inspirasi

Cabai Aji Charapita, Harganya Sampai Ratusan Juta Per Kilogram

Penulis:   | 

Masalah harga cabai yang mahal sepertinya akan selalu terjadi setiap tahun. Faktor musim hujan atau cuaca tidak menentu kemudian bisa jadi sebab utama mahalnya harga cabai.

Menurut pengamat pertanian, harga cabai sebenarnya merupakan masalah supply dan demand saja. Menjelang hari raya, harga cabai juga bisa naik karena permintaan yang tinggi

Meskipun mahal, harga cabai di Indonesia sebenarnya masih termasuk wajar. Pernahkan kamu menemukan cabai yang harganya ratusan juta?

Salah satu cabai termahal di dunia adalah cabai aji charapita. Ukurannya memang kecil, tapi harganya bisa dibilang selangit.

Baca juga: Sejarah Aksara Pegon, Jadi Warisan Budaya Umat Islam di Jawa

Memiliki ukuran sangat kecil dengan bentuk unik seperti kacang polong

Cabe Aji Charapita, Harganya Sampai Ratusan Juta Per Kilogram

(foto: pinterest)

Cabai Aji Charapita memang tanaman yang unik. Bukan hanya namanya yang seperti nama manusia, tapi juga soal harga dan rasanya yang sama-sama ‘menyengat’.

Bagaimana tidak? Harga yang dibanderol adalah US$ 25 ribu atau senilai Rp 323 jutaan per kg. Harganya mungkin akan mengingatkan kita pada tanaman hias yang sempat viral dengan harga ratusan juta.

Ketika diukur pertumbuhan bijinya saat sudah siap panen, Aji Charapita hanya berukuran kacang polong.

Tidak seperti pada umumnya cabai yang biasa tumbuh di wilayah Indonesia, Aji Charapita berbentuk bulat dan berwarna kuning.

Cabai Aji Charapita berharga sangat mahal karena termasuk tanaman langka

Cabe Aji Charapita, Harganya Sampai Ratusan Juta Per Kilogram

(foto: pepperjoe)

Tentu saja untuk sebagian besar orang, harganya tidak sebanding dengan ukurannya. Yang menjadikannya mahal adalah kelangkaan.

Cabai istimewa yang satu ini berasal dari pedalaman hutan Peru. Awalnya merupakan cabai liar. Tapi baru beberapa tahun ini banyak dibudidayakan sebagai komoditas komersial.

Hampir mustahil  untuk menemukannya di luar Peru, kecuali kalau ada yang berminat menanamnya di rumah sendiri.

Walaupun usahanya tidak sedikit dan hasilnya belum tentu menjanjikan seperti di habitat aslinya. Seperti hasil buahnya, bibitnya pun sangat mahal dan sulit didapatkan.

Baca juga: Tradisi Pojhian Hodo, Ritual Sakral Pemanggil Hujan dari Situbondo

Memiliki rasa yang sangat pedas khas Amerika Latin yang beriklim tropis 

Cabe Aji Charapita, Harganya Sampai Ratusan Juta Per Kilogram

(foto: csnopybrio)

Dilansir Oddity Central, cabai Aji Charapita memiliki rasa salsas atau pedas yang khas dari Amerika Latin. Ada juga rasa khas seperti saus yang hanya diproduksi di daerah beriklim tropis.

Meskipun tidak mudah untuk tumbuh di luar habitat aslinya yang beriklim tropis, petani Austria bernama Priska dan Erich Stekovicz menyebutkan bahwa mereka berhasil untuk merawat dan menumbuhkan cabai ini di Frauenkirchen, Austria.

Bibitnya juga diimpornya langsung dari Peru. Dilansir oleh Asia One, harga cabanya mencapai US $ 34.860 atau Rp 452 juta. Pada umumnya cabai jenis ini diolah jadi bubuk yang ditaburkan ke masakan.

Meski belum begitu populer di negara barat, tapi koki dari restoran berbintang lima makin banyak yang menggunakannya.

Biasanya khusus untuk fine dining yang konsepnya spesial dan harga porsi makanannya jelas mahal.

Karena harga dan rasanya, kemudian dijuluki sebagai mother of all chili

Cabe Aji Charapita, Harganya Sampai Ratusan Juta Per Kilogram

(foto: republika)

Di pasaran internasional, cabai ini digolongkan sebagai tanaman yang mahal menyusul vanili dan kunyit. Selain harganya yang mahal. Tenyata sensasi pedasnya pun sangat menyengat di lidah.

Menurut skala Scoville, yakni skala yang mengukur tingkat kepedasan cabai, maka Aji Charapita terhitung punya 30 ribu sampai 50 ribu heat units. Bahkan tingkat kepedasannya 20 kali lebih pedas daripada cabai Jalapeno.

Angka dalam skala tersebut menjadikan cabai mungil ini mempunyai level kepedasan yang setara dengan cabai Cayenne. Karena harga dan rasanya, Aji Charapita disebut sebagai mother of all chili atau ibu dari segala cabai.

Demikianlah ulasan tentang cabai Aji Charapita yang sangat mahal. Bagaimana menurutmu? Apa kamu penasaran ingin mencicipi sensasi pedasnya?

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.