film

Sinopsis Crack: Cocaine, Corruption & Conspiracy, Dokumenter Kisahkan Epidemi Crack yang Kelam

By  | 

Pada awal 1980-an, terjadi epidemi crack yang melanda Amerika. Puluhan tahun setelahnya, dampak dekstruktif yang ditimbulkan masih sangat terasa di kehidupan masyarakat.

Sejarah kelam ini kemudian mencoba dipaparkan dan dieksplorasi melalui film dokumenter berjudul Crack: Cocaine, Corruption & Conspiracy.

Baca juga: Sinopsis Stuck Apart, Kisahkan Pria yang Mengalami Krisis Eksistensial

Film ini digarap oleh sutradara ternama Stanley Nelson. Ia dikenal sebagai sutradara film dokumenter handal yang telah memenangkan tiga Penghargaan Primetime Emmy. Bahkan Presiden Barack Obama menganugerahinya Medali Kemanusiaan Nasional pada tahun 2013.

Sejumlah karyanya yang terkenal seperti The Black Panthers: Vanguard of the Revolution dan Freedom Riders. Film lain yang ia garap yakni The Murder of Emmett Till, Sweet Honey in the Rock: Raise Your Voice, Freedom Riders, dan sebagainya.

Sinopsis Crack: Cocaine, Corruption & Conspiracy, Karya Dokumenter Kisahkan Epidemi Crack yang Kelam

(foto: netflix)

Kali ini, ia mengarahkan lensa tajamnya ke bagian lain dari sejarah Black yakni kehancuran yang disebabkan oleh epidemi crack dan perang melawan narkoba.

Crack sendiri merupakan jenis narkoba yang murah dan kuat yang muncul di masa resisi. Kehadiran obat terlarang ini pun menyulut kepanikan dengan didorong rasialisme.

Baca juga: Sinopsis Tony Parker: The Final Shot, Kisahkan Perjuangan Sang Pebasket

Tidak hanya soal kehancurannya, Crack: Cocaine, Corruption & Conspiracy juga mengisahkan asal-usul yang samar dari krisisnya.

Selain itu juga memperlihatkan marjinalisasi orang-orang kulit cokelat dan hitam yang terperangkap dalam penjarah dan sistem perawatan kesehatan di Amerika Serikat.

Film dokumenter Crack: Cocaine, Corruption & Conspiracy bisa kamu tonton mulai 11 Januari di Netflix.