inspirasi

Ciri-ciri Anak Indie, tidak hanya Suka Berpuisi saja

Penulis:   | 

Pernah mendengar istilah anak indie atau anak senja? Jika iya, tentu kamu pasti sudah tahu apa ciri-ciri anak indie yang sudah melekat dan menjadi ciri khas mereka.

Salah satu ciri anak indie adalah dapat dilihat dari segi penampilan, yakni memiliki rambut panjang alias gondrong bagi pria. Namun, masih ada banyak ciri lainnya yang mungkin salah satunya pernah kami jumpai.

Sebelumnya, apakah kamu tahu apa itu anak indie? Anak indie merupakan orang yang menyukai dan mendukung karya-karya yang diciptakan oleh musisi indie.

Sementara, untuk pengertian musik indie adalah musik independen yang artinya semua musik yang diproduksi dan didistribusikan oleh musisi itu sendiri secara mandiri.

Di Indonesia, ada banyak musisi yang menghasilkan musik indie, dan tentu saja banyak yang menyukai nya terutama kalangan anak muda.

Mereka menganggap bahwa jenis musik tersebut penuh dengan makna mendalam, terutama bagi mereka yang menyukai sastra Indonesia.

Nah, kira-kira apa saja ciri-ciri anak indie atau anak senja? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Tampil Imut, 10 OOTD Kondangan Remaja

1. Rambut gondrong pakaian santai

Ciri-Ciri Anak Indie, tidak hanya Suka Berpuisi saja

(foto: istockphoto)

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ciri-ciri anak indie yang mudah diketahui adalah rambut gondrong. Biasanya, mereka sengaja memanjangkan rambut untuk menciptakan makna kebebasan yang ingin diperlihatkan.

Untuk menambah kesan anak senja, mereka juga lebih memilih mengenakan pakaian santai namun memiliki makna seni yang kental.

Contoh pakaian santai yang biasa mereka kenakan seperti kaos floral yang dikenakan dengan cara dimasukkan ke dalam celana ripped jeans alias celana jens robek.

Atau bisa juga dengan mengenakan jaket denim yang di dalamnya terdapat kaos oblong berukuran besar. Tidak lupa, totebag bertuliskan kata-kata sastra penuh dengan arti seni dan juga topi untuk menambah ciri khas dari anak senja.

Perlu diketahui, anak senja tidak menyukai pakaian formal ataupun semi formal, seperti kemeja yang dikenakan bersama celana bahan.

2. Selera musik

Ciri-Ciri Anak Indie, tidak hanya Suka Berpuisi saja

(foto: istockphoto)

Sesuai dengan namanya, anak indie memiliki selera musik indie-folk yang dianggap lebih tenang saat didengarkan. Mereka sangat anti dengan jenis musik mainstream seperti yang disukai oleh orang awam pada umumnya.

Adapun beberapa grup ataupun band musik indie yang ada di Indonesia dengan penikmat yang cukup banyak, diantaranya adalah FourTwenty, Fiersa Besari, Danilla, Payung Teduh, Hindia, dan masih banyak lainnya.

Sebagian besar anak senja pasti akan menyimpan semua lagu dari beberapa band tersebut di dalam playlist lagu mereka.

3. Menyukai senja dan fenomena alam lainnya

Ciri-Ciri Anak Indie, tidak hanya Suka Berpuisi saja

(fofo: istockphoto)

Kata yang menjadi ciri khas dan melekat di dalam diri anak indie adalah kata “senja”. Bahkan, kata-kata tersebut kerap mereka ucapkan ketika ingin menyampaikan sebuah perasaan yang tersimpan di dalam hatinya.

Bagi mereka, senja merupakan sebuah kekuatan yang mampu membuat mereka merasakan indahnya dunia. Dengan adanya senja, keinginan untuk menikmati secangkir kopi dan septung rokok diiringi dengan musik indie, kian memuncak.

Tak hanya di kala senja, bahkan ketika mereka melihat sebuah fenomena alam, seperti hujan, rasa indie yang ada di dalam diri mereka, semuanya keluar.

Anak senja juga menyukai aktivitas hiking atau mendaki gunung, sebab mereka menyukai pemandangan yang indah, terutama jika dilihat dari ketinggian.

Mereka menganggap bahwa indahnya alam mampu memberikan kekuatan dan juga inspirasi untuk menciptakan ide baru yang kemudian disampaikan melalui karya. Seperti Fiersa Besari yang selalu menemukan ide dari semua syair lagunya saat sedang mendaki gunung.

