inspirasi

Sejarah Kancing Baju, Benda Mungil dari Peradaban Mohenjo-Daro

Penulis:   | 

Menjadi bagian dari kebijakan raja yang menyukai kebersihan di kalangan prajuritnya

 Benda Mungil dari Peradaban Mohenjo-Daro

(foto: pinterest)

Kemudian pada abad ke-15 M, Raja Frederich Agung selaku pemimpin kerajaan Prusia juga menggunakan kancing pada seragam pasukannya. Raja Frederich terkenal dengan kedisiplinan dan kebersihannya.

Suatu hari, ia datang memeriksa pasukannya dan menemukan kotoran pada bagian lengan dari seragam prajuritnya.

Setelah ditelusuri, ternyata kotoran ini berasal dari kebiasaan prajurit menyeka keringat di wajah menggunakan ujung lengan seragamnya.

Kemudian raja membuat sebuah kebijakan baru yang mengharuskan ujung lengan seragam prajurit diberi kancing.

Saat itu, kancing yang digunakan masih terbuat dari kulit kerang atau beling, sehingga hal ini justru melukai wajah prajurit.

Tidak lama kemudian, Raja Frederich pun mengganti kancing kerang dengan bahan-bahan yang lebih aman dan tidak melukai kulit seperti saat ini.

Baca juga: Digital Nomad, Gaya Hidup Unik Buat Anak Muda Kreatif

Ada perbedaan posisi kancing baju di pakaian laki-laki dan perempuan

 Benda Mungil dari Peradaban Mohenjo-Daro

(foto: shutterstock)

Jika diperhatikan, posisi kancing di pakaian laki-laki dan perempuan ternyata berbeda. Untuk perempuan, posisi kancingnya berada di sebelah kiri, sedangkan untuk laki-laki berada di sebelah kanan.

Menurut sejarah, perbedaan posisi kancing ini dimulai pada abad pertengahan. Saat itu, laki-laki diharuskan untuk mengikuti perang dan beradu senjata dengan pakaian yang kancingnya berada di sebelah kiri.

Dalam keadaan perang, mereka harus bisa bergerak cepat untuk mengambil pedang yang juga terletak di sebelah kiri. Sementara itu, tangan kanan mereka harus membuka kancing-kancing terlebih dahulu.

Kancing di sebelah kiri jelas tidak efektif dan memakan waktu lama untuk membukanya. Karena itu, diubahlah posisi kancing pakaian pria menjadi ke sebelah kanan.

Dengan begitu, tangan kiri mereka bisa digunakan untuk membuka baju dan tangan kanan untuk mengambil pedang.

Halaman :

TULIS KOMENTAR

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.