lifestyle

10 Obat Gusi Bengkak, Alami dan Non-Alami

Penulis:   | 

Tidak perlu bingung lagi memilih obat gusi bengkak, sebab saat ini ada banyak obat yang bisa mengatasi masalah tersebut, baik alami maupun kimia.

Gusi bengkak merupakan kondisi dimana gusi mengalami pembengkakan dan menimbulka rasa nyeri dan sakit apalagi ketika sedang mengunyah makanan.

Umumnya, gusi berawarna merah muda, namun ketika mengalami pembengkakan akan berubah warna menjadi merah meradang.

Gusi bengkak bisa terjadi akibat kebersihan gigi yang buruk, sehingga berbagai macam kotoran dan sisa makanan akan menempel sehingga mengalami proses pembusukan yang akhirnya menjadi sarang bagi kuman.

Tidak hanya itu, penyebab lainnya adalah adanya infeksi dan peradangan pada gusi, abses gigi, manutrisi, dan masih banyak lainnya,

Bagi kamu yang kerap mengalami gusi bengakak, maka sebaiknya perhatikan beberapa obat untukk mengatasinya berikut ini.

Baca juga: 10 Ciri-Ciri Darah Rendah yang Patut di Waspadai

1. Obat kumur antiseptic

Obat kumur memang tidak bisa menghilangkan plak ataupun karang gigi. namun, obat tersebut dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri plak tambahan.

Kamu bisa mendapatkan obat kumur ini di apotik maupun swalayan terdekat. Kamu bisa menemukannya dengan mudah, karena untuk menggunakan obat kumur ini tidak membutuhkan resep dokter.

Ada banyak merek obat kumur yang bisa kamu pilih. Akan tetapi, sebaiknya pilih obat kumur yang memang memiliki kandungan aman dan tidak berbahaya bagi tubuh.

Jika ingin lebih aman, kamu bisa meminta resep dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan obat kumur yang mengandung klorheksidin yang mana menurut penelitian kandungan zat tersebut paling efektif.

2. Parasetamol

Mungkin sebagian besar orang tahu bahwa paracetamol hanya untuk meredakan panass atau demam saja. Namun, ternyata obat ini juga bisa mengatasi gusi bengkak. Terutama untuk rasa sakit dan nyeri yang ditimbulkan.

Cara kerja dari obat ini adalah menghilangkan rasa sakit dengan memblokir sinya di otak, sehingga tubuh tidak akan menerima rangsangan yang akhirnya tidak merasakan sakit dan nyeri.

Paracetamol merupakan obat yang sering dikombinasikan dengan kandungan lainnya. Tidak hanya itu, obat ini cukup mudah untuk ditemui di seluruh apotek terdekat.

3. Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat yang dikususkan untuk menghilangkan rasa nyeri. Oleh sebab itu, bisa dikatakan bahwa obat ini cukup ampuh dalam membantu mengurangi rasa nyeri pada gusi akibat abses.

Untuk mengonsumsi obat ini, sebaiknya baca atiran pakai dan sesuai dengan pentujuk. Jika ingin lebih aman dan agar tidak ragu, kamu bisa langsung meminta resep yang pas pada dokter.

4. Antibiotic

Untuk mengatasi gusi bengkak, kamu juga bisa menggunakan antibiotic oral yang dianggap sangat efektif dalam mengobati abses gigi.

Obat ini juga bisa digunakan sebagai penghalau kuman dan bakteri yang bersarang di dalam mulut dan gigi sehingga dapat menyababkan infeksi.

Jika infeksi tidka segera diatasi degan benar, maka dapat menyebar ke angguota tubuh lainya sehingga akan lebih berbahaya.

Dalam kasus gusi bengkak yang lebih parah, seseorang dirasukan untuk dirawat di rumah sakit untuk menerima pengobatan antibiotic intravena.

5. Cataflam

Cataflam atau kalium diklofenak merupakan obat yang umum dijumpai dan digunakan oleh banyak orang untuk mengatasi sakit gigi.

Obat nyeri ini masuk ke dalam golongan obat anti inflamasi non steroid. Tidak hanya untuk mengatasi nyeri pada gigi, cataflam juga dapat dijadikan sebagai obat terapi dalam mengatasi nyeri haid,.

