inspirasi

Misteri Peta Piri Reis, Gambarkan Antartika 3 Abad Sebelum Benua Itu Ditemukan

By  | 

Di dunia ini ada banyak hal yang mustahil untuk dijelaskan. Salah satunya adalah mengenai peta Piri Reis. Sesuai dengan namanya, peta ini dibuat oleh seorang kartograf atau ahli peta bernama sama, Piri Reis. Ia lahir antara tahun 1465 – 1470 dan meninggal di antara tahun 1554 – 1555.

Sebagai kartografer atau orang yang ahli membuat peta, Pria bernama asli Hadji Ahmed Muhiddin Piri ini membuat dunia tercengang karena mewariskan peta dunia terlengkap pertama yaitu Peta Piri Reis.

Tidak hanya itu, pria kelahiran Turki ini juga membuat dunia kagum karena membuat peta utara Antartika dengan presisi tinggi. Padahal saat itu Antartika belum ditemukan. Bagaimana kisah dari peta Piri Reis itu sendiri? Simak selengkapnya.

Baca juga: Begini Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat & China

Piri Reis menjadi peta yang penuh misteri di dunia

 Piri Reis, Peta Misterius Misterius yang Gambarkan Antartika 3 Abad Sebelum Benua Itu Ditemukan

(foto: allthatsinteresting)

Gambaran detail Antartika secara ajaib muncul di peta pada 1513. Konturnya bahkan disebut mirip dengan kontur Antartika yang asli. Padahal Antartika saat itu belum diketahui keberadaannya.

Berdasarkan sejarah, Antartika baru secara resmi ditemukan pada abad ke-18 atau 3 abad usai peta ini dibuat.

Orang yang pertama menginjakkan kaki disana adalah James Cook, Kapten Angkatan Laut Kerajaan Inggris yang juga penjelajah sekaligus kartografer pada 1773.

Dilansir dari Republika, Charles H Hapgood yang merupakan ahli sejarah dari Universitas New Hampshire menyatakan tak habis pikir bagaimana mungkin Antartika sudah tergambar di peta tersebut.

Terlebih lagi detailnya sama persis. Sesuatu yang tak masuk akal di abad ke-16 karena saat itu Antartika diselimuti es tetapi bisa digambar persis seolah daerah itu tak pernah tertutup es.

Antartika sudah jutaan tahun diselimuti es. Karena itu, jika garis pantai Antartika yang bisa tergambar di peta hanya bisa dilakukan jutaan tahun sebelumnya, saat Antartika belum diselimuti es. Namun jutaan tahun sebelumnya, manusia belum ada di bumi.

Penelitian lanjutan Hapgood terhadap peta Piri Reis

 Piri Reis, Peta Misterius Misterius yang Gambarkan Antartika 3 Abad Sebelum Benua Itu Ditemukan

(foto: ancientamerica)

Hapgod sempat menyurati Letnan Kolonel Harold Z Ohlmeyer yang merupakan Komandan Angkatan Udara AS untuk melakukan konfirmasi terhadap peta tersebut. Surat itu mendapatkan balasan pada 6 Juli 1960.

Harold mengatakan, “Kami mendapati bahwa ini adalah interpretasi yang benar, paling logis, dan paling mungkin. Detail geografisnya memperlihatkan bahwa bagian bawah peta itu sesuai dengan profil seismic di permukaan es, yang dibuat oleh Ekspedisi Antartika yang dilakukan Swedia dan Inggris pada 1949. Ini mengindikasikan bahwa garis pantai tersebut telah dipetakan sebelum tertutup es. Tutupan salju di kawasan tersebut, saat ini adalah setebal satu mil. Kami tidak tahu bagaimana data di peta ini bisa dibuat dengan ilmu geografi tahun 1513,” tulisnya dilansir dari Republika.

Peta Piri Reis ini adalah peta portolani yang menggambarkan rute pelayaran, garis pantai, pelabuhan, selat, teluk dan lainnya.

Peta seperti ini banyak beredar di antara pelaut abad pertengahan dan umumnya menggambarkan Kawasan Mediterani, Laut Aegea dan rute yang sudah diketahui lainnya.

Penelitian Biro Hidrografik Angkatan Laut Amerika Serikat

 Piri Reis, Peta Misterius Misterius yang Gambarkan Antartika 3 Abad Sebelum Benua Itu Ditemukan

(foto: veteranstoday)

Pada 1953, seorang perwira Angkatan Laut Turki mengirimkan peta buatan Piri Reis pada Biruo Hidrografikk Angkatan Laut Amerika Serikat.

Mereka meminta bantuan pada ahli peta kuno, H Mallery. Mallery akhirnya menemukan metode untuk menentukan keakuratan peta tersebut yaitu dengan memasangnya di bola dunia. Hasilnya, peta itu sangat akurat.

Mallery juga berkomentar, “Satu-satunya cara membuat peta dengan akurasi seperti itu adalah dengan survey udara. Namun 6.000 tahun lalu tentu saja belum ada pesawat,” ungkapnya seperti dilansir dari Republika.

Pejabat di Biro Hidrografik juga tidak percaya lantaran peta Piri Reis mampu mengoreksi sejumlah kesalahan yang ada di peta modern.

Klaim Antartika dalam peta sebagai Argentina

 Piri Reis, Peta Misterius Misterius yang Gambarkan Antartika 3 Abad Sebelum Benua Itu Ditemukan

(foto: thevintagenews)

Diego Cuoghi, sejarawan Italia, dalam tulisannya berjudul The Mysteries of The Piri Reis Map, menyebut Antartika dalam peta tersebut adalah ujung selatan benua Amerika yang kini Argentina dan Chili.

Alasannya karena daratan itu bersambung, sementara ujung selatan benua Amerika terpisah jauh dengan ujung barat laut Antartika.

Dalam diskusi memperingati 500 tahun peta Piri Reis pada Juni 2013, penulis buku The Piri Reis Map of 1513, Gregory Mclntosh, memperlihatkan peta-peta masa lalu yang memuat benua Antartika.

Peta era sebelum Masehi maupun peta setelah 1513, sudah mempercayai adanya kontinen di selatan. Namun peta-peta itu ada yang memperlihatkan Antartika dikelilingi lautan bebas dan benar-benar jauh dari benua apapun. Ada juga yang menyambungkannya ke wilayah selatan Amerika, Afrika, Asia Tenggara bahkan Pulau Jawa.

Perdebatan mengenai cara Piri Reis membuat peta Antartika yang sedemikian akurat memang masih diperdebatkan.

Hal ini yang akhirnya mengungkapkan bahwa goresan tangan Piri Reis ini sebagai jejak peradaban besar masa lalu. Seperti halnya perabadan Atlantis, hasil survei alien bahkan ada yang menyebutnya sebagai ‘sidik jari Tuhan’.