inspirasi

Rebo Wekasan, Tradisi Jawa di Bulan Safar untuk Menolak Bala

Penulis:   | 

Menurut hadits nabi, sebenarnya tidak ada malapetaka di bulan Safar

Rebo Wekasan, Tradisi Masyarakat Jawa di Bulan Safar untuk Menolak Bala

(foto: pixabay)

Menurut buku Risalah Ahlusunnah Wal Jama’ah An Nahdliyah, tradisi yang menganggap bahwa bulan Safar banyak kesialan dan penyakit adalah berasal dari bangsa Arab di zaman kuno. Bahwa di akhir bulan Safar disebut-sebut sebagai hari-hari tersulit dalam setahun.

Sementara itu, hukum untuk meyakini tentang terjadinya bencana dan penyakit di minggu terakhir bulan Safar pernah disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim.

“Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: ‘Tidak ada penyakit menular, tidak ada kepercayaan datangnya malapetaka di bulan Safar. Tidak ada kepercayaan bahwa orang mati itu rohnya menjadi burung yang terbang’

Hadits di atas adalah respon Nabi Muhammad pada tradisi yang berlaku pada zaman Jahiliyah.

Baca juga: Sejarah Kancing Baju, Benda Mungil dari Peradaban Mohenjo-Daro

Tradisi Rebo Wekasan masih bisa terus dijaga sebagai momen silaturahmi

 Tradisi Masyarakat Jawa di Bulan Safar untuk Menolak Bala

(foto: pixabay)

Hal yang penting dipahami umat Islam di dalam masyarakat Jawa adalah tentang niatnya, khususnya dalam ibadah salat. Jika niatnya adalah ibadah salat Rebo Wekasan, maka hal yang seperti itu justru menyimpang dari ajaran agama.

Tapi kalau niatnya salat Hajat, yakni salat sunnah agar permohonannya terkabul atau berlindung dari hal-hal yang dikhawatirkan (hajat li daf’il makhuf), itu dianjurkan tanpa menunggu bulan Safar.

Waktu ibadahnya bisa dilakukan di malam hari atau siang hari. Pada umumnya salat dilakukan sebanyak empat rakaat dengan dua kali salam.

Di luar kegiatan keagamaan, tradisi Rebo Wekasan masih bisa dijaga sebagai momen silaturahmi, sedekah, dan selamatan.

Halaman :

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.