4. Kopi adalah minuman favorit

Ciri-Ciri Anak Indie, tidak hanya Suka Berpuisi saja

(foto: istockphoto)

Seperti orang biasa pada umumnya, anak senja juga memiliki minuman favorit yang wajib dinikmati setiap hari.

Kopi merupakan minuman favorit bagi anak indie yang juga menjadi salah satu dari beberapa ciri khas mereka.

Oleh sebab itu, minuman berkafein tersebut wajib ada di setiap kesempatan, entah saat sedang bersantai di rumah sambal mencari inspirasi, ataupun ketika sedang berkumpul Bersama teman-teman.

Kopi juga menjadi suatu hal yang mampu menggambarkan hidup senja mereka. Bagi mereka, setiap seruputan kopi yang masuk ke dalam mulut, memiliki makna tersendiri dalam kehidupan mereka.

Menyeruput kopi di pagi ataupun malam hari, akan lebih nikmat jika sambal mendengarkan music indie-folk yang akan semakin membuat jiwa dan perasaan hanyut terbawa dan melebur menjadi satu.

Bagi anak senja yang memiliki rupiah pas-pasan, mereka lebih memilih untuk membuat kopi sendiri di rumah atau di warung kopi biasa dekat rumah. Sementara, bagi mereka yang berduit, tentu saja akan memiliki di cafe kelas atas.

5. Berpuisi

Ciri-Ciri Anak Indie, tidak hanya Suka Berpuisi saja

(foto: istockphoto)

Ketika anak indie menyukai kopi, senja, hingga fenomena alam lainnya, jangan heran jika mereka jga menyukai puisi. Oleh karen itu, ciri anak senja yang cukup kentara adalah suka berpuisi.

Biasanya, ketika mereka sedang menyeruput kopi atau sedang menikmati pemandangan alam yang begitu indah, tak jarang mereka akan mengungkapkannya melalui aksara atau tulisan berbentuk puisi.

Mereka akan menuangkan segala perasaan dan inspirasi yang ada di otak mereka ke dalam sebuah sajak. Kemudian, sajak tersebut akan mereka tuangkan dan bagikan melalui buku catatan pribadi atau membagikannya melalui media sosial.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang suka berpuisi dapat dianggap sebagai anak indie, sebab ada juga orang yang berpuisi karena memang sangat mencintai sastra, dan menjadikannya sebagai wadah untuk mengutarakan perasaan, pikiran, dan juga rasa resah yang ada di dalam hatinya.

Baca juga: 10 Tema Prewedding Unik dan Menarik untuk Photoshoot

6. Suka menggunakan sepatu sneakers

Suka menggunakan sepatu sneakers

(foto: istockphoto)

Anak indie menggambarkan kebebasan dan tidak menyukai adanya aturan yang mengikat, salah satunya dalam hal fashion teruma mengenai alas kaki.

Anak senja lebih menyukai penampilan santai, sehingga mereka lebih memilih menggunakan sepatu sneakers. Rasa percaya diri mereka akan semakin meningkat ketika menggunakan sepatu tersebut.

Tidak hanya sneakers, mereka juga menyukai sandal jepit yang mampu memberikan makna seni yang cukup dalam.

7. Suka sendiri di momen tertentu

Suka sendiri di momen tertentu

(foto: istockphoto)

Suka menyendiri merupakan salah satu ciri anak senja. Bukan berarti mereka tidak suka berteman atau anti sosial, namun ada momen tertentu yang membuat mereka lebih memilih untuk menyendiri, yakni ketika ingin mencari pandangan baru atau inspirasi.

Biasanya, mereka akan memilih tempat yang jauh dari keramaian dan hanya ditemani oleh sebuah buku dan pulpen. Tak lupa juga seruput an kopi untuk menghangatkan dan menambah ide dalam pikiran.

Bagi seorang musisi, momen inilah yang selalu mereka lakukan untuk mencari inspirasi sehingga bisa menghasilkan kata demi kata yang kemudian di susun menjadi lirik lagu yang penuh makna.

Demikianlah beberapa ciri-ciri anak indie yang perlu kamu ketahui. Mungkin kamu atau pun salah satu orang yang ada di dekat mu memiliki ciri-ciri tersebut.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang memiliki ciri-ciri di atas bisa dianggap sebagai anak indie. Sebab, tidak semua orang menyukai label tersebut karena beberapa alasan.

Semoga dengan adanya artikel ini, kamu tidak salah lagi mengartikan makna dan ciri anak indie lagi ya.

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses