pelayaran dan berkontribusi untuk menyempurnakan peta dunia

Amerigo Vespucci, Sosok Penjelajah yang Namanya Menjadi Inspirasi Amerika

(foto: pinterest)

Dengan kapasitasnya yang sudah meningkat, tahun 1508 ia diberi jabatan kepala navigasi Spanyol yang punya tanggung jawab untuk merencanakan berbagai rute pelayaran yang sudah dicapai Christopher Columbus sebelumnya.

Pada sebuah perjalanan, ia dan tim menemukan tentang adanya daratan yang lebih banyak Hindia Barat, walau sebelum dilakukannya pelayaran, Brasil disebut sebagai satu daratan yang paling timur.

Dalam pelayarannya ke berbagai penjuru dunia, ia mengembangkan berbagai keterampilan dalam hal navigasi yang dapat membantu penjelajah lainnya.

Ia buat gambar peta banyak tempat yang belum diketahui sehingga orang-orang lebih mudah mengenali dunia. Bahkan penjelajahannya juga berkontribusi dalam pembentukan peta dunia modern saat ini.

Baca juga: Kisah Osman Gazi, Sang Pendiri Kesultanan Ottoman yang Legendaris

Menjadi warga negara Spanyol dan sempat diberi penghargaan oleh raja

Amerigo Vespucci, Sosok Penjelajah yang Namanya Menjadi Inspirasi Amerika

(foto: thoughtco)

Bukan hanya peta, ia menuliskan surat dan catatan perjalanan. Catatan perjalanannya menyebar dengan cepat ke seluruh negara Eropa.

Bisa dibilang kalau tulisan-tulisannya lebih bernilai historis dibandingkan penemuan tempat-tempat baru di benua Amerika.

Berkat tulisannya, orang-orang Eropa lebih banyak mempelajari tentang Amerika sebagai benua baru.

Pemahaman tentang geografis juga membuka peluang baru aktivitas perdagangan. Tahun 1508 ia kembali ke Eropa dan diakui jadi warga negara di Spanyol.

Bahkan ia diberi penghargaan raja Spanyol karena kontribusinya. Di Spanyol jugalah ia menghabiskan sisa usia sampai meninggal 22 Februari 1512.

Meskipun kontribusinya dianggap besar, tapi riwayat lengkap tentang kehidupannya tidak begitu jelas.

Ada sebuah rumor pada tahun 1504 bahwa ia sebenarnya tidak benar-benar melakukan pelayaran.

Ia dianggap sebagai pedagang semata, dan konon ada orang lain yang memakai namanya untuk berlayar ke Dunia Baru dan menemukan Brasil.

Ahli geografi Jerman menyebut Amerika untuk menghormati Amerigo Vespucci

Amerigo Vespucci, Sosok Penjelajah yang Namanya Menjadi Inspirasi Amerika

(foto: biography)

Jadi siapa yang memberi nama Amerika di peta? Apakah Christpher Columbus, raja Spanyol, atau mungkin Amerigo Vespucci sendiri? Ternyata bukan ketiganya.

Menjelang akhir hayatnya, ada seorang ahli geografi Jerman, Martin Waldseemüller yang terkesan dengan catatannya.

Waldseemüller pun memasukkan nama Amerika yang berasal dari nama Amerigo dengan maksud menghormati.

Tapi kemudian Waldseemüller menemukan kejanggalan karena penghargaan atas penemuan Dunia Baru tetap milik Christopher Columbus. sebelum peta dari Waldseemüller dirilis, Christopher Columbus sudah meninggal.

Waldseemüller berniat memperbaiki petanya dengan mengganti Amerika dengan Columbiana pada tahun 1513. Tapi aksinya terlambat, karena nama Amerika sudah disahkan ketika peta dirilis.