kuliner

5 Fakta tentang Mukbang, Tren Makan Besar ala Korea Selatan

Penulis:   | 

Di zaman internet seperti sekarang, mengakses berbagai macam informasi dan hiburan jadi lebih mudah.

Dengan berkembangnya berbagai platform media digital, sekarang banyak orang yang mulai meninggalkan saluran TV nasional dan beralih ke TV kabel dengan saluran dari seluruh dunia atau streaming YouTube.

Hadirnya platform media digital tersebut, memunculkan berbagai tontonan yang dapat diakses sesuai dengan keinginan penggunanya. Mulai dari konser virtual, acara komedi, edukasi, gaming, sampai acara makan.

Nah, salah satu acara makan yang ramai diperbincangkan adalah mukbang. Yuk simak fakta-fakta menarik tentang mukbang.

Baca juga: Perbedaan Matcha dan Green Tea, Variasi Minuman Teh Hijau

Korea Selatan menjadi pelopor mukbang sejak tahun 2010

5 Fakta tentang Mukbang, Tren Makan Besar ala Korea Selatan

(foto: seoulstation)

Istilah mukbang atau moekbang sendiri diambil dari bahasa Korea ‘meok-da’ atau makan dan ‘bang-song’ atau siaran. Sederhananya, mukbang merupakan acara makan yang disiarkan.

Sesuai dengan namanya, mukbang adalah salah satu tren makan asal Korea Selatan yang sudah dikenal sejak tahun 2010. Salah satu fakta tentang mukbang, pelakunya disebut dengan Broadcast Jockey atau BJ.

Kalau di Indonesia, makan besar ini biasanya jadi tontonan populer di YouTube, kebanyakan BJ mukbang di Korea Selatan menyiarkan video melalui situs bernama Afreeca TV.

Situs online streaming membuat mukbang di Korea jadi ladang uang

5 Fakta tentang Mukbang, Tren Makan Besar ala Korea Selatan

(foto: pinterest)

Sumber pendapatan BJ di Afreeca TV terbilang unik. Fitur khusus bernama ‘Star Ballons’ di Afreeca TV memungkinkan para penonton memberi reward atau hadiah langsung dalam bentuk balon virtual, yang nantinya bisa diuangkan.

Yoo Soo He atau yang dikenal sebagai The Diva adalah salah satu BJ paling terkenal.

Pada tahun 2014 ia memecahkan rekor dengan mendapatkan 335 ribu Star Ballons yang bisa diuangkan setara dengan Rp 250 juta, hanya dalam sekali siaran.

BJ lain yang dikenal sebagai BJ SOF mengaku tiap harinya paling tidak ia bisa mendapatkan US$ 180 atau sekitar Rp 2,3 juta. Jumlah yang tentunya sangat lumayan jika mengingat kerjanya hanya siaran makan.

Mukbang bisa populer karena banyak orang kesepian

5 Fakta tentang Mukbang, Tren Makan Besar ala Korea Selatan

(foto: vice)

Seorang peneliti dan kritikus sosial dari The Future Company, Jeff Yang menjelaskan bagaimana fenomena mukbang sebenarnya berakar dan bisa populer karena semakin banyak warga Korea Selatan merasa kesepian dan tidak punya teman makan.

Sebagai negara maju, ironisnya banyak penduduk Korea Selatan yang memilih menjadi single untuk mengejar karir. Mencari hiburan secara online menjadi salah satu cara mereka untuk mengatasi rasa kesepian.

Tentunya itu semua di dukung dengan kecepatan internet yang luar biasa. Makanya siaran makan ini menjadi populer, terutama di jam-jam makan malam.

Baca juga: Mengenal Air Legen, Minuman Fermentasi Lontar yang Menyehatkan

BJ mukbang menjaga penampilan dengan rajin berolahraga

5 Fakta tentang Tren Makan Besar ala Korea Selatan

(foto: insider)

Apa kamu pernah bertemu orang yang makan banyak tapi tetap kurus? Nah, fakta tentang mukbang berikutnya adalah menyangkut hal itu.

Perlu kamu ketahui, berdasarkan pengakuan banyak BJ mukbang, tubuh mereka bisa tetap langsing bukan hanya karena gen atau jenis tubuh yang tidak bisa gendut, tetapi berkat usaha dan kerja keras.

Saat tidak sedang syuting mukbang video, para BJ ini memangkas jumlah makanan yang dikonsumsi, sangat menjaga pola makanan, serta rajin berolahraga.

Bahkan, ada BJ mukbang yang mengaku bahwa ia hanya menikmati makanan yang enak saat di depan kamera, lho.

Di balik keseruannya, ada risiko berbahaya dari tren mukbang

5 Fakta tentang Tren Makan Besar ala Korea Selatan

(foto: bbc)

Meski menjadi tren, tetapi makan besar ini memiliki sisi negatif dengan risiko yang membahayakan kesehatan tubuh.

Dilansir dari Bistro MD, siaran makan besar ini dapat mempromosikan makan berlebihan kepada banyak orang, yang mana telah diketahui bahwa makan berlebihan sangat tidak baik untuk tubuh.

Selain itu mukbang juga dapat mendorong kebiasaan makan yang buruk. Memakan dengan porsi yang banyak disebut bisa meningkatkan asupan gizi yang lebih buruk yang berdampak pada kesehatan.

Misalnya peningkatan berat badan, diabetes tipe 2 hingga penyakit jantung.

Risiko tersebut tidak hanya terjadi bagi BJ saja, tetapi juga para penontonnya yang ikut kecanduan dengan makanan yang dimakan oleh BJ.

Biasanya banyak penonton yang menjadi penasaran dengan jenis-jenis makanan yang disiarkan.

Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments