lifestyle

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

Penulis:   | 

Mungkin kamu sudah sering mendengar istilah karsinogen, misalnya di berita-berita. Lalu kamu bertanya-tanya tentang apa efeknya untuk kehidupan sehari-hari.

Karsinogen memang sesuatu yang bisa menyebabkan kanker. Sumbernya ada di berbagai zat seperti makanan minuman, udara, atau produk yang dipakai.

Disadari atau tidak, zat karsinogen ternyata terdapat di sekitar kita. Meskipun penyakitnya bisa muncul karena berbagai hal, ada baiknya kita pahami dulu tentang karsinogen.

Baca juga: Mengenal Daun Kratom, Tanaman Obat Penenang yang Kontroversial

Bisa terbentuk dalam daging yang dibakar atau dipanggang dengan suhu sangat tinggi

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

(foto: pixabay)

Berdasarkan informasi dari lembaga National Cancer Institute tentang karsinogen, zat pemicu kanker dapat terbentuk saat bahan makanan khususnya daging berlemak dipanggang atau dibakar dalam temperatur sangat tinggi.

Zat-zat kimia dalam daging dan juga lemak, seperti polycyclic aromatic hydricarbons (PAH) dan heterocyclic amines (HCA) sudah pernah diteliti mempunyai sifat mutagenic yang bisa memicu kanker.

HCA sendiri bisa terbentuk ketika asam amino, kreatin, dan gula dipanaskan dengan suhu yang sangat tinggi.

Sementara itu, PAH bisa terbentuk saat lemak daging dipanggang secara langsung di atas api sehingga mengeluarkan asap.

Untuk meminimalisir risiko karsinogen, bisa dikurangi konsumsi makanan berupa daging yang dipanggang atau dibakar.

Bukan hanya ditemukan di bahan makanan atau minuman saja

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

(foto: pixabay)

Yang sering dipahami masyarakat adalah bahwa zat pemicu kanker bisa berasal makanan yang dibakar.

Satu hal yang perlu diketahui tentang karsinogen yang pertama adalah kandungannya bukan hanya terdapat di makanan atau minuman, tapi juga ada di sekitar kita setiap waktu.

Karsinogen bisa masuk ke dalam tubuh melalui radiasi sinar UV (ultraviolet), virus, radiasi medis, polusi, asap rokok, dan lain-lain termasuk make up.

Berdasarkan informasi dari Skin Cancer Foundation, adanya radiasi sinar ultraviolet memang bisa menjadi penyebab kanker kulit. Apalagi kulit manusia mudah untuk menyerap sejumlah zat karsinogen pada sinar UV.

Itulah kenapa, pemakaian produk tabir surya secara rutin juga disarankan khususnya jika kamu beraktivitas di luar dalam waktu yang lama.

Beberapa jenis kosmetik juga ada yang bersifat karsinogenik

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

(foto: pixabay)

Sebagian orang mungkin menggunakan kosmetik bermacam-macam jenis dan kandungannya. Padahal jenis kosmetik tertentu juga bersifat karsinogenik walau kandungannya tidak terlalu besar.

Meskipun demikian, kemungkinan munculnya sel kanker tetaplah ada, khususnya jika pemakaiannya lama.

Beberapa contoh kandungan kosmetik yang sebaiknya diwaspadai misalnya paraben, formaldehida, merkuri, dan pthalate.

Bukan hanya memperbesar risiko kanker, tapi pemakaian kosmetik berbahaya pun juga bisa memicu bahaya yang lain, misalnya gangguan hormon, dermatitis kontak, sampai penyakit pada janin.

Tentang karsinogenik di kosmetik bisa diatasi dengan ketelitian saat membeli. Pastikan memakai yang sudah lolos uji dermatologis, legal, dan juga terdaftar resmi di BPOM.

Seseorang yang terpapar karsinogen belum tentu langsung akan terkena kanker

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

(foto: pixabay)

Beberapa jenis karsinogen bisa terhirup dan masuk ke aliran darah dan organ dalam, termasuk otak.

Penting untuk disebut bahwa paparan karsinogen saja umumnya bukan satu-satunya faktor yang berkontribusi pada perkembangan kanker.

Perlu diperhatikan juga berapa lama seorang terpapar, dengan cara apa, dan dalam dosis berapa.

Hanya gara-gara terpapar zat karsinogen, belum tentu seseorang langsung kena kanker. Kondisinya bisa dipengaruhi hal lain misalnya gen.

Sebuah laporan berjudul Berdasarkan studi dalam Cancer Journal berjudul The Genetics of Cancer Risk (2014), seseorang yang ada riwayat genetik kanker, akan lebih berisiko daripada yang tidak. 

Baca juga: Mengenal Zero Waste, Gaya Hidup Bebas Sampah Peduli Lingkungan

Karsinogen masih bisa diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

(foto: pixabay)

Meskipun karsinogen bisa memicu pertumbuhan sel kanker, tapi tidak semuanya mempengaruhi tubuh manusia.

National Agency for Research on Cancer telah membuat klasifikasi karsinogen ke dalam beberapa jenis berikut ini:

  • Kelompok A adalah karsinogenik.
  • Kelompok B kemungkinan besar karsinogenik.
  • Kelompok C diduga berpotensi karsinogenik
  • Kelompok D tidak dapat dipastikan atau informasi tidak memadai.
  • Kelompok E tidak termasuk karsinogenik.

Dengan gaya hidup dan pola makan yang sehat, maka risiko tentang karsinogenik bisa lebih berkurang. Gaya hidup sehat juga bisa menjadi bentuk pencegahan. Bukankah mencegah jauh lebih baik dari mengobati?

Ada beberapa cara dalam mendorong pertumbuhan sel kanker

6 Fakta Karsinogen, Zat Pemicu Kanker yang Ada di Sekitar Kita

(foto: pixabay)

Dilansir dari Verywell Health, ternyata karsinogen punya beberapa cara dalam mendorong pertumbuhan sel kanker pada tubuh manusia.

Caranya bisa langsung, yaitu merusak DNA sel sampai terjadi proses mutasi yang bisa menyebabkan kelainan proses pertumbuhan sel normal.

Kondisinya bisa juga dengan cara merusak di bagian sel sampai terjadi peradangan yang akan menyebabkan sel-sel membelah lebih cepat. Setiap membelah, terjadilah mutasi yang akhirnya bisa menimbulkan kanker.

Paparan karsinonegik seringkali sulit dihindari sama sekali. Tapi kita bisa minimalkan dengan cara tertentu misalnya memakai alat perlindungan ketika bekerja di luar, pakai masker, berhenti merokok, dan tentunya menjalani pola hidup sehat.

Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments