inspirasi

Kisah di Balik Mangkok Ayam Jago, Berawal dari Kekaisaran Tiongkok

Penulis:   | 

Buat orang Indonesia pasti sudah sering melihat mangkok bergambar ayam jago. Saat membeli bakso, mie ayam, atau soto, seringkali penjualnya menyajikan dengan mangkok ayam jago.

Karena ikoniknya mangkok ini, gambarnya pun sampai dipakai menjadi tren fashion yang unik. Memang masyarakat Indonesia sudah memakainya dalam kehidupan sehari-hari selama puluhan tahun.

Tapi tidak banyak yang tahu bahwa gambar ayamnya memiliki makna dan filosofi tersendiri. Gambar mangkok ayam jago ternyata tidak lepas dari budaya China zaman kuno.

Baca juga: Balap Sepeda: Sejarah, Panjang Lintasan, Aturan, dan Istilah Penting

Gambar ayam jago menjadi simbol dan harapan agar rezeki melimpah

Kisah di Balik Mangkok Ayam Jago, Berawal dari Kekaisaran Tiongkok

(foto: nusakini)Menurut sejarahnya, simbol berbentuk ayam jago memang sudah ada sejak era dinasti Ming.

Hal tersebut terbukti dengan banyaknya warisan peninggalan dengan gambar ayam di era China kuno. Menurut budaya China, hewan ayam jago dihubungkan dengan rezeki lancar.

Itulah mengapa orang-orang China sejak zaman dahulu mengenal pepatah yang menyebut bahwa manusia seharusnya bangun pagi biar rezekinya tidak hilang dipatok ayam.

Melalui gambar ayam jago, pedagang juga berharap agar bisa mendapat rezeki yang melimpah. Pada intinya, gambar mangkok ayam jago adalah untuk mewakili sebuah simbol kemakmuran dan kesejahteraan.

Bukan hanya gambarnya yang dekat dengan dengan budaya China,  tapi konon dahulu mangkok yang sejenis seperti ini juga pernah mengisi dunia perfilman pada tahun 1990-an.

Asal usulnya adalah sebuah cawan dari era Dinasti Ming tahun 1400-an Masehi

Kisah di Balik Mangkok Ayam Jago, Berawal dari Kekaisaran Tiongkok

(foto: cultureguru)

Menurut China dan Hong Kong, mangkok seperti ini disebut dengan nama jijiaowan, jigongwan, atau gongjiwan.

Bukan hanya menjadi alat makan, tapi mangkok jago sudah menjadi properti di film-film asal Hong Kong garapan Stephen Chow tahun.

Tapi ternyata, jauh dari sebelum mangkok ayam jago muncul di dalam film, ternyata pada zaman dulu asal usulnya adalah sebuah cawan dari era Dinasti Ming, khususnya ketika dipimpin Kaisar Chenghua pada tahun 1400-an Masehi.

Sang Kaisar meminta kepada pengrajin untuk membuat cawan khusus untuk dirinya sendiri dan juga untuk istrinya.

Tiga abad kemudian, Kaisar Qian Long (1735-1796 M) bahkan sempat membuat sebuah sajak khusus yang isinya tentang perasaan sukanya kepada mangkok atau cawan dengan lukisan ayam jago.

Baca juga: Awan Lenticular, Fenomena Alam yang Menyelimuti Puncak Gunung

Dibawa oleh perantau ke beberapa negara tetangga sampai ke Asia Tenggara

Kisah di Balik Mangkok Ayam Jago, Berawal dari Kekaisaran Tiongkok

(foto: detik)

Karena disukai di kalangan kekaisaran, mangkok legendaris kemudian mulai banyak diproduksi massal untuk dipakai semua kalangan.

Memasuki abad ke-20, mangkok bergambar ayam jago dibawa para perantau ke beberapa negara tetangga sampai ke Asia Tenggara, juga termasuk Indonesia.

Dahulu pernah diproduksi oleh Provinsi Guangdong, tapi sekarang pabrik yang membuatnya sudah dapat ditemui di beberapa tempat, termasuk di Indonesia.

Memang sampai sekarang gambarnya bisa ditiru baik dengan lukisan tangan maupun dengan cetakan.

Tapi ternyata masyarakat atau pelaku industri kreatif sudah tidak bisa lagi bebas memakai logo ayam jago yang ikonik dan legendaris karena alasan tertentu.

Produksi mangkok gambar ayam jago di Indonesia dibuat oleh PT. Lucky Indah Keramik.

Hanya satu perusahaan di Indonesia yang memproduksi mangkok ayam jago

Kisah di Balik Mangkok Ayam Jago, Berawal dari Kekaisaran Tiongkok

(foto: pinterest)

Pada tahun 2017, bahkan PT. Lucky Indah Keramik sempat mengklaim bahwa gambar ayam jago yang ikonik di Indonesia adalah milik mereka. Tujuannya adalah agar keasliannya tetap terjaga.

Informasi tersebut disebarluaskan melalui media cetak. Dari pihak perusahaan menyatakan bahwa hanya mereka yang punya hak di Indonesia memproduksi, memakai, dan mengkomersilkan lukisan ayam jago legendaris.

Siapa yang melanggar, maka akan diberi sanksi hukum pidana sampai 5 tahun dan juga denda 2 Miliar!

Info tersebut sempat memunculkan berbagai respons dari warganet. Apalagi mengingat bahwa sejarahnya sebenarnya sudah jauh dari zaman kekaisaran di China.

Hanya saja, tidak disebutkan dalam sejarah, siapa nama pelukis yang membuatnya pertama kali. Bagaimana menurutmu? Apakah kamu juga sering memakai mangkok bergambar ayam jago?

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.