inspirasi

11 Jenis Ikan Channa, Ikan Gabus Bercorak Unik dan Menarik

Penulis:   | 

Semua orang pasti memiliki hobi masing-masing, salah satu contohnya adalah memelihara ikan. Ada satu contoh jenis ikan yang kini banyak dipelihara, ialah ikan channa.

Ikan channa merupakan jenis ikan gabus yang kerap digunakan sebagai lauk untuk pendamping nasi. Namun, karena bentuk dan warnanya yang unik, tidak sedikit orang memanfaatkannya sebagai ikan peliharaan untuk menghiasi akuarium.

Dalam memelihara ikan ini, sebaiknya jangan dicampur dengan ikan lainnya. Pasalnya, ikan gabus ini memiliki sifat menyerang jika ada ikan lain yang masuk ke dalam wilayahnya. Oleh sebab itu, tempatkan satu ikan di dalam satu akuarium.

Bentuk kepala ikan channa menyerupai kepala ular, tak heran jika ikan ini kerap disebut dengan kaisar kepala ular. Lantas, apa saja jenis ikan channa?

Baca juga: 8 Manfaat Energi Matahari Bagi Hewan Agar Bisa Bertahan Hidup

Jenis-jenis ikan channa

Ada beberapa jenis ikan channa yang saat ini bisa dipelihara di rumah. Ikan tersebut memiliki bentuk dan karakter warna berbeda. Selain itu, harga jualnya pun juga berbeda, mulai dari yang termurah hingga termahal.

Umumnya, ikan gabus ini seringkali ditemukan di perairan Asia hingga Afrika. Adapun beberapa jenis ikan tersebut, diantaranya:

1. Channa barca

11 Jenis Ikan Channa, Ikan Gabus Bercorak Unik dan Menarik

(foto: adobestock)

Jenis ikan channa ini merupakan ikan paling populer di kalangan pecinta hias. Pasalnya, ikan ini memiliki keunikan, yakni pada warnanya.

Channa barca memiliki warna abu-abu terang yng dilengkapi dengan motif totol berwarna hitam. Selain itu, terdapat sirip lebar yang terletak di punggungnya. Hal tersebut membuat ikan ini semakin menarik dan banyak diminati.

Karena keunikan itulah, tak heran jika ikan gabus jenis ini memiliki nilai jual yang cukup fantastis, yakni hingga pencapai puluhan juta rupiah per ekornya.

2. Channa marulioides

11 Jenis Ikan Channa, Ikan Gabus Bercorak Unik dan Menarik

(foto: adobestock)

Sama seperti channa barca, marulioides juga memiliki totol pada bagian tubuhnya. Bedanya, jika pada barca totolnya berwarna hitam, totol ikan ini justru berwarna oaranye, sehingga terlihat lebih terang.

Ukuran tubuh ikan ini mampu mencapai 65 cm. oleh sebab itu, jika kamu tertarik untuk memeliharanya, sebaiknya sediakan akuarium yang berukuran besar dan luas.

Harga ikan ini cukup bervariasi, yakni sekitar puluhan ribu bahkan hingga jutaan rupiah, tergantung ukurannya.

3. Channa argus

argus

foto: istockphoto)

Ikan channa argus kerap disebut sebagai Northern snakehead, sebab memiliki warna dan corak menyerupai ular phyton.

Terdapat kombinasi warna antara cokelat keemasan, cokelat pucat, hingga warna gelap. Bercak gelap berada di sisi, sementara bagian belakang terdapat bercak seperti pelana.

Ikan ini kerap dijumpai di sungai Armur hingga pulau Hainan, sebab sungai tersebut merupakan habitat aslinya.

Untuk harga jualnya, ikan channa argus dibanderol dengan harga 1 hingga 2 juta rupiah per ekor.

4. Channa melasoma

melasoma

(foto: istockphoto)

Ikan gabus jenis ini memiliki ukuran yang bisa dikatakan cukup kecil, tepatnya sekitar 17 cm. ukuran tersebut terbilang cukup kecil jika dibandingkan dengan jenis ikan gabus lainnya.

Namun, dengan ukuran tubuhnya tersebut, melasoma dapat bergerak dengan bebas dan leluasa di dalam akuarium.

Warna tubuh yang dimiliki oleh ikan ini adalah kuning kecokelatan, dihiasi dengan motif garis pada bagian sirip sehingga menimbulkan kesan lembut.

Namun, itu hanyalah sebuah penampilan saja. Sebab, berdasarkan sifatnya, ikan ini memiliki gerak yang sangat gesit dan cukup garang dibanding dengan jenis ikan channa lainnya.

5. Channa asiatica

11 Jenis Ikan Channa, Ikan Gabus Bercorak Unik dan Menarik

(foto: istockphoto)

Ikan gabus jenis ini memiliki ukuran yang tidak kecil dan juga tidak besar, yakni sekitar 35 cm.

Untuk corak dan warnanya, asiatica memiliki totol kecil berwarna hitam dan putih. Sementara, tubuhnya berwarna cokelat tua.

