. Sisi Kelam Dibalik Dunia Gemerlap Popularitas Idola KPop | Dailysia

inspirasi

Sisi Kelam Dibalik Dunia Gemerlap Popularitas Idola KPop

By  | 

Beberapa tahun belakangan ini, KPop menjadi salah satu genre musik yang mendapat banyak sorotan dunia. Bangtan Boys atau yang lebih dikenal dengan BTS menjadi salah satu grup terbesar asal Korea Selatan yang mampu melebarkan sayapnya hingga ke daratan Eropa dan Amerika.

KPop dipandang sebagai industri musik yang sangat menghibur dengan lagu-lagu menarik disertai video musik penuh warna. Namun siapa sangka, penampilan tersebut hanya menipu mata. Di balik gemerlap popularitas Kpop, nyatanya menyimpan sisi kelam yang dipenuhi perjuangan mengerikan.

Berikut ini beberapa fakta mencengangkan seputar idola KPop yang tengah mendunia.

Baca juga: 8 Fakta Menarik Sake, Minuman Khas Jepang yang Disukai Samurai

1. Calon bintang KPop harus memulai pelatihan sejak usia muda

Menguak 7 Sisi Kelam Dunia Gemerlap Popularitas Idola KPop

(foto: instagram/sand_factory_global)

Loading...

Industri musik di Korea Selatan memiliki prosedur yang berbeda jika dibandingkan dengan Amerika atau negara lainnya. Setiap anak yang ingin menjadi calon idola harus bersedia menandatangani kontrak dengan salah satu dari sekian banyak perusahaan hiburan di negara itu. Biasanya, mereka bergabung melalui jalur audisi.

Setelah anak-anak ini menandatangani kontraknya, mereka akan dikenal sebagai trainee. Mereka dituntut untuk melalui begitu banyak proses yang melelahkan demi mempersiapkan diri menjadi seorang penyanyi. Para trainee tersebut “dipaksa” berlatih setiap hari tergantung bakatnya masing-masing.

Perusahaan agensi akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan peserta pelatihan berada di jalur yang benar sesuai harapan mereka. Jika trainee dianggap tidak memenuhi persyaratan, maka mereka harus siap didepak kapan saja.

Ketika tiba saatnya agensi hiburan tersebut untuk membentuk grup KPop, persaingan bakal kian memanas. Tiap trainee berjuang mendapat tempat terbatas di lineup terakhir. Bagi mereka yang tidak lolos akan melanjutkan pelatihan tanpa tahu kapan persisnya mereka bisa mendapat debut. Periode pelatihan ini biasanya memakan waktu hingga bertahun-tahun.

2. Banyak bintang KPop yang terlilit hutang

Menguak 7 Sisi Kelam Dunia Gemerlap Popularitas Idola KPop

(foto: instagram/bts._love_.kpop_)

Meskipun tercatat ada banyak sekali bintang KPop yang mendapatkan banyak uang seperti halnya BTS ataupun BlackPink, kenyataannya ada banyak juga artis KPop yang berjuang diam-diam di belakang layar.

Hal ini terjadi, karena mereka memiliki hutang yang harus dilunasi pada pihak agensi. Perusahaan agensi tersebut memang telah memberikan semua kebutuhan calon idolanya untuk mengembangkan bakat dan keahlian mereka.  Namun, semua itu harus dibayar oleh sang idola ketika mereka berhasil debut.

Salah satu mantan grup Madtown pernah mengungkap, bahwa untuk satu kali rilis grup KPop, mereka bisa menanggung hutang hingga Rp 68 juta. Biasanya, nominal ini akan dibagi rata tiap anggota kelompok. Dan masih banyak lagi hutang yang harus mereka bayar, apalagi jika digabungkan dengan hutang sejak masa pelatihan mereka sebelum debut.

Seringnya, hanya grup KPop ternama yang mendapatkan penawaran iklan untuk melunasi hutang-hutang tersebut. Sementara grup yang kurang populer hanya bisa mengandalkan penjualan album ataupun tiket konser. Dengan adanya fakta ini, tak heran jika beberapa idola KPop memiliki pekerjaan paruh waktu demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Baca juga: 10 Fakta Tentang Tahun Baru Imlek yang Harus Kamu Tahu

3. Operasi plastik menjadi suatu kewajaran karena tingginya standar kecantikan di Korea Selatan

Menguak 7 Sisi Kelam Dunia Gemerlap Popularitas Idola KPop

(foto: instagram/kpop.b0dy)

Tak sekadar mengasah bakat calon idolanya, para agensi juga akan memperbaiki citra sang idola sebelum tampil ke hadapan publik. Namun sayangnya, masyarakat Korea dikenal memiliki standar kecantikan yang sangat tinggi. Tak jarang, agensi menyarankan para trainee untuk menjalani operasi plastik sebelum mereka debut.

Meski begitu, keputusan untuk operasi plastik tidak sepenuhnya berada di tangan agensi. Setiap trainee boleh memilih untuk tidak melakukannya. Tapi faktanya, selama masa pelatihan berlangsung, beberapa anggota staf agensi sering melontarkan komentar pada peserta pelatihan tentang penampilan mereka.

Bahkan, mereka memberikan perlakuan istimewa pada trainee yang terlihat lebih cantik secara fisik. Sikap seperti inilah yang membuat para calon idola berpikir, bahwa penampilan tetap nomor satu. Berpenampilan menarik cenderung lebih disukai banyak orang sehingga mereka tak ragu melakukan operasi plastik, demi prospek karir yang lebih baik.

Selain itu, agensi hiburan di Korea Selatan ternyata tidak memandang kreativitas individu sebagai hal yang penting. Pasalnya, mereka juga selalu mengatur setiap detail kecil apapun yang menyangkut idolanya, mulai dari konsep desain video musik hingga gaya rambut mereka di setiap penampilannya.

Nah, sekarang kamu tahu, ternyata di balik penampilan idola KPop yang maha sempurna, tersimpan sisi kelam penuh pengorbanan. Ada baiknya, kita sebagai penggemar selalu mengapresiasi karya dan mendukung grup idola dengan sikap positif. Setidaknya, tindakan ini bisa sedikit menghibur mereka yang telah berjuang di kejamnya dunia hiburan Korea.