. Google Classroom, Platform Asyik untuk Belajar di Rumah | Dailysia

teknologi

Google Classroom, Platform Asyik untuk Belajar di Rumah

By  | 

Himbauan dari pemerintah untuk menghindari merebaknya penularan virus corona, kegiatan sekolah diliburkan 2 minggu. Oleh sebab itu Google Classroom dapat menjadi salah satu pilihan agar dapat belajar walau hanya di rumah.

Google Classroom merupakan bagian dari Google Suite For Education, dan dapat diakses melalui komputer ataupun versi aplikasi selular dan bisa digunakan secara gratis.

Manfaat menggunakan Google Classroom

Google Classroom, Platform Asyik untuk Belajar di Rumah

(foto: google)

Dalam kondisi di tengah-tengah adanya wabah penyakit seperti ini, pembelajaran E-Learning memberikan dampak manfaat yang sangat besar. Terutama membuat anak-anak jadi betah di rumah.

Dengan adanya Google Classroom kegiatan belajar dan mengajar tetap bisa secara produktif . Walaupun guru dan murid berada di rumah masing-masing. Kegiatan belajar tetap bisa dilakukan seperti biasa. Memberikan tugas kepada murid-murid bisa cepat dilakukan.

Biasanya di dalam kelas bisa saling berinteraksi, fitur yang disediakan Google Classroom memungkinkan untuk komunikasi secara tatap muka. Hingga memudahkan murid bertanya jika ada yang tidak dapat dipahami.

Oleh sebab itu, murid bisa membina komunikasi yang baik dan lancar, walau tidak berjumpa langsung dengan bapak/ibu guru.

Fitur – fitur yang dimiliki

Google Classroom, Platform Asyik untuk Belajar di Rumah

(foto: google)

Beberapa fitur unggulannya diantaranya adalah Single View. Fitur ini dapat digunakan ketika murid telah selesai mengerjakan tugas yang diberikan, lalu guru bisa memeriksanya secara satu persatu. Dengan fitur ini pembagian dan pengumpulan tugas akan lebih mudah.

Terdapat juga fitur untuk melakukan tes yang disebut Google Form Impor. Untuk membentuk pembelajaran yang interaktif. Maka guru dapat melakukan beberapa tes, hasil dari jawaban tersebut bisa dimasukkan melalui fitur ini dan diberikan kepada murid-murid.

Fitur menarik lainnya yakni berupa sistem pembagian kelas. Kelas dapat dibuat sesuai kebutuhan dan jenjangnya. Baik murid atau guru bisa mengetahui kelas mana yang akan diikuti.

Bagi pengajar hal ini bisa menghemat waktu dan kertas. Tidak perlu repot-repot menulis, bisa memeriksa segala aktivitas pembelajaran murid hanya di satu file yang tersimpan di Google Drive.

Google Classroom dapat dinikmati dengan adanya akses jaringan internet. Dan browser yang digunakan, Chrome, Fire Fox, Internet Explorer, dan Safari.

Namun selain itu, juga dapat menggunakannya melalui smartphone. Fitur yang sama bisa dibuka melalui Android dan Apple.