inspirasi

Mengenal Rumput Fatimah, Sempat Viral untuk Lancarkan Persalinan

Penulis:   | 

Perasaan khawatir yang dirasakan banyak ibu hamil saat mendekati waktu persalinan adalah hal yang wajar.

Tapi, jika ibu hamil berpegang teguh pada nasihat dari bidan atau dokter, kekhawatirannya mungkin bisa sedikit berkurang.

Walau terkadang ada juga yang mengonsumsi obat herbal untuk membantu persalinan dengan alasan mengatasi kekhawatiran tersebut, meskipun tidak terbukti secara ilmiah.

Salah satu obat herbal untuk persalinan yang terkenal di masyarakat adalah rumput Fatimah. Rumput yang dikenal sebagai kecip Fatimah di Malaysia ini dipercaya dapat memperlancar persalinan.

Baca juga: Perbedaan Hamper dan Parcel, Bikin Hari Raya Semakin Berkesan

Rumput Fatimah biasa dikonsumsi dalam bentuk serbuk, kapsul, dan minuman kaleng

Mengenal Rumput Fatimah, Sempat Viral untuk Lancarkan Persalinan

(foto: pinterest)

Sebenarnya, sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan rumput Fatimah mampu memperlancar persalinan. Hanya saja, begitu banyak masyarakat yang percaya khasiatnya.

Rumput dengan nama latin Labisia pumila ini memiliki kandungan antioksidan asam askorbat, zat uteronika, beta karoten, vitamin C, flavonoid, dan antosianin.

Di pasaran, rumput ini biasa dijual dalam berbagai jenis seperti serbuk, kapsul, minuman kaleng, dan varian kapsul.

Di negeri jiran Malaysia, rumput Fatimah juga dipercaya dapat meredakan gejala menopause dan meningkatkan gairah seksual.

Ternyata manfaatnya belum sepenuhnya terbukti secara ilmiah

Mengenal Rumput Fatimah, Sempat Viral untuk Lancarkan Persalinan

(foto: kumparan)

Sebagian masyarakat rumpun Melayu seperti di pulai Sumatera, Kalimantan, sampai Malaysia memang ada yang mempercayai manfaat dari tanaman ini.

Dr. Inggrid Tania, selaku Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu mengatakan bahwa manfaat rumput Fatimah masih berupa hipotesis atau dugaan karena belum lengkapnya penelitian ilmiah yang bisa membuktikan. Kenyataannya, penelitian yang ada selama ini hanya untuk hewan.

Kandungan alkanoid dan flavonoid yang ada di dalamnya bersifat antioksidan dan anti peradangan. Sebenarnya manfaatnya bisa menangkal radikal bebas dan mengurangi risiko peradangan pada tubuh.

Kemudian didukung oleh kepercayaan tradisional, masyarakat pun mengonsumsinya. Khususnya ibu hamil yang ingin menjalani persalinan dengan lancar.

Untuk manusia, besar kemungkinan bahwa bahayanya lebih besar daripada manfaatnya

Ada kasus yang sempat viral, yaitu keguguran setelah mengonsumsi rumput Fatimah

Mengenal Rumput Fatimah, Sempat Viral untuk Lancarkan Persalinan

(foto: unsplash)

Beberapa waktu lalu di media sosial Tik Tok beredar video seorang ibu yang mengalami keguguran dan harus dirawat secara intensif di ICU setelah mengonsumsi rumput Fatimah.

Videonya mendapatkan 13,6 juta views dalam beberapa hari saja.

Berkaca dari kejadian tersebut, ada baiknya untuk diskusi dengan dokter atau bidan sebelum mengonsumsi obat herbal jenis apa pun saat masa kehamilan.

Karena sudah menjadi tugas dan kewajiban dokter atau bidan untuk memberikan saran terbaik agar kandungan tetap sehat dan juga terhindar dari bahaya.

Selain itu, setiap saran maupun obat yang disarankan oleh dokter atau bidan telah terbukti khasiatnya serta sesuai dengan hasil penelitian panjang yang dilakukan sebelumnya.

Jika terpaksa harus mengonsumsi rumput Fatimah, pastikan sudah membicarakannya dengan dokter atau bidan sebagai langkah pencegahan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Namun jauh lebih baik tidak mengonsumsinya sama sekali untuk menghindari bahayanya.

Baca juga: Sejarah Podcast, Konten Audio yang Digemari Anak Muda

Bisa berisiko untuk memicu kontraksi rahim yang membahayakan janin

Mengenal Obat Herbal, Sempat Viral untuk Lancarkan Persalinan

(foto: 99)

Alih-alih membantu persalinan seperti yang dipercaya masyarakat, rumput Fatimah justru memiliki beberapa efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil.

Salah satu risikonya adalah memicu kontraksi hebat dalam rahim. Kontraksi ini disebabkan zat uteronika yang ada dalamnya.

Sifat kontraksi akibat konsumsi tidak teratur sangat sulit diperkirakan sehingga dapat membahayakan keselamatan ibu dan janin.

Apabila suatu waktu tiba-tiba terjadi kontraksi terus-menerus dalam rahim, aliran oksigen ke janin dapat terganggu sehingga janin menjadi kekurangan oksigen dan dapat berujung pada kematian janin.

Bahkan akibat paling parah dari kontraksi ini adalah terjadinya persalinan mendadak sewaktu-waktu.

Sejauh ini kandungan lengkapnya belum disepakati, jadi tidak disarankan untuk dikonsumsi

Mengenal Obat Herbal, Sempat Viral untuk Lancarkan Persalinan

(foto: unsplash)

Rumput yang dijual dengan harga mulai dari 15 ribu sampai dengan 100 ribu ini memiliki senyawa kimia yang dapat memicu terjadinya pendarahan sewaktu-waktu dan menghambat aliran oksigen ke janin yang menyebabkan keguguran.

Mungkin juga memicu reaksi negatif pada suplemen atau obat lain yang sedang dikonsumsi oleh ibu hamil.

Karena belum ada penelitian untuk menguji reaksi antara kandungan suplemen dan rumput Fatimah, maka disarankan hanya mengonsumsi suplemen yang sesuai dengan saran dari dokter atau bidan.

Kandungan di dalamnya belum sepenuhnya jelas. Sampai saat ini masih belum diketahui apa dan berapa jumlah kandungan aktif yang ada di bagian daun, batang, ataupun akarnya.

Bahkan ukuran takaran aman untuk rumput ini pun masih belum diketahui, karena itu banyak ahli melarang ibu hamil untuk mengonsumsinya.

ULASAN

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.