Cara mengonsumsi obat ini adalah baik Bersama dengan makanan ataupu sesata dan sebelum makan.

Baca juga: 10 Cara Menyembuhkan Sariawan Secara Alami & Terbukti Ampuh

6. Kaditic

Selain cataflam, terdapat obat nyeri lain yang juga tergolong dalam obat anti inflamasi non steroid, ialah kaditic.

Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi rasa nyeri dan dakit seperti nyeri pasca operasi, nyeri infeksi THT, nyeri luka trauma, dan juga untuk mnegatasi peradangan seperti gusi bengkak.

Untuk penggunakan obat ini, diperlukan resep dokter karena memiliki dosisi yang cukup tinggi. Bagi orang dewasa, dapat mengonsumsi sekitar 100 hingga 150 mg per hari. Semnatara untuk anak-anak berusia 14 tahun ke atas, dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini sebanyak 75 hingga 100 mg per hari.

Perlu diketahui bahwa obat ini dapat menimbulkan interaksi dengan obat-obatan lainnnya, seperti triamterene, litium, parasetamol, dan lain sebagainya. Olehs ebab itu, jangan mengonsumsi obat ini bersamaan dengan tersebut.

7. Mefinal

Obat yang termasuk ke dalam golongan obat anti inflamasi no steroid selanjtnya dalag mefinal.

Obat ini bisa diminum oleh orang dewasa bahkan anak-anak uang berusia 6 bulan ke atas. Akan tetapi, dosis yang diberikan berbeda.

Untuk orang dewasa, dosis yang harus diminum adalahh 250 mg per 6 jam. Sedangkan untuk anak-anak di atas usia 6 bulan adalah sekitar 3-6.5 mg per kg berat badan anak setiap 6 jam.

Walaupun aman untuk anak usia 6 bulan ke atas, namun untuk ibu hamil sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.

8. Ponstan

Ponstan merupakan obat yang memiliki kandungan asam mefenamat, yang berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri ringan hingga sedang seperti nyeri trauma, sakit kepala, nyeri otot, serta nyeri gigi dan gusi.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan dosis 500 mg karena termasuk jenis obat analgesic. Untuk tahap selanjtnya, konsumsi dengan dosis 250 mg per 6 jam bila perlu.

Akan tetapi, agar lebih akurat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan.

9. Berkumur dengan air garam

Selain berkumur dengan obat kumur yang mengandung bahan kimia, mengatasi nyeri akibat gusi bengkak juga bisa dengan cara berkumur menggunakan ak=ir garam.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa air garam mampu menghilangkan fibroblast gingiva yang dapat membentuk ikat gigi.

Setelah mengisolasi sel yang rusak, merka kemudia membilasnya dalam larutan air garam selama 2 menit yang dilakukan sebanyak 3 kali sehari.

Dalam penelitian tersebut, diperoleh hasil yang cukup mengejutkan bahwa larutan air garam dengan konsentrasi 1,8 %, sangat efektif dalam penyembuhan luka.

Cara membuat larutan air garam tersebut cukuplah mudah. Kamu hanya perlu melarutkan 1 sendok teh garam dalam secangkir air matang yang sudah didinginkan.

Larutan air garam ini bisa kamu minum secara rutin yakni sebanyak 3 hingga 4 kali sehari.

10. Berkumur bahan herbal

Mengatasi gusi bengkak juga bisa dengan cara berkumur menggunakan bahan herbal. Obat herbal yang digunakan bisa berupa pohon teh, cengkeh, dan kemangi.

Bahan tersebut mengandung sifat antimikroba dan anti-inflamasi sehingga cukup ampuh dalam mengusir kuman dan bakteri dalam mulut yang dapat menyebabkan gusi bengkak.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 40 orang peserta dengan membaginya menjadi dua kelompok. Satu kolompok menggunkaan obat kumur komersial semnatara kelompok lainnya menggunakan obat kumur herbal.

Hasilnya selama 21 hari, obat kumur herbal memiliki efek yang snagat efektef sebanding dengan obat komersil.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.