Baca juga: 8 Manfaat Buah Buni, Mencegah Diabetes & Bagus untuk Kulit

6. Channa amphibeus

11 Jenis Ikan Channa, Ikan Gabus Bercorak Unik dan Menarik

(foto: istockphoto)

Jika kamu ingin memelihara ikan channa yang berukuran besar, maka channa amphibeus adalah pilihan yang tepat.

Pasalnya, ikan ini memiliki ukuran yang lumayan besar, yakni sekitar 90 cm. sehingga, dibutuhkan tempat yang cukup besar dan luas agar ikan ini dapat bergerak dengan bebas.

Channa amphibeus sudah ada sejak seribu tahun tahun yang lalu. Ikan ini pertama kali ditemukan di perairan India pada tahun 1845 silam.

Ikan ini memiliki campuran warna yakni merah dan hitam yang terletak di bagian punggungnya.

7. Channa Bleheri

(foto: adobestock)Sama seperti melasoma. Channa bleheri juga memiliki bentuk tubuh mungil, yakni sekitar 17 hingga 23 cm.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa ikan channa merupakan jenis ikan yang tidak bisa hidup dengan ikan lain, karena sifatnya yang garang dan suka menyernag.

Akan tetapi, hal tersebut tidak berlaku bagi si mungil ini. Sebab, ia masih bisa hidup dengan ikan lain, bahkan dari jenis yang berbeda.

Bleheri memiliki corak yang unik, yakni menyerupai pelangi, dengan sirip berwarna oranye. Karena keunikan corak tersebut, banyak pecinta ikan hias memburunya meski dengan harga yang cukup mahal.

8. Channa satriata

Ikan gabus jenis ini, tidak hanya dijadikan sebagai ikan hias, namun juga kerap dikonsumsi sebagai lauk pauk oleh sebagian besar masyarakat umum.

Ukuran tubuhnya cukup kecil, yakni sekitar 20 hingga 24 cm. sehingga, sangat cocok bagi kamu yang ingin memelihara jenis ikan gabus namun dengan ukuran yang mungil.

Ikan ini memiliki warna cokelat pada tubuhnya, sementara pada bagian perut hingga ekor berwarna putih.

Akan tetapi, yang paling banyak diminati adalah satriata albino atau putih karena memiliki  keunikan tersendiri.

9. Channa brankanensis

Jenis ikan gabus ini sekilas hampir sama dengan ikan channa satriata. Ia juga memiliki bentuk yang mungil.

Akan tetapi, terdapat perbedaan diantara keduanya, yakni corak pada tubuhnya. Brankenensis memiliki corak berupa bercak hitam dengan warna tubuh yaitu cokelat.

Jenis ikan ini banyak ditemukan di perairan Indonesia dan Malaysia.

10. Channa pleuro

Channa pleuro merupakan jenis ikan channa yang memiliki keunikan tersendiri dan berbeda dari jenis lainnya.

Keunikan tersebut terletak pada corak di tubuhnya yang berbentuk bulat menyerupai kelereng.

Umumnya, corak tersebut berjumlah tiga hingga lima buah. Kemudian, untuk tubuhnya sendiri berwarna biru cerah ataupun cokelat gelap.

Ukuran pleuro bisa mencapai 40 cm. ia juga merupakan jenis ikan gabus yang aktif berenang. Oleh sebab itu, jika kamu tertarik memelihara ikan ini, maka sebaiknya sediakan akuarium yang berukuran lebih besar agar ia bisa berenang dengan besa dan leluasa.

11. Channa diplogramma

Ikan gabus ini cukup populer dikalangan pecinta ikan hias. Pasalnya, ia memiliki corak yang sangat unik, yakni terdiri dari dua warna.

Pada tubuhnya, ikan ini memiliki dua garis horizontal yang membentang dari kepala hingga ekor.

Selain itu, diplogramma juga memiliki bintik-bintik berwarna hitam yang terletak pada bagian punggungnya.

Umumnya, ikan ini memiliki ukuran hingga mencapai 44 cm. Oleh sebab itu, sediakan akuarium atau wadah yang ukurannya lebih besar.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ikan ini cukup opuler sehingga banyak peminatnya. Namun, keberadaan ikan jenis ini, kini terbilang cukuo minim dan susah ditemukan.

Akhir kata

Demikianlah 10 jenis ikan channa yang bisa menjadi pilihan tepat sebagai ikan hias di rumah. Selain memiliki corak yang beragam, ikan ini juga sangat mudah dipelihara.

Perlu diketahui, bahwa ikan ini juga bisa mengalami stress yang bisa mengakibatkan gangguan mental hingga sehat.

Oleh sebab itu, hindari beberapa hal yang bisa membuat ikan tersebut menjadi stress, seperti menempatkan di wadah yang berukuran kecil, menggunakan pompa air, memasukkan ke dalam wadah baru, dan masih banyak lainnya.

Jangan lupa untuk memberikan pakan terbaik, seperti jangkrik, cacing, atau ucang. Namun,jika ingin pakan yang lebih praktis, kamu bisa memberinya maggot kering.

Terakhir, kuras air dalam akuarium secara rutin. Namun, jangan mengurasnya sampai habis, cukup sepertiga bagian dari akuarium tersebut. Tujuannya, untuk mencegah ikan mengalami stres.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.