inspirasi

Perbedaan Distro dan Clothing, Produsen Kaos Favorit Anak Muda

Penulis:   | 

Istilah distro dan clothing sepertinya sudah akrab di kehidupan sehari-hari. Sudah tahu belum perbedaan antara distro dan clothing di dunia produksi kaos atau dunia fashion  yang sering dipakai anak muda?

Beberapa orang yang baru memasuki dunia fashion mungkin sudah sering mendengar istilah itu, namun tidak apa-apa karena kita bisa belajar hal baru terutama tentang distro dan clothing.

Dari segi etimologis dan terminologis, distro dan clothing memiliki perbedaan mencolok.

Hanya saja kita perlu memahami lebih lanjut terkait pengertian dan perbedaannya agar tidak salah dalam menafsirkannya. Perbedaannya jelas terlihat dari makna dari nama masing-masing.

Baca juga: Cabai Aji Charapita, Harganya Sampai Ratusan Juta Per Kilogram

Distro berasal dari istilah distribution store

Perbedaan Distro dan Clothing, Produsen Kaos Favorit Anak Muda

(foto: bukalapak)

Distro berasal dari kata distribution store atau toko distribusi yang bisa diartikan sebagai toko atau tempat atau usaha outlet yang mendistribusikan atau menjual produk dari pabrik dan dari suatu komunitas.

Komunitasnya seperti komunitas musik band-band independent atau bisa dibilang band indie dan komunitas skateboard.

Produknya terdiri dari album-album band indie sampai ke aksesoris dan pernak perniknya seperti kaos dan produk-produk apparel untuk skateboard.

Pada awalnya adalah pertengahan 1990, konsep dari distro berkembang di Bandung. Saat itu banyak band indie di sana sedang berusaha menjual berbagai merchandise mereka.

Salah satu yang produk pertama yang ditawarkan adalah kaos distro. Sampai pada akhirnya sekarang produknya makin beragam.

Distro semakin berkembang dan memunculkan clothing company

Perbedaan Distro dan Clothing, Produsen Kaos Favorit Anak Muda

(foto: bp-guide)

Seiring perkembangannya distro kemudian memunculkan clothing company yang semakin meramaikan dunia fashion di Indonesia.

Mesipun dalam dunia fashion sudah di dominasi oleh merk-merk terkenal, distro tetap mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia.

Terbatasnya produksi yang dilakukan oleh produsen distro membuat semakin eksklusif, istimewa, dan banyak di minati.

Walaupun ada pula yang menggunakan istilah distro untuk menyebut toko yang mendistribusikan makanan dan terkesan tidak enak di dengar dikarenakan distro lebih identik dengan pakaian.

Baca juga: Sejarah Aksara Pegon, Jadi Warisan Budaya Umat Islam di Jawa

Clothing dibedakan menjadi clothing company dan clothing line

Perbedaan Distro dan Clothing, Produsen Kaos Favorit Anak Muda

(foto: moskill)

Clothing company adalah sebutan untuk perusahaan atau konveksi yang memproduksi produk pakaian, jadi di mana produk pakaian tersebut berada di bawah nama brand mereka sendiri.

Clothing juga disebut sebagai usaha swasta yang fokusnya di bidang kaos, celana, tas, dan merchandise lainnya.

Istilah ini mengacu pada nama brand atau label dari produk pakaian sejenis. Contohnya saja terdapat kaos berlabel brand X, X itulah yang disebut clothing company.

Istilah clothing bermula dari berdirinya 347 boardrider.co pada tahun 1996 (sekarang 347/eat). Clothing ini mengambil nama dari lokasi pertamanya yang terletak di Jalan Dago no. 347.

Kemudian oleh Ouval Research pada tahun 1997 (meskipun pada awalnya telah dirintis oleh salah satu founder-nya, Arif Maskom pada tahun 1993 dengan merilis M Clothing). Masih banyak lagi clothing serta distro yang tidak bisa disebutkan.

Clothing line adalah istilah yang digunakan untuk sebuah perusahaan yang membuat atau memproduksi suatu produk dengan beberapa nama brand sekaligus.

Istilah clothing line sering digunakan untuk menunjukkan suatu perusahaan induk yang mempunyai sejumlah anak perusahaan.

Contohnya adalah kaos bermerk XY dan celana bermerk  XZ. Nah, X adalah clothing company sedangkan Y dan Z adalah clothing line.

Kesimpulannya, distro dan clothing tetap memiliki keterikatan

Perbedaan Distro dan Clothing, Produsen Kaos Favorit Anak Muda

(foto: crowdspring)

Terlihat jelas perbedaan antara distro dan clothing jika berdasarkan pengertian keduanya. Distro berperan sebagai toko atau tempat yang menjual produk yang diproduksi clothing company.

Sementara itu, clothing adalah produsen yang memproduksi pakaian untuk dijual melalui jasa distro atau jasa lainnya. Poin utama dari perbedaan keduanya hanya ada di produksi dan distribusi.

Baik distro maupun clothing masing-masing memiliki keterkaitan erat dan saling bekerja sama untuk menjual produk mereka